Kamis, 18 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Tragedi Miras Oplosan di Bogor dan Cianjur: 13 Orang Tewas, Satu Kritis

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 Februari 2025
in Kesehatan
A A
0
miras
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kasus minuman keras (miras) oplosan kembali menelan korban jiwa. Kali ini, peristiwa tragis terjadi di wilayah Bogor Tengah, Kota Bogor, serta Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. Akibat konsumsi miras oplosan, total 13 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya dalam kondisi kritis dan masih dirawat di rumah sakit.

Di Bogor Tengah, empat orang tewas setelah menenggak miras oplosan di sebuah tempat pencucian motor. Selain korban meninggal, satu orang lainnya masih dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif.

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait asal-usul miras oplosan yang dikonsumsi oleh para korban. Dugaan sementara, miras tersebut mengandung zat berbahaya yang dapat merusak organ tubuh dalam waktu singkat.

Kasus serupa terjadi di Cianjur dengan jumlah korban lebih banyak. Sebanyak sembilan orang meninggal dunia setelah mengonsumsi minuman oplosan yang diketahui mengandung alkohol 96 persen yang dicampur dengan minuman perasa.

Artikel Terkait

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek

Enam Minuman yang Dapat Membantu Program Diet dan Menurunkan Berat Badan

“Dari yang semula delapan, korban tewas akibat alkohol 96 persen yang dicampur minuman perasa tersebut bertambah menjadi sembilan orang,” ujar Kasatnarkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama, Senin (10/2/2025).

Para korban diduga tidak menyadari bahaya mengonsumsi alkohol berkadar tinggi, yang bisa menyebabkan keracunan fatal dalam waktu singkat.

Alkohol dengan kadar 96 persen sebenarnya tidak diperuntukkan untuk konsumsi manusia. Jenis alkohol ini biasanya digunakan untuk keperluan medis atau industri, bukan sebagai bahan konsumsi. Mengonsumsi alkohol dengan kadar setinggi ini dapat menyebabkan:

  • Kerusakan organ dalam secara cepat, terutama pada hati dan ginjal
  • Gangguan pernapasan yang bisa berujung pada kematian
  • Penurunan kesadaran hingga koma
  • Gangguan jantung dan tekanan darah

Dokter dan pakar kesehatan telah berulang kali mengingatkan bahaya miras oplosan, terutama yang mengandung metanol atau alkohol berkadar tinggi. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang tidak menyadari risiko tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini, termasuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas peredaran miras oplosan di kedua wilayah tersebut. Penelusuran dilakukan untuk menemukan sumber miras berbahaya ini guna mencegah lebih banyak korban berjatuhan.

Kasus miras oplosan bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Kejadian serupa telah beberapa kali memakan korban jiwa, terutama di kalangan masyarakat yang mengonsumsi minuman tersebut tanpa mengetahui kandungan berbahayanya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi minuman beralkohol. Menghindari miras oplosan adalah langkah terbaik untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.

Pemerintah dan pihak berwenang diharapkan dapat memperketat pengawasan terhadap peredaran miras ilegal, sementara masyarakat diminta lebih waspada terhadap risiko yang mengancam nyawa akibat konsumsi miras oplosan.(dhil)

Topik: BogorKabupaten Bogormiras oplosan

TerkaitBerita

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra
Kesehatan

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

oleh Editor : Hana
18 Juni 2026
Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek
Kesehatan

Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek

oleh Editor : Akula
16 Juni 2026
Program Diet
Kesehatan

Enam Minuman yang Dapat Membantu Program Diet dan Menurunkan Berat Badan

oleh Editor : Hana
16 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan
Kesehatan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

18 Juni 2026
OPERASI MILITER: Tentara AS dalam sebuah operasi. AS menghabiskan Rp 186 triliun dalam enam hari melakukan serangan ke Iran. (Foto Ilustrasi: x.com/I_Corps)

Kompensasi AS-Iran Damai Bernilai Sekitar Rp 5.000 Triliun

18 Juni 2026
MIMPI BURUK: Aksi Luca Zidane, kiper Timnas Aljazair, saat berhadapan dengan Lionel Messi pada laga Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Reed Hoffmann)

Lionel Messi Tiga Kali Bobol Gawang Aljazair tanpa Balas

18 Juni 2026
JADI SOROTAN: Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dalam satu momen. (Foto: tangkapan layar IG tiyoardianto_)

Politikus PDIP: Tudingan Soal Mobil Tiyo Cocoklogi Saja

18 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3498 shares
    Share 1399 Tweet 875
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    423 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya