Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Hasil Jajak Pendapat Sebut Warga Israel Ragu Netanyahu Menang Pemilu

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
5 Agustus 2026
in Internasional
A A
0
PUTUS ASA: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sebuah sesi sidang di parlemen Israel, Knesset, di Yerusalem, pada 17 Juli 2024. (Foto Ilustrasi: AP/Ohad Zwigenberg)

PUTUS ASA: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sebuah sesi sidang di parlemen Israel, Knesset, di Yerusalem, pada 17 Juli 2024. (Foto Ilustrasi: AP/Ohad Zwigenberg)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA-Jajak pendapat terbaru untuk memotret pandangan warga Israel terhadap kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberi isyarat kekalahan dalam Pemilu Oktober.
Survei dirilis Channel 12 menjelang pemilihan itu menunjukkan partai-partai oposisi Zionis saat ini memenangkan 56 kursi, sementara blok Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan 50 kursi.

Kemudian partai sentris yang untuk sementara bernama Zionist Home dengan empat kursi, dan partai-partai yang sebagian besar beranggotakan orang Arab, Ra’am dan Hadash-Ta’al, masing-masing dengan lima kursi. Karena Zionist Home pimpinan Chili Tropper dan Yoaz Hendel telah mengindikasikan akan bergabung dalam koalisi Zionis anti-Netanyahu, ini menempatkan blok oposisi Zionis pada 60 kursi, sedikit kurang dari mayoritas di Knesset yang beranggotakan 120 orang.

Namun hasil yang cukup telak menunjukkan, mayoritas atau 62 persen responden menganggap kemenangan total yang dijanjikan Netanyahu di jalur Gaza tidak akan pernah terwujud. “Sebagai puncak dari rangkaian pertanyaan ini, jajak pendapat menemukan 62 persen tidak percaya Netanyahu telah “memimpin Israel menuju kemenangan setelah tiga tahun perang,” dibandingkan dengan 28 persen yang percaya demikian,” tulis Times of Israel.

Sebagian besar responden juga tidak percaya bahwa Hamas atau Hizbullah akan pernah setuju untuk melucuti senjata – dengan perbandingan 63 persen berbanding 23 persen untuk Hizbullah; 72 persen berbanding 18 persen untuk Hamas.

Artikel Terkait

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

Kericuhan di Prancis Terus Meluas Jelang Pemilihan Presiden

Secara terpisah, 27 persen percaya bahwa ancaman yang ditimbulkan oleh Iran telah meningkat sebagai konsekuensi dari kebijakan Israel, 28 persen percaya bahwa ancaman tersebut tidak berubah, dan 35 persen percaya bahwa ancaman tersebut telah berkurang. Mayoritas tipis – 51 persen – mendukung dimulainya kembali perang melawan Iran, dengan 34 persen menentang.

Dalam survei disertakan juga soal kepemimpinan elite militer. Hasilnya, 57 persen responden memberi Menteri Pertahanan Israel Katz nilai “buruk” untuk kinerjanya, dibandingkan dengan 34 persen yang menilai “baik”. Dan 47 persen mengatakan upaya Katz untuk menggulingkan kepala Komando Pusat IDF, Mayjen Avi Bluth, tidak pantas, sementara 17 persen mengatakan itu pantas.

Survei yang dilakukan oleh Migdam Institute dengan 503 responden, memiliki margin kesalahan sebesar 4,4 persen. Migdam Institute/Migdam Project, lembaga survei dan riset opini publik di Israel yang sering, melakukan jajak pendapat politik, antara lain, tren sosial, serta hubungan antar-kelompok warga Yahudi dan Arab. (cnni/mmr)

Topik: Netanyahu

TerkaitBerita

KOMENTAR TAJAM: Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam konferensi pers pada Senin (7/4/2025).(Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)
Internasional

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

oleh Editor : Memoarto
23 Oktober 2026
KEBAKARAN LAHAN: Petugas memadamkan api yang melahap hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Internasional

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
KERICUHAN DI PRANCIS: Demonstran menerobos balai kota Marseille dan kantor Wali Kota Lille. Sementara kantor pariwisata di Lyon dibakar dalam demo biaya hidup di Prancis. (Foto: AFP/KIRAN RIDLEY)
Internasional

Kericuhan di Prancis Terus Meluas Jelang Pemilihan Presiden

oleh Editor : Memoarto
18 Oktober 2026
KEBAKARAN LAHAN: Petugas memadamkan api yang melahap hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Internasional

Singapura Bongkar Investigasi Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

oleh Editor : Memoarto
17 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026
Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

23 Oktober 2026
Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

23 Oktober 2026
Harga Minyak Dunia Melonjak ke US$ 113 Per Barel, Catat Rekor Tertinggi dalam 5 Bulan

Harga Minyak Dunia Melonjak ke US$ 113 Per Barel, Catat Rekor Tertinggi dalam 5 Bulan

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5035 shares
    Share 2014 Tweet 1259
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya