Rabu, 22 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Edukatif & Inspiratif

Sekolah Dasar di New Delhi Ditutup Sementara Akibat Polusi Parah

Editor : Hana oleh Editor : Hana
15 November 2024
in Edukatif & Inspiratif, Internasional
0
india
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Tingkat polusi udara yang semakin parah memaksa pemerintah New Delhi, India, menutup sementara sekolah dasar di seluruh ibu kota. Semua siswa hingga kelas 5 kini menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diumumkan oleh Chief Minister of Delhi, Atishi, pada akun X @AtishiAAP, Kamis (14/11/2024) malam.

“Dikarenakan kenaikan tingkat polusi, semua sekolah dasar di Delhi akan dipindahkan ke kelas online sampai pengarahan selanjutnya,” tulis Atishi.

New Delhi kerap mengalami polusi udara parah saat memasuki musim dingin. Menurut AFP, kabut asap ini disebabkan oleh kombinasi pembakaran tunggul di lahan pertanian, asap dari pabrik, dan asap kendaraan bermotor. Pembakaran tunggul, yang sering dilakukan petani di wilayah sekitar untuk membersihkan lahan, menjadi salah satu penyebab utama polusi yang terus berulang setiap tahun.

Pada Rabu (13/11/2024), kadar polutan berbahaya PM2,5 di New Delhi mencapai lebih dari 50 kali lipat dari batas aman yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Polutan PM2,5 adalah partikel mikro yang bisa menyebabkan kanker dan memasuki aliran darah melalui paru-paru.

Artikel Terkait

Menlu RI Sebut Pasokan BBM Nasional Tak Terdampak Ketegangan di Selat Hormuz

Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

Restrukturisasi Jiangsu Delong Nickel Industry Resmi Capai Tonggak Kunci, Zheshang Development Suntikkan Vitalitas Baru bagi GNI

Dalam upaya meredakan polusi udara, pemerintah New Delhi secara berkala melakukan penyemprotan air di jalan-jalan dengan truk untuk menekan partikel polutan. Sejak November 2024, tiga pesawat nirawak (drone) kecil mulai digunakan untuk menyemprotkan kabut air sebagai solusi jangka pendek. Meski begitu, cara ini dianggap belum efektif oleh sejumlah pihak.

Pemerintah setempat juga telah melarang aktivitas konstruksi dan membatasi penggunaan truk diesel dari wilayah lain, namun langkah ini belum sepenuhnya berhasil. Mahkamah Agung India pada Oktober 2024 menyatakan bahwa udara bersih adalah hak asasi manusia yang fundamental, dan memerintahkan pemerintah untuk lebih serius dalam menangani masalah polusi udara ini.

Krisis kabut asap di New Delhi menjadi isu politis yang sensitif. Para pengkritik menilai bahwa debat antara pemerintah pusat, pemerintah negara bagian Delhi, dan negara-negara bagian tetangga memperumit penanganan masalah ini. Politisi di negara bagian sekitar Delhi dianggap kurang tegas dalam menindak pembakaran tunggul yang dilakukan para petani, yang memiliki pengaruh besar dalam daerah pemilihan mereka.

Penutupan sekolah dasar ini menunjukkan bagaimana krisis polusi udara kini semakin berdampak pada kehidupan sehari-hari, terutama bagi kesehatan anak-anak. Para siswa di New Delhi terpaksa belajar dari rumah hingga waktu yang belum ditentukan, menunggu perbaikan kondisi udara.(dhil)

Topik: hindianew delhiPolusi Udara

TerkaitBerita

SOK BBM: Kapal Minyak China keluar dari Selat Hormuz. (Foto Ilustrasi: Dok/teknokrat.ac.id)
Internasional

Menlu RI Sebut Pasokan BBM Nasional Tak Terdampak Ketegangan di Selat Hormuz

oleh Editor : Memoarto
22 April 2026
Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut
Edukatif & Inspiratif

Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

oleh Editor : Akula
22 April 2026
Restrukturisasi Jiangsu Delong Nickel Industry Resmi Capai Tonggak Kunci, Zheshang Development Suntikkan Vitalitas Baru bagi GNI
Internasional

Restrukturisasi Jiangsu Delong Nickel Industry Resmi Capai Tonggak Kunci, Zheshang Development Suntikkan Vitalitas Baru bagi GNI

oleh Editor : Akula
21 April 2026
Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki
Edukatif & Inspiratif

Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

oleh Editor : Affandy
21 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

KESEHATAN REMAJA: Dari kiri, Obstetri dan Ginekologi (OBGYN) Specialist dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG., Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Stella Eidelina, Water Sanitation and Hygene Specialist UNICEF Indonesia Muhammad Zainal saat konferensi pers di The Plaza Menara Global, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu (22/4/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

UNICEF Soroti Minimnya Fasilitas Sanitasi di Sekolah Bagi Pelajar Putri saat Fase Pubertas

22 April 2026
Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

22 April 2026
PT Matahari Department Store Tbk Kini Menjadi PT MDS Retailing Tbk

PT Matahari Department Store Tbk Kini Menjadi PT MDS Retailing Tbk

22 April 2026
Dorong Literasi Keuangan, Didimax Luncurkan Gerakan Edukasi Trading Forex Gratis dan Terarah

Dorong Literasi Keuangan, Didimax Luncurkan Gerakan Edukasi Trading Forex Gratis dan Terarah

22 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2845 shares
    Share 1138 Tweet 711
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    643 shares
    Share 257 Tweet 161
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kasus Bocah Nizam: Tak Hanya Ibu Tiri, Ayah Kandung Kini Resmi Jadi Tersangka

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya