Nyoman menyatakan bahwa BEI tidak ingin memberikan komentar langsung mengenai pandangan Prabowo. Namun, ia menekankan pentingnya edukasi pasar modal sebagai langkah utama BEI untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan investor, terutama mereka yang baru terjun ke dunia saham.
“Saya tidak akan komentar terhadap hal tersebut. Yang saya ingin sampaikan adalah tentu dari Bursa akan terus melakukan edukasi,” kata Nyoman.
BEI akan terus menjalankan Program Pasar Modal Terpadu (SEPMT), yang dirancang untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang risiko dan peluang dalam berinvestasi di pasar saham.
“Teman-teman sudah tahu, kita punya sisi edukasi pasar modal terpadu. Kita mengedukasi investor tentunya, bagaimana pada saat melakukan transaksi,” jelas Nyoman.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa investasi saham di BEI bagi investor kecil mirip dengan perjudian. Menurutnya, mereka dengan modal kecil cenderung kalah dalam investasi karena persaingan yang tidak seimbang dengan investor besar.
“Kalau main-main saham itu, kalau orang kecil pasti kalah. Biasanya, saham itu sama dengan judi bagi mereka. Yang menang itu yang bandar besar, yang kuat,” ujar Prabowo saat membuka Sidang Tanwir Muhammadiyah 2024 secara virtual, Rabu (4/12/2024).
BEI menegaskan bahwa investasi saham bukanlah perjudian jika dilakukan dengan pengetahuan yang memadai dan strategi yang tepat. Melalui edukasi berkelanjutan, BEI berharap investor kecil dapat memahami mekanisme pasar saham dan mengambil keputusan yang bijak.
Program edukasi BEI mencakup pelatihan, seminar, dan kampanye literasi keuangan yang ditujukan untuk berbagai lapisan masyarakat, termasuk investor pemula. Dengan pendekatan ini, BEI ingin memastikan bahwa semua investor, termasuk yang bermodal kecil, memiliki akses ke informasi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di pasar saham.
Meski tantangan bagi investor kecil nyata, BEI percaya bahwa melalui edukasi yang konsisten, risiko dapat diminimalisir. Upaya BEI diharapkan dapat menciptakan pasar modal yang lebih inklusif dan memberikan peluang bagi semua kalangan untuk meraih keuntungan dari investasi saham.(dhil)










