
JAKARTA, koranindopos.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menaruh ekspekstasi tinggi pada esport di tanah air. Dia ingin Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI) yang menggelar Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Megamendung, Bogor, dapat menghasilkan atlet dan tim terbaik untuk membawa nama Indonesia di berbagai event yang diikuti. Di antaranya pada SEA Games Vietnam tahun 2022 ini.
“Semoga menghasilkan yang terbaik. Nanti sewaktu-waktu saya akan tinjau untuk memberikan semangat kepada mereka (atlet dan tim esport, Red),” kata Menpora Amali saat menerima audiensi Ketua Harian PB ESI Bambang Sunarwibowo yang hadir bersama Sekretaris Jenderal Frengky Ong, Wabendum Diana, Kabid Hukum Yudistira dan Staf Khusus Adipati Karna di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, belum lama ini seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora. Bambang menyampaikan bahwa Pelatnas PBESI di Megamendung diikuti 166 peserta dari seluruh Indonesia.
Menurut Bambang, nantinya dari 166 peserta akan diseleksi menjadi 66 atlet yang akan turun di SEA Games ke-31 Hanoi 12-23 Mei 2022. “Saat ini kami sedang melaksanakan Pelatnas SEA Games Hanoi di Megamendung, Pak. Kami seleksi dari awal di kabupaten/kota hingga provinsi. Selain seleksi atlet kita juga seleksi untuk pelatihnya, juga dengan tes psikologinya. Nantinya 66 atlet yang akan berlaga di 10 nomor pertandigan,” ujar Bambang kepada Amali.
Cabang olahraga esports nantinya akan mempertandingkan 10 nomor. Yakni Mobile Legends, PUBG Mobile – Team, PUBG Mobile – Solo, Free Fire, Arena of Valor, League of Legends Wild Rift – Men, League of Legends Wild Rift – Women, FIFA Online 4, League of Legends (PC) dan Cross Fire. Menpora Amali berharap
Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI) serius menyiapkan para atlet agar berbicara banyak pada SEA Games mendatang. Memotivasi dan memberikan dukungan secara maksimal agar para atlet bersemangat mengharumkan nama baik Indonesia di mata dunia internasional.(hai)









