Sabtu, 8 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Tragedi Miras Oplosan di Bogor dan Cianjur: 13 Orang Tewas, Satu Kritis

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 Februari 2025
in Kesehatan
A A
0
miras
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kasus minuman keras (miras) oplosan kembali menelan korban jiwa. Kali ini, peristiwa tragis terjadi di wilayah Bogor Tengah, Kota Bogor, serta Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. Akibat konsumsi miras oplosan, total 13 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya dalam kondisi kritis dan masih dirawat di rumah sakit.

Di Bogor Tengah, empat orang tewas setelah menenggak miras oplosan di sebuah tempat pencucian motor. Selain korban meninggal, satu orang lainnya masih dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif.

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait asal-usul miras oplosan yang dikonsumsi oleh para korban. Dugaan sementara, miras tersebut mengandung zat berbahaya yang dapat merusak organ tubuh dalam waktu singkat.

Kasus serupa terjadi di Cianjur dengan jumlah korban lebih banyak. Sebanyak sembilan orang meninggal dunia setelah mengonsumsi minuman oplosan yang diketahui mengandung alkohol 96 persen yang dicampur dengan minuman perasa.

Artikel Terkait

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS

Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan

Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius

“Dari yang semula delapan, korban tewas akibat alkohol 96 persen yang dicampur minuman perasa tersebut bertambah menjadi sembilan orang,” ujar Kasatnarkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama, Senin (10/2/2025).

Para korban diduga tidak menyadari bahaya mengonsumsi alkohol berkadar tinggi, yang bisa menyebabkan keracunan fatal dalam waktu singkat.

Alkohol dengan kadar 96 persen sebenarnya tidak diperuntukkan untuk konsumsi manusia. Jenis alkohol ini biasanya digunakan untuk keperluan medis atau industri, bukan sebagai bahan konsumsi. Mengonsumsi alkohol dengan kadar setinggi ini dapat menyebabkan:

  • Kerusakan organ dalam secara cepat, terutama pada hati dan ginjal
  • Gangguan pernapasan yang bisa berujung pada kematian
  • Penurunan kesadaran hingga koma
  • Gangguan jantung dan tekanan darah

Dokter dan pakar kesehatan telah berulang kali mengingatkan bahaya miras oplosan, terutama yang mengandung metanol atau alkohol berkadar tinggi. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang tidak menyadari risiko tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini, termasuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas peredaran miras oplosan di kedua wilayah tersebut. Penelusuran dilakukan untuk menemukan sumber miras berbahaya ini guna mencegah lebih banyak korban berjatuhan.

Kasus miras oplosan bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Kejadian serupa telah beberapa kali memakan korban jiwa, terutama di kalangan masyarakat yang mengonsumsi minuman tersebut tanpa mengetahui kandungan berbahayanya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi minuman beralkohol. Menghindari miras oplosan adalah langkah terbaik untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.

Pemerintah dan pihak berwenang diharapkan dapat memperketat pengawasan terhadap peredaran miras ilegal, sementara masyarakat diminta lebih waspada terhadap risiko yang mengancam nyawa akibat konsumsi miras oplosan.(dhil)

Topik: BogorKabupaten Bogormiras oplosan

TerkaitBerita

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS
Kesehatan

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS

oleh Editor : Affandy
7 Agustus 2026
Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan
Kesehatan

Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan

oleh Editor : Affandy
6 Agustus 2026
Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius
Kesehatan

Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius

oleh Editor : Affandy
4 Agustus 2026
Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang, Investigasi Masih Berlangsung
Kesehatan

Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang, Investigasi Masih Berlangsung

oleh Editor : Affandy
3 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

UNIQLO Menghadirkan Koleksi Hijab di Indonesia

UNIQLO Menghadirkan Koleksi Hijab di Indonesia

7 Agustus 2026
Suzuki New XL7 Hybrid Jadi Pilihan SUV Keluarga Hemat, Biaya Servis hingga Pajak Ramah di Kantong

Suzuki New XL7 Hybrid Jadi Pilihan SUV Keluarga Hemat, Biaya Servis hingga Pajak Ramah di Kantong

7 Agustus 2026
Orangtua Murid Keluhkan Gunungan Sampah di Depan SDN Kedaung Kali Angke 03, Khawatir Anak Terserang Penyakit

Orangtua Murid Keluhkan Gunungan Sampah di Depan SDN Kedaung Kali Angke 03, Khawatir Anak Terserang Penyakit

7 Agustus 2026
Saatnya Upgrade! Ini 5 Ponsel Terbaik Pengganti Samsung Galaxy S23 Sebelum Harga Flagship Naik

Saatnya Upgrade! Ini 5 Ponsel Terbaik Pengganti Samsung Galaxy S23 Sebelum Harga Flagship Naik

7 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4239 shares
    Share 1696 Tweet 1060
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya