Kamis, 25 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

LPDB Koperasi Buka Pendaftaran Tenant Inkubasi 2026

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
21 April 2026
in Bisnis
A A
0
LPDB Koperasi Buka Pendaftaran Tenant Inkubasi 2026

Kantor Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi di jalan M.T. Haryono. Pancoran, Jakarta Selatan.

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi secara resmi membuka pendaftaran tenant untuk Program Inkubasi LPDB Koperasi Tahun 2026. Program ini menjadi momentum bagi koperasi di seluruh Indonesia untuk naik kelas melalui pendampingan intensif dan terintegrasi, khususnya bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta koperasi sektor riil atau produktif yang menjadi prioritas nasional.

Program inkubasi ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat usaha koperasi, tetapi juga mendorong transformasi kelembagaan agar lebih profesional, adaptif, dan mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi.

Melalui kolaborasi dengan 15 lembaga inkubator terpilih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, koperasi peserta inkubasi akan mendapatkan pendampingan menyeluruh mulai dari penguatan manajemen, peningkatan kapasitas usaha, hingga akses pembiayaan dan pasar.

Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, menegaskan bahwa program ini merupakan peluang strategis yang harus dimanfaatkan koperasi untuk berkembang lebih cepat.

Artikel Terkait

Danamon Hadirkan DIVE – Chapter Youth, Kenalkan Industri Perbankan kepada Generasi Muda

PENAS XVII 2026 Dorong Investasi dan Teknologi Agrobisnis

CCEP Indonesia Raih Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Enam Tahun Berturut-Turut

“Kami mengajak koperasi, khususnya yang bergerak di sektor riil dan Koperasi Desa Merah Putih, untuk bergabung dalam program inkubasi ini. Ini bukan sekadar program pendampingan, tetapi akselerasi agar koperasi mampu naik kelas, memiliki daya saing, dan berkelanjutan,” ujar Krisdianto.

Ia menambahkan bahwa LPDB Koperasi terus mendorong pendekatan pembiayaan yang terintegrasi dengan pendampingan, sehingga koperasi tidak hanya mendapatkan akses modal, tetapi juga kesiapan usaha yang matang.

Sementara itu, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, menjelaskan bahwa program ini terbuka dan gratis bagi koperasi yang telah memiliki aktivitas usaha dan komitmen untuk berkembang.

“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi koperasi yang ingin bertumbuh. Melalui inkubasi ini, koperasi akan mendapatkan pembinaan yang terstruktur dan terukur, sehingga siap masuk ke ekosistem pembiayaan dan pasar yang lebih luas,” kata Deva Rachman.

Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah kriteria dan persyaratan yang perlu dipenuhi oleh koperasi calon tenant.

Untuk koperasi sektor riil, koperasi harus bergerak di bidang yang mendukung program prioritas Kementerian Koperasi, seperti sektor pangan, pertanian, kelautan, energi biomassa, hilirisasi kelapa sawit, produksi tekstil/garmen, distribusi pupuk, transportasi online, hingga pengembangan desa wisata dan perumahan rakyat.

Selain itu, koperasi wajib telah aktif menjalankan usaha minimal satu tahun terakhir serta memiliki legalitas dan perizinan usaha yang sesuai.

Adapun bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), koperasi harus memiliki legalitas usaha, telah memperbarui data profil pada aplikasi Simkopdes, serta memiliki rencana pengembangan usaha yang jelas.

Koperasi juga diutamakan telah memiliki minimal satu unit usaha aktif, seperti gerai sembako, apotek, klinik, gudang/logistik, simpan pinjam, maupun unit usaha lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik wilayah setempat.

Sebagai mitra pendamping, LPDB Koperasi telah menetapkan 15 lembaga inkubator yang tersebar secara nasional, di antaranya Pusat Inkubator Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua di Provinsi Papua, PPIIBT Universitas Tanjungpura di Provinsi Kalimantan Barat, serta Wetland Box di Provinsi Kalimantan Selatan. Dari wilayah Sulawesi, terdapat Gampiri Interaksi Lestari di Sulawesi Tengah dan Inkubator Baji Tallasa di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, dari wilayah barat Indonesia, terdapat Link Productive di Provinsi Banten, serta sejumlah inkubator dari Provinsi Jawa Barat seperti Cubic Inkubator Bisnis, Garut Techno Park, BIG UNPAD, dan Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan IKOPIN. Dari Provinsi Jawa Tengah, hadir Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang, sedangkan Provinsi D.I. Yogyakarta diwakili oleh Inkubator Amikom Business Park.

Selanjutnya, dari Provinsi Jawa Timur terdapat Inkubator Bisnis Cah Angon dan LINK KITA, serta dari Provinsi Bali terdapat Inkubator Bisnis Universitas Hindu Indonesia.

“Sebaran inkubator ini diharapkan mampu memberikan pendampingan yang kontekstual sesuai dengan potensi dan karakteristik wilayah masing-masing,” tambah Krisdianto.

Melalui program ini, LPDB Koperasi optimistis dapat menciptakan koperasi-koperasi unggulan yang tidak hanya kuat secara usaha, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi anggota dan masyarakat luas. (riz)

Topik: inkubasiKemenkopkopdesLPDB Koperasi

TerkaitBerita

Danamon Hadirkan DIVE – Chapter Youth, Kenalkan Industri Perbankan kepada Generasi Muda
Bisnis

Danamon Hadirkan DIVE – Chapter Youth, Kenalkan Industri Perbankan kepada Generasi Muda

oleh Editor : Affandy
25 Juni 2026
AGROBISNIS: Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) bersama PT Fery Agung Corindotama (FERACO) membuka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Dok./KTNA)
Bisnis

PENAS XVII 2026 Dorong Investasi dan Teknologi Agrobisnis

oleh Editor : Memoarto
25 Juni 2026
Bisnis

CCEP Indonesia Raih Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Enam Tahun Berturut-Turut

oleh Editor : Doe
25 Juni 2026
Adira Finance Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kendaraan dan Program HARCILNAS
Bisnis

Adira Finance Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kendaraan dan Program HARCILNAS

oleh Editor : Affandy
25 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Menuju 500 Tahun Kota Jakarta, Kolaborasi Strategis Visiting Jakarta dan Remember Fest Siap Dorong Ekonomi Kreatif

Menuju 500 Tahun Kota Jakarta, Kolaborasi Strategis Visiting Jakarta dan Remember Fest Siap Dorong Ekonomi Kreatif

25 Juni 2026
Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

25 Juni 2026
Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya

Bantah Batasi Akses Anak, Sarwendah Serahkan Bukti Tandingan ke KPAI dan Tantang Ruben Onsu Mediasi

25 Juni 2026
1.737 Karya dari 34 Provinsi Ramaikan Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, Kementerian Kebudayaan Siapkan Gerakan Nasional Baru

1.737 Karya dari 34 Provinsi Ramaikan Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, Kementerian Kebudayaan Siapkan Gerakan Nasional Baru

25 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3570 shares
    Share 1428 Tweet 893
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    445 shares
    Share 178 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya