Rabu, 1 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Kolaborasi GAIN, Bapanas, Kemenkes, PIKAT&SOS Re-Distribusi Makanan bagi Anak Sekolah

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
6 November 2024
in Megapolitan
A A
0
Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN)
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Bali. Bali terpilih sebagai lokasi uji coba penyelamatan pangan, sebuah langkah konkret dalam mengatasi ketahanan pangan dan gizi di Indonesia, sekaligus mengurangi pemborosan pangan. Uji coba ini diinisiasi oleh Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pusat Inovasi Kesehatan (PIKAT), dan Scholars of Sustenance Indonesia (SOS) Bali. Inisiatif ini diharapkan dapat menemukan mekanisme yang efektif dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan pangan sekaligus mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya untuk anak-anak sekolah.

Peluncuran di Denpasar ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, S.P., M.Si., yang membuka acara resmi. Hadir pula perwakilan dari Direktorat Gizi KIA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, GAIN, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Provinsi Bali, Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Karangasem, termasuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Dukungan terhadap pilot project ini juga datang dari sektor swasta, seperti hotel, restoran, ritel, dan agroindustri, serta akademisi Universitas Udayana dan Poltekkes Kemenkes Denpasar, untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan di Bali secara berkelanjutan.

Mengembangkan Mekanisme Redistribusi yang Berkelanjutan untuk Gizi Sekolah

Artikel Terkait

Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

Polisi Ungkap Peran Tiga Tersangka Pelemparan Bom Molotov di Jakarta Utara, Satu Pelaku Masih Buron

Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi

Menanggapi tingkat pemborosan pangan yang tinggi di Indonesia -diperkirakan mencapai 45- 112 juta ton per tahun pada 2045 – uji coba kolaboratif ini dirancang untuk menemukan sistem penyelamatan pangan yang sistematis melalui kemitraan lokal agar pangan yang tersedia dapat memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah dengan mengintegrasikan pemilahan dan redistribusi pangan dengan perencanaan menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Nita Yulianis, Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, juga menyoroti bahwa sekitar 40% sampah di tempat pembuangan akhir adalah sampah organik yang berasal dari pemborosan pangan. Uji coba sangat diapresiasi untuk dapat mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pangan yang lebih efisien.

Prof. dr. Pande Putu Januraga, M.Kes., DrPH, Ketua Pusat Inovasi Kesehatan, menyampaikan bahwa pendekatan riset dalam konteks ini masih tergolong baru dan penting untuk dikembangkan. Riset dalam program ini bertujuan mengidentifikasi titik kritis pada proses pengumpulan, pengolahan, dan distribusi surplus pangan.

“Melalui pemetaan kritis ini, kami berharap dapat menyusun rekomendasi yang lebih baik terkait kualitas pangan dan regulasi pendukung.Pendekatan ini unik karena menekankan penelitian komprehensif untuk mengevaluasi setiap tahap agar hasilnya lebih tepat sasaran,” ujarnya. Prof. Pande juga mengapresiasi dukungan dari GAIN Indonesia, Bapanas, Kemenkes, dan OPD Bali dalam mewujudkan model redistribusi pangan yang efektif.

Kolaborasi Lintas Sektor menjadi Inti dari Uji Coba Penyelamatan Pangan

Inisiatif penyelamatan pangan diharapkan dapat memperkuat jaringan distribusi pangan lokal melalui kemitraan pemerintah, komunitas, dan sektor swasta, termasuk hotel dan ritel, sebagai pemasok makanan tambahan bagi sekolah yang membutuhkan.

dr. Agnes A. Mallipu, Country Director GAIN Indonesia, menggarisbawahi bahwa peluncuran uji coba ini adalah contoh nyata kolaborasi. “Ini adalah langkah konkrit memperkuat ketahanan pangan sambil menjaga keberlanjutan lingkungan. Bali, sebagai wilayah pariwisata dengan surplus pangan, memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan lokal,”

Dr. Hera Nurlita, S.Si., M.Kes., dari Direktorat Gizi dan KIA Kementerian Kesehatan RI, menekankan bahwa mekanisme redistribusi pangan dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan akses terhadap pangan bergizi, sekaligus memperkenalkan cara konsumsi yang sehat.

Lokasi Pilot Project di SDN 2 Besakih, Kabupaten Karangasem

Uji coba akan dilaksanakan di SDN 2 Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali, pada bulan November hingga Desember 2024. Sekolah ini akan menjadii contoh penerapan model redistribusi pangan berkelanjutan untuk mendukung gizi anak sekolah. Acara peluncuran juga meliputi dua sesi talkshow, yang pertama mengenai optimalisasi pangan berlebih dan peran industri lokal dalam redistribusi makanan, dan yang kedua tentang pangan lokal dan edukasi gizi di sekolah.

Dengan keberhasilan uji coba ini, kolaborasi ini dapat merekomendasikan mekanisme redistribusi pangan yang efektif untuk peningkatan gizi anak sekolah. (ris)

Topik: BAPENASGlobal Alliance for Improved Nutrition (GAIN)kemenkes

TerkaitBerita

Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel
Megapolitan

Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
Polisi Ungkap Peran Tiga Tersangka Pelemparan Bom Molotov di Jakarta Utara, Satu Pelaku Masih Buron
Megapolitan

Polisi Ungkap Peran Tiga Tersangka Pelemparan Bom Molotov di Jakarta Utara, Satu Pelaku Masih Buron

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi
Megapolitan

Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi

oleh Editor : Akula
29 Juni 2026
Pengendara Motor Terperosok ke Galian Proyek di Daan Mogot, Saksi Duga Korban dalam Kondisi Mabuk
Megapolitan

Pengendara Motor Terperosok ke Galian Proyek di Daan Mogot, Saksi Duga Korban dalam Kondisi Mabuk

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Leapmotor B10 dan Changan Deepal S05 Tampil Perdana di Indomobil Expo Tangerang 2026, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Leapmotor B10 dan Changan Deepal S05 Tampil Perdana di Indomobil Expo Tangerang 2026, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

30 Juni 2026
Sinergi BEI dan Bank Jakarta: Dorong Transparansi Pasar dan Investasi Berkualitas

Sinergi BEI dan Bank Jakarta: Dorong Transparansi Pasar dan Investasi Berkualitas

30 Juni 2026
Kementerian P2MI Koordinasikan Penanganan PMI di Libya, Percepat Pemulangan dan Ungkap Jaringan TPPO

Kementerian P2MI Koordinasikan Penanganan PMI di Libya, Percepat Pemulangan dan Ungkap Jaringan TPPO

30 Juni 2026
Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

30 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3647 shares
    Share 1459 Tweet 912
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    466 shares
    Share 186 Tweet 117
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup dan Mati

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya