Selasa, 1 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Inflasi Emas Perhiasan Berlanjut: Naik 15 Bulan Berturut-turut.

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Desember 2024
in Bisnis
A A
0
emas
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi pada komoditas emas perhiasan terus berlanjut selama 15 bulan terakhir, sejak September 2023. Data terbaru menunjukkan bahwa pada November 2024, emas perhiasan mengalami inflasi sebesar 2,87%, dengan kontribusi terhadap inflasi umum sebesar 0,04%. Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan data ini dalam konferensi pers pada Senin (2/12/2024).

Perjalanan inflasi emas perhiasan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Pada Oktober 2023, inflasi tercatat sebesar 0,92%, sementara pada November 2023 meningkat menjadi 2,55%. Puncaknya terjadi pada April 2024, dengan inflasi tertinggi mencapai 7,40%, diikuti oleh Mei 2024 sebesar 4,73%, dan Oktober 2024 sebesar 4,44%.

Kenaikan ini mencerminkan permintaan yang terus meningkat serta faktor eksternal seperti harga global emas dan dinamika pasar domestik. Inflasi yang konsisten ini membuat emas perhiasan menjadi salah satu komoditas dengan dampak signifikan terhadap inflasi umum.

Emas perhiasan masuk dalam kategori barang pribadi dan jasa lainnya, yang merupakan kelompok dengan kontribusi inflasi kedua terbesar pada November 2024. Kelompok ini mencatat tingkat inflasi sebesar 0,65%, dengan emas perhiasan sebagai pendorong utama.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000

Kemendag Sebut Rasio Kewirausahaan Indonesia Baru 3,29 Persen

Jasa Raharja Raih Tingkat Kepuasan Stakeholder Sangat Baik Sepanjang 2025

Selain itu, emas perhiasan juga menjadi bagian dari komponen inflasi inti, yang mencatat inflasi sebesar 0,17% dengan kontribusi 0,11% terhadap inflasi keseluruhan. Komoditas lain yang turut berkontribusi dalam inflasi inti adalah minyak goreng dan kopi bubuk.

Ada beberapa faktor yang mendorong inflasi pada emas perhiasan:

  1. Harga Global Emas: Kenaikan harga emas dunia memengaruhi harga emas perhiasan di pasar domestik. Ketidakpastian ekonomi global dan tingginya permintaan emas sebagai investasi turut mendorong harga emas naik.
  2. Permintaan Domestik: Emas perhiasan tetap menjadi pilihan investasi dan simbol status sosial di Indonesia, terutama di kalangan masyarakat menengah ke atas.
  3. Nilai Tukar Rupiah: Fluktuasi nilai tukar juga memengaruhi harga emas di dalam negeri, mengingat sebagian besar bahan baku emas masih bergantung pada pasar internasional.

Dengan tren inflasi emas perhiasan yang terus meningkat, masyarakat dihadapkan pada tantangan dalam mengelola investasi mereka. Emas perhiasan, yang selama ini dianggap sebagai instrumen investasi aman, tetap menjadi pilihan menarik meskipun harga terus naik. Namun, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam membeli emas dan memastikan keasliannya.

Pemerintah dan BPS akan terus memantau tren ini untuk memahami lebih dalam dampaknya terhadap perekonomian nasional. Dengan inflasi yang konsisten, kebijakan ekonomi yang tepat akan sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya memahami dinamika pasar emas dan peran komoditas ini dalam memengaruhi inflasi. Bagi para investor, pemantauan harga emas secara berkala menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi yang bijak.(dhil)

Topik: Emasharga emaskenaikan emas

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 2,67 Juta per Gram Usai Anjlok Rp 48.000

oleh Editor : Affandy
31 Agustus 2026
PELUANG USAHA: Pengunjung mencari informasi di salah satu gerai waralaba peserta IFRA 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: lensaternate.com)
Bisnis

Kemendag Sebut Rasio Kewirausahaan Indonesia Baru 3,29 Persen

oleh Editor : Memoarto
30 Agustus 2026
Jasa Raharja Raih Tingkat Kepuasan Stakeholder Sangat Baik Sepanjang 2025
Bisnis

Jasa Raharja Raih Tingkat Kepuasan Stakeholder Sangat Baik Sepanjang 2025

oleh Editor : Anggoro
29 Agustus 2026
PELUANG USAHA: Pengunjung mencari informasi di salah satu gerai waralaba peserta IFRA 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: lensaternate.com)
Bisnis

Weekend Cari Peluang Usaha, Ke IFRA 2026 di ICE BSD

oleh Editor : Memoarto
29 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Bank Jakarta

Bank Jakarta Dukung Turnamen Tenis Meja Beritakota, 48 Insan Media Adu Sportivitas di Piala Kemerdekaan 2026

29 Agustus 2026
POLEMIK GOL: Pemain Manchester United, Harry Maguire (kiri) dan Bruno Fernandes beradu argumen dengan wasit Michael Salisbury. (Foto: (c) AP Photo/Dave Thompson)

Manchester United Menang 5-2, Gol Bunuh Diri Dipersoalkan Ipswich Town

1 September 2026
PEMAIN ANDALAN: Selebrasi bintang Timnas Indonesia U-19, Arkhan Kaka, saat melawan Myanmar di Piala AFF U-19 2026. (Foto: (c) dok.Timnas Indonesia)

Garuda Muda Jamu Malaysia Pada Kualifikasi Piala Asia U-20 di Laos Sore Ini

31 Agustus 2026
Foto Bersama Ibu Bisa Tampil di Layar Lebar, Ini Caranya

Foto Bersama Ibu Bisa Tampil di Layar Lebar, Ini Caranya

31 Agustus 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Berhadapan Dengan Brighton, Jadi Pekan Horor Bagi Chelsea

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Sutradara Eugene Panji Tutup Usia, Ini Karya yang Pernah Digarapnya

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Selangkah Lagi Enzo Fernandez Ke Manchester City

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya