Kamis, 6 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Sekolah Dasar di New Delhi Ditutup Sementara Akibat Polusi Parah

Editor : Hana oleh Editor : Hana
15 November 2024
in Edukatif & Inspiratif, Internasional
A A
0
india
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Tingkat polusi udara yang semakin parah memaksa pemerintah New Delhi, India, menutup sementara sekolah dasar di seluruh ibu kota. Semua siswa hingga kelas 5 kini menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diumumkan oleh Chief Minister of Delhi, Atishi, pada akun X @AtishiAAP, Kamis (14/11/2024) malam.

“Dikarenakan kenaikan tingkat polusi, semua sekolah dasar di Delhi akan dipindahkan ke kelas online sampai pengarahan selanjutnya,” tulis Atishi.

New Delhi kerap mengalami polusi udara parah saat memasuki musim dingin. Menurut AFP, kabut asap ini disebabkan oleh kombinasi pembakaran tunggul di lahan pertanian, asap dari pabrik, dan asap kendaraan bermotor. Pembakaran tunggul, yang sering dilakukan petani di wilayah sekitar untuk membersihkan lahan, menjadi salah satu penyebab utama polusi yang terus berulang setiap tahun.

Pada Rabu (13/11/2024), kadar polutan berbahaya PM2,5 di New Delhi mencapai lebih dari 50 kali lipat dari batas aman yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Polutan PM2,5 adalah partikel mikro yang bisa menyebabkan kanker dan memasuki aliran darah melalui paru-paru.

Artikel Terkait

Jepang Pangkas Pajak Konsumsi Menjadi 1 Persen

UMS Buka Jalur KIP Kuliah 2026, Kesempatan Kuliah Gratis hingga Lulus bagi Calon Mahasiswa Berprestasi

Hasil Jajak Pendapat Sebut Warga Israel Ragu Netanyahu Menang Pemilu

Dalam upaya meredakan polusi udara, pemerintah New Delhi secara berkala melakukan penyemprotan air di jalan-jalan dengan truk untuk menekan partikel polutan. Sejak November 2024, tiga pesawat nirawak (drone) kecil mulai digunakan untuk menyemprotkan kabut air sebagai solusi jangka pendek. Meski begitu, cara ini dianggap belum efektif oleh sejumlah pihak.

Pemerintah setempat juga telah melarang aktivitas konstruksi dan membatasi penggunaan truk diesel dari wilayah lain, namun langkah ini belum sepenuhnya berhasil. Mahkamah Agung India pada Oktober 2024 menyatakan bahwa udara bersih adalah hak asasi manusia yang fundamental, dan memerintahkan pemerintah untuk lebih serius dalam menangani masalah polusi udara ini.

Krisis kabut asap di New Delhi menjadi isu politis yang sensitif. Para pengkritik menilai bahwa debat antara pemerintah pusat, pemerintah negara bagian Delhi, dan negara-negara bagian tetangga memperumit penanganan masalah ini. Politisi di negara bagian sekitar Delhi dianggap kurang tegas dalam menindak pembakaran tunggul yang dilakukan para petani, yang memiliki pengaruh besar dalam daerah pemilihan mereka.

Penutupan sekolah dasar ini menunjukkan bagaimana krisis polusi udara kini semakin berdampak pada kehidupan sehari-hari, terutama bagi kesehatan anak-anak. Para siswa di New Delhi terpaksa belajar dari rumah hingga waktu yang belum ditentukan, menunggu perbaikan kondisi udara.(dhil)

Topik: hindianew delhiPolusi Udara

TerkaitBerita

PANGKAS PAJAK: Transaksi jual beli di sebuah pasar di Tokyo, Jepang, pada 28 Desember 2024. (Foto: ANTARA/Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Internasional

Jepang Pangkas Pajak Konsumsi Menjadi 1 Persen

oleh Editor : Memoarto
6 Agustus 2026
UMS Buka Jalur KIP Kuliah 2026, Kesempatan Kuliah Gratis hingga Lulus bagi Calon Mahasiswa Berprestasi
Edukatif & Inspiratif

UMS Buka Jalur KIP Kuliah 2026, Kesempatan Kuliah Gratis hingga Lulus bagi Calon Mahasiswa Berprestasi

oleh Editor : Affandy
5 Agustus 2026
PUTUS ASA: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sebuah sesi sidang di parlemen Israel, Knesset, di Yerusalem, pada 17 Juli 2024. (Foto Ilustrasi: AP/Ohad Zwigenberg)
Internasional

Hasil Jajak Pendapat Sebut Warga Israel Ragu Netanyahu Menang Pemilu

oleh Editor : Memoarto
5 Agustus 2026
Universitas Brawijaya Skrining Kesehatan Mental 17.000 Mahasiswa Baru, Cegah Stres Akademik Sejak Dini
Edukatif & Inspiratif

Universitas Brawijaya Skrining Kesehatan Mental 17.000 Mahasiswa Baru, Cegah Stres Akademik Sejak Dini

oleh Editor : Affandy
4 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

6 Agustus 2026
Ekonomi Indonesia

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen pada Triwulan II-2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penggerak Utama

6 Agustus 2026
Bamsoet

Jadi Co-Promotor Sidang Proposal Disertasi Doktor Hukum, Bamsoet Dorong Digitalisasi Pengawasan Satpam

6 Agustus 2026
Polisi Ungkap Motif Perampasan Harta Korban Mutilasi di Depok, Pelaku Jual Motor dan Ponsel Milik Korban

Polisi Ungkap Motif Perampasan Harta Korban Mutilasi di Depok, Pelaku Jual Motor dan Ponsel Milik Korban

6 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4216 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    654 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya