Minggu, 9 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Kiat Menjaga Kesehatan Anak di Tengah Perubahan Iklim

Editor : Hana oleh Editor : Hana
19 Oktober 2024
in Kesehatan
A A
0
Kesehatan anak

Ilustrasi anak bermain di musim hujan (Foto: Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Perubahan iklim yang semakin ekstrem dan gaya hidup modern yang serba cepat membawa tantangan baru bagi kesehatan anak-anak. Kondisi lingkungan yang tidak menentu, seperti peningkatan suhu, perubahan pola cuaca, serta polusi udara yang semakin memburuk, berdampak besar pada kesehatan anak-anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk waspada dan proaktif dalam menjaga kesehatan anak di tengah situasi ini.

Dr. Revina, SpA, seorang spesialis anak dari Eka Hospital Grand Family, menjelaskan bahwa anak-anak sangat rentan terhadap berbagai penyakit yang dipicu oleh perubahan lingkungan, termasuk infeksi saluran pernapasan, diare, dan alergi. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil oleh orang tua untuk melindungi kesehatan anak di tengah perubahan iklim.

Dr. Revina, SpA, seorang spesialis anak dari Eka Hospital Grand Family
Dr. Revina, SpA, seorang spesialis anak dari Eka Hospital Grand Family

1. Memastikan Hidrasi yang Cukup

Pada saat suhu udara tinggi akibat perubahan iklim, anak-anak harus tetap terhidrasi dengan baik. Dehidrasi dapat terjadi dengan cepat pada anak-anak, terutama ketika mereka aktif bermain di luar ruangan pada cuaca yang panas. Orang tua disarankan untuk memastikan anak-anak minum cukup air sepanjang hari.

  • Pastikan anak-anak minum air secara berkala, bahkan jika mereka tidak merasa haus.
  • Hindari minuman manis yang bisa membuat anak lebih mudah dehidrasi.
  • Pada cuaca panas, perhatikan tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, kelelahan, atau frekuensi buang air kecil yang menurun.

2. Meningkatkan Asupan Nutrisi

Nutrisi yang seimbang sangat penting untuk memperkuat sistem imun anak dan membantu mereka melawan berbagai penyakit. Anak-anak memerlukan makanan yang kaya akan vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh mereka, terutama dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Artikel Terkait

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS

Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan

  • Berikan makanan yang kaya vitamin C, vitamin D, dan zinc untuk meningkatkan imunitas.
  • Buah-buahan seperti jeruk, stroberi, dan kiwi mengandung vitamin C yang membantu melawan infeksi.
  • Ikan, susu, dan telur kaya akan vitamin D yang mendukung kesehatan tulang dan daya tahan tubuh.
  • Zinc yang terkandung dalam daging sapi, kacang-kacangan, dan biji-bijian membantu mempercepat pemulihan dan memperkuat sistem kekebalan.

3. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Perubahan iklim sering kali menyebabkan peningkatan polusi udara, yang dapat memperburuk kondisi pernapasan anak-anak, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat asma atau alergi. Orang tua harus memastikan lingkungan tempat tinggal anak bersih dan bebas dari polusi udara berlebih.

  • Batasi aktivitas luar ruangan pada hari-hari ketika kualitas udara buruk.
  • Gunakan pembersih udara atau jaga ventilasi ruangan agar udara di dalam rumah tetap segar.
  • Pastikan anak tidak terpapar asap rokok atau polutan lain yang dapat memperburuk masalah pernapasan.

4. Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan pada anak sangat dianjurkan, terutama ketika cuaca tidak menentu atau jika anak mulai menunjukkan gejala penyakit. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan lebih awal dan mencegah kondisi yang lebih serius.

  • Bawa anak ke dokter untuk pemeriksaan rutin, terutama saat perubahan cuaca.
  • Jangan abaikan gejala awal seperti batuk, demam, atau diare, yang bisa menjadi tanda penyakit terkait perubahan iklim.
  • Imunisasi dan suplemen vitamin tambahan juga dapat membantu melindungi anak dari penyakit yang sering muncul akibat perubahan lingkungan.

Waspada Terhadap Cuaca Ekstrem

Dr. Revina juga menekankan bahwa orang tua harus lebih waspada terhadap cuaca ekstrem, seperti suhu yang sangat panas atau dingin, serta perubahan cuaca mendadak. Kondisi ini dapat memicu gangguan kesehatan pada anak, dan langkah-langkah preventif harus segera diambil jika anak menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan.

  • Perhatikan prakiraan cuaca dan siapkan langkah antisipasi jika terjadi perubahan ekstrem.
  • Pastikan anak berpakaian sesuai cuaca untuk melindungi mereka dari suhu yang ekstrem.

Perubahan iklim membawa tantangan baru bagi kesehatan anak, namun orang tua dapat mengambil langkah-langkah pencegahan untuk melindungi mereka. Dengan menjaga hidrasi, memberikan nutrisi yang cukup, memastikan kebersihan lingkungan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, anak-anak dapat terlindungi dari risiko kesehatan yang muncul akibat perubahan iklim. Waspada terhadap cuaca ekstrem juga menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan anak di era perubahan iklim yang semakin tidak menentu. (ana)

Topik: Dokter AnakDr. RevinaEka HospitalMenjaga Kesehatan AnakSpA

TerkaitBerita

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya
Kesehatan

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

oleh Editor : Akula
8 Agustus 2026
IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS
Kesehatan

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS

oleh Editor : Affandy
7 Agustus 2026
Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan
Kesehatan

Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan

oleh Editor : Affandy
6 Agustus 2026
Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius
Kesehatan

Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius

oleh Editor : Affandy
4 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BARANG BUKTI: Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Detik.com/Istimewa)

Ketua Yayasan SIHI Buka Suara Soal Tudingan Ekstrakurikuler Menembak Dibuktikan

9 Agustus 2026
MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

4 Agustus 2026
Bank Jakarta Perluas Layanan Digital untuk Persija dan The Jakmania

Bank Jakarta Perluas Layanan Digital untuk Persija dan The Jakmania

9 Agustus 2026
Bank Jakarta Gandeng Persija, Siapkan Program untuk Jakmania

Bank Jakarta Gandeng Persija, Siapkan Program untuk Jakmania

9 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya