koranindopos.com – Jakarta. . Sebanyak 13 siswa SMP asal Mojokerto mengalami kecelakaan tragis saat berwisata di Pantai Drini, Yogyakarta. Dari jumlah tersebut, empat siswa dilaporkan tewas setelah terseret ombak yang cukup besar, sementara sisanya mengalami luka-luka.
Kejadian ini terjadi saat rombongan siswa SMP tersebut sedang berlibur dan menikmati suasana pantai. Tidak lama setelah mereka bermain di tepi pantai, ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret sejumlah siswa ke laut. Upaya penyelamatan segera dilakukan oleh guru dan petugas di lokasi, namun sayangnya, empat siswa tidak dapat diselamatkan dan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Pihak berwenang setempat segera memberikan bantuan dan melakukan evakuasi terhadap siswa yang terjebak di dalam air. Tim SAR juga dikerahkan untuk mencari dan mengevakuasi siswa yang terseret ombak. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak sekolah mengenai pentingnya keselamatan saat beraktivitas di pantai.
Sebagai bentuk dukungan, pihak sekolah dan pemerintah setempat memberikan konseling kepada siswa yang selamat dan keluarga dari korban. Mereka berupaya untuk meringankan beban psikologis akibat kejadian tragis ini.
Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya memperhatikan keselamatan, terutama saat beraktivitas di pantai. Sebelum melakukan kegiatan, sangat penting untuk mematuhi peringatan mengenai kondisi cuaca dan kekuatan ombak, serta tidak bermain terlalu dekat dengan air.(dhil)










