koranindopos.com – Jakarta. Kebakaran hebat melanda Pelabuhan Kota Tegal, Jawa Tengah, yang melibatkan sejumlah kapal nelayan. Hingga saat ini, kebakaran tersebut belum sepenuhnya padam. Berdasarkan data terbaru dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, setidaknya 11 kapal nelayan dilaporkan terbakar dalam insiden ini.
Kebakaran ini terjadi pada Kamis malam, 26 Desember 2024, dan sejak itu tim pemadam kebakaran, bersama dengan petugas dari berbagai instansi terkait, terus berusaha memadamkan api yang terus melalap kapal-kapal yang terparkir di pelabuhan. Proses pemadaman tergolong sulit mengingat banyaknya kapal yang terbakar serta lokasi kejadian yang padat dengan aktivitas pelayaran dan kapal nelayan.
Ketua HNSI Kota Tegal, yang memperoleh informasi langsung dari lokasi kejadian, mengonfirmasi bahwa selain menghancurkan kapal-kapal nelayan, kebakaran ini juga mengakibatkan kerugian besar bagi para pemilik kapal yang kehilangan armadanya. “Hingga saat ini, kami mencatat ada 11 kapal yang terbakar. Kami sangat prihatin dengan insiden ini karena kebakaran menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi para nelayan,” ujar Ketua HNSI Kota Tegal.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran mungkin berasal dari korsleting listrik pada salah satu kapal yang kemudian merambat ke kapal-kapal lain yang berada di sekitarnya. Petugas kepolisian dan pihak berwenang sedang bekerja keras untuk menyelidiki lebih lanjut dan memastikan penyebab pasti dari kejadian ini.
Akibat kebakaran, aktivitas di Pelabuhan Kota Tegal terganggu. Beberapa nelayan yang biasa beraktivitas di pelabuhan terpaksa menunda kegiatan mereka, dan kerugian finansial diperkirakan cukup besar, mengingat banyaknya kapal yang terbakar. Sementara itu, warga sekitar juga terpaksa mengungsi sementara untuk menghindari dampak dari asap tebal yang menyebar di sekitar kawasan pelabuhan.
Hingga kini, upaya pemadaman masih berlangsung, namun tim pemadam kebakaran harus menghadapi tantangan besar mengingat jumlah kapal yang terbakar dan kerumitan lokasi kebakaran. Masyarakat di sekitar Pelabuhan Kota Tegal juga dihimbau untuk tetap waspada dan menghindari area yang terdampak kebakaran demi keselamatan bersama.
Kebakaran ini menjadi peringatan bagi pentingnya keselamatan di pelabuhan dan pada kapal-kapal nelayan yang sering kali menggunakan bahan bakar dan perlengkapan yang berisiko tinggi. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko serupa di masa mendatang.(dhil)










