Rabu, 15 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Harga Emas Antam Turun Tipis dalam Sepekan, Sempat Anjlok hingga Rp31.000 per Gram

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
31 Mei 2026
in Bisnis
A A
0
Harga Emas Antam Melonjak Rp 35.000 per Gram, Kini Tembus Rp 2,78 Juta

Foto: antara

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) sepanjang pekan terakhir menunjukkan tren yang fluktuatif. Meski sempat mengalami penurunan cukup tajam di beberapa hari perdagangan, harga emas Antam akhirnya menutup pekan dengan koreksi tipis sebesar Rp4.000 per gram.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas 24 karat pada awal pekan, Senin (25/5/2026), berada di level Rp2.803.000 per gram. Sementara pada penutupan perdagangan Sabtu (30/5/2026), harga emas tercatat sebesar Rp2.799.000 per gram.

Dengan demikian, harga emas Antam selama sepekan mengalami penurunan bersih sebesar Rp4.000 per gram.

Meski secara keseluruhan penurunan dalam sepekan tergolong tipis, perjalanan harga emas selama periode tersebut cukup dinamis.

Artikel Terkait

Brand Lencir Klarifikasi Isu Produk Detox, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keamanan Konsumen

Wall Street Dekati Rekor Tertinggi, Reli Saham AI Berlanjut di Tengah Ancaman Geopolitik

Menaker akan Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Pengembangan Keterampilan

Pada Selasa (26/5/2026), harga emas turun Rp5.000 per gram. Tren pelemahan berlanjut pada Rabu (27/5/2026) dengan penurunan mencapai Rp13.000 per gram.

Koreksi terdalam terjadi pada Kamis (28/5/2026), ketika harga emas Antam anjlok hingga Rp31.000 per gram dalam sehari. Penurunan signifikan tersebut menjadi salah satu pergerakan terbesar yang terjadi sepanjang pekan.

Namun setelah itu, harga emas mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan sehingga mampu memangkas sebagian kerugian hingga akhir pekan.

Pergerakan harga emas domestik umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk nilai tukar dolar Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral, kondisi geopolitik internasional, serta sentimen investor terhadap aset aman atau safe haven.

Ketika ketidakpastian ekonomi global meningkat, emas biasanya menjadi pilihan investasi yang diminati. Sebaliknya, ketika pasar keuangan lebih stabil dan investor beralih ke instrumen berisiko, harga emas cenderung mengalami tekanan.

Meskipun mengalami koreksi dalam sepekan terakhir, harga emas Antam masih bertahan di level yang relatif tinggi dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Level harga yang mendekati Rp2,8 juta per gram menunjukkan bahwa minat terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi dan lindung nilai masih cukup kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Bagi investor jangka panjang, fluktuasi harga harian maupun mingguan umumnya dianggap sebagai bagian dari siklus pasar yang wajar. Karena itu, banyak pelaku pasar tetap memantau perkembangan harga emas sebagai salah satu indikator kondisi ekonomi dan sentimen investasi.

Analis pasar mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya berfokus pada pergerakan harga jangka pendek saat berinvestasi emas. Faktor tujuan investasi, jangka waktu penyimpanan, serta kondisi keuangan pribadi tetap menjadi pertimbangan utama sebelum melakukan pembelian.

Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, harga emas diperkirakan akan terus bergerak mengikuti perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter di berbagai negara dalam beberapa waktu ke depan.

Meski menutup pekan dengan penurunan tipis, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat karena dinilai memiliki kemampuan menjaga nilai aset dalam jangka panjang.(dhil)

Topik: Antamharga emas

TerkaitBerita

Brand Lencir
Bisnis

Brand Lencir Klarifikasi Isu Produk Detox, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keamanan Konsumen

oleh Editor : Hana
15 Juli 2026
Wall Street Dekati Rekor Tertinggi, Reli Saham AI Berlanjut di Tengah Ancaman Geopolitik
Bisnis

Wall Street Dekati Rekor Tertinggi, Reli Saham AI Berlanjut di Tengah Ancaman Geopolitik

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Menaker akan Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Pengembangan Keterampilan
Bisnis

Menaker akan Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Pengembangan Keterampilan

oleh Editor : Anggoro
14 Juli 2026
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026
Bisnis

Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026

oleh Editor : Anggoro
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Brand Lencir

Brand Lencir Klarifikasi Isu Produk Detox, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keamanan Konsumen

15 Juli 2026
MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

15 Juli 2026
Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

15 Juli 2026
Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

15 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3877 shares
    Share 1551 Tweet 969
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    535 shares
    Share 214 Tweet 134
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya