Koranindopos.com – Jakarta. Bagi para pecinta kegiatan alam bebas, ajang paling ditunggu tahun ini akhirnya tiba. Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2025 resmi digelar mulai tanggal 13 – 15 Juni di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Mengusung tema “More Outdoor, More Collaboration”, festival outdoor terbesar di Indonesia ini menghadirkan nuansa baru yang lebih seru dan edukatif.
Dikenal sebagai Lebarannya Anak Outdoor, INDOFEST 2025 menghadirkan 139 merek perlengkapan outdoor dari berbagai penjuru dunia, termasuk 104 brand lokal dan 35 brand internasional. Tahun ini, kehadiran lebih dari 20 merek lokal baru menambah semarak pameran, menunjukkan perkembangan industri perlengkapan outdoor dalam negeri yang semakin kuat.
Tak hanya sekadar pameran, INDOFEST juga menjadi ajang peluncuran produk-produk outdoor terbaru dengan berbagai promo menarik dan diskon hingga 70%, menjadikannya tempat yang ideal untuk berburu gear berkualitas.
Menurut penyelenggara, minat masyarakat terhadap aktivitas luar ruang terus meningkat, seiring dengan populernya olahraga seperti trail running di berbagai daerah. Fenomena ini memperlihatkan bahwa gaya hidup outdoor telah menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat Indonesia bukan sekadar tren sesaat.

INDOFEST 2025 tak hanya fokus pada produk dan kegiatan komunitas, tapi juga mengedepankan kesadaran lingkungan. Pengunjung diajak untuk membawa botol minum pribadi dan menghindari penggunaan kantong plastik selama acara berlangsung. Langkah ini menjadi bagian dari kampanye sadar lingkungan, mengingat masih banyaknya sampah plastik yang mencemari lokasi-lokasi wisata alam di Indonesia.
“Saya sudah 2 kali kesini, kemarin dan hari ini. Kemarin mantau dulu apa aja yang mau dibeli, hari ini baru eksekusinya,” ujar Supri, salah satu pengunjung dari Bekasi.
Tahun ini, INDOFEST juga menggandeng 31 komunitas pecinta alam, dari bidang panjat tebing, mountaineering, trail run, hingga komunitas konservasi dan edukasi lingkungan. Beragam kegiatan interaktif seperti workshop, talkshow, dan sesi berbagi ilmu turut digelar, mengangkat topik seperti navigasi, survival, teknik search and rescue, hingga tali-temali.
Festival ini bukan hanya soal belanja perlengkapan outdoor, tapi juga menjadi ruang edukatif bagi siapa saja yang ingin lebih memahami dunia petualangan dengan cara yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
“Selain belanja kita disini juga jadi tambah pengetahuan dari talkshow yang digelar disini,” kata Ismail warga Pelumpang, Jakarta Utara.
Dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga negara turut memperkuat posisi INDOFEST sebagai acara strategis dalam mendorong pengembangan ekosistem outdoor di Indonesia. Melalui sinergi antara brand, komunitas, dan pemerintah, festival ini diharapkan mampu menciptakan kolaborasi yang lebih luas dalam membangun budaya outdoor yang inklusif dan berkesinambungan.










