Koranindopos.com – Jakarta. Dewan Masjid Indonesia (DMI) melanjutkan kolaborasinya dengan Unilever Indonesia. Melalui brand Wipol, mereka kembali menggelar puncak acara dari rangkaian program ‘Gerakan Masjid Bersih 2025’ di Masjid Raya Pondok Indah. Inisiatif sosial yang telah berjalan sejak sembilan tahun lalu ini bertujuan menciptakan lingkungan masjid yang lebih bersih dan nyaman, terutama selama bulan suci Ramadan.
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, program ini telah memberikan manfaat kepada 270.000 masjid di seluruh Indonesia. Tahun ini, kegiatan bersih-bersih masjid telah berlangsung di lima kota, yaitu Semarang, Yogyakarta, Padang, Surabaya, dan ditutup di Jakarta. Selain aksi kebersihan, Wipol juga mendistribusikan produk dan alat kebersihan ke 50.000 masjid di 15 provinsi, termasuk pembersih lantai karbol dan disinfektan unggulan Wipol Sereh & Jeruk.
Head of Sustainability and Corporate Affairs Unilever Indonesia, Nurdiana Darus, menjelaskan bahwa setiap tahun ‘Gerakan Masjid Bersih’ memiliki fokus berbeda. Tahun ini, program ini menitikberatkan pada peran komunitas ibu dalam membantu marbot menjaga kebersihan masjid selama Ramadan.
“Selama bulan Ramadan, aktivitas ibadah dan silaturahmi meningkat, membuat masjid lebih rentan terhadap kotoran. Sementara itu, para marbot memiliki keterbatasan sarana dan tenaga untuk menjaga kebersihan sepanjang bulan. Oleh karena itu, kami mengajak ratusan ibu untuk bergotong royong bersama marbot membersihkan lantai, selasar, toilet, dan ruang wudhu agar tetap higienis,” ujar Nurdiana di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025).

Tak hanya itu, Wipol juga memberikan insentif tambahan dan produk kebersihan untuk marbot selama satu tahun, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kenyamanan masjid bagi para jamaah.
Keberadaan marbot dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sering kali luput dari perhatian. H. Rudiantara, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, menegaskan bahwa memakmurkan masjid adalah tanggung jawab bersama.
“DMI selalu mendorong bagaimana masyarakat bisa memakmurkan masjid, dan sebaliknya, bagaimana masjid bisa memakmurkan masyarakat. Salah satu cara adalah dengan menghargai peran marbot. Melalui Gerakan Masjid Bersih 2025, kami bersama Wipol ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap marbot dan kebersihan masjid, terutama di bulan Ramadan,” jelasnya.
Sementara itu, Selebritas Teuku Wisnu, yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, membagikan pengalamannya tentang pentingnya kebersihan masjid bagi keluarga. Bahkan, dalam kesempatan tersebut, Wisnu mengajak istri tercinta, Shireen Sungkar.
“Masjid sudah menjadi rumah kedua bagi saya dan keluarga, terutama di bulan Ramadan. Saya ingin memastikan tempat ibadah kami selalu bersih dan nyaman,” kata Wisnu.
Ia juga menanamkan kebiasaan baik kepada anak-anaknya, terutama Adam, agar selalu menjaga kebersihan masjid sebagaimana mereka menjaga kebersihan rumah.
“Saya sering mengajak anak saya ke masjid, terutama yang laki-laki. Saya selalu mengingatkan bahwa masjid adalah rumah Allah, jadi harus selalu dijaga kebersihannya. Selain itu, menggunakan pembersih lantai yang harum juga bisa membuat suasana masjid lebih nyaman, apalagi untuk anak-anak yang kadang suka bermain atau tiduran di lantai,” ungkapnya.
Program ‘Gerakan Masjid Bersih 2025’ membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebersihan masjid memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, baik komunitas, produsen, maupun masyarakat luas. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan para marbot mendapatkan dukungan lebih besar dalam menjalankan tugas mereka, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman selama Ramadan.










