Koranindopos.com – Jakarta. Sribu, sebuah platform yang menghubungkan bisnis dengan freelancer profesional, hari ini (15/10) meluncurkan kampenye nasional terbaru bertajuk #SribuinAja.
Acara peluncuran berlokasi di CGV Grand Indonesia, Jakarta.
Ryan Gondokusumo selaku CEO & Founder of Sribu menceritakan dari mana kata Sribu itu muncul, “Dia teringat dengan suatu perusahaan besar yang berlokasi di negara Amerika dimana pada saat saya kuliah, perusahaan tersebut mempunyai ratusan ribu klien tapi hanya memiliki 15 orang team internal.”
Perusahaan Amerika ini mempunyai platform atau web, dari sana idenya datang menggunakan kata Seribu, ryan mencari domain dengan tulisan Sribu.”Visinya membantu banyak sribu umkm dan sribu freelencer,”ungkapnya.
Ryan menjelaskan Sribu yang berdiri sejak 2012, Achiefment selama 12 tahun sudah memiliki 7 kategori dengan 300 sub kategori hari ini.

“Sebagai jembatan antara bisnis dan freelancer, Sribu telah membantu lebih dari 40.000 klien, menghubungkan mereka dengan lebih dari 30.000 freelancer yang terkurasi di berbagai kategori seperti desain grafis, pemasaran digital, pengembangan web, dan lainnya. Hingga saat ini, Sribu telah membantu menyelesaikan ribuan proyek yang memungkinkan bisnis menghemat hingga 50% dari biaya operasional tradisionaltradisional”, imbuh ryan.
Ryan berkomitmen untuk memberdayakan para freelancer Indonesia dengan memberikan peluang baru yang memungkinkan mereka menunjukkan keterampilan terbaik mereka.
Sebagai bagian dari kampanye #SribuinAja, Sribu memperkenalkan Guribu, maskot berbentuk gurita yang melambangkan kelincahan, fleksibilitas, dan kreativitas yang merupakan kualitas utama dari komunitas freelancer Sribu. Dengan lengan-lengannya yang banyak, Guribu mewakili beragam solusi yang ditawarkan Sribu kepada bisnis, membantu mereka menangani berbagai tugas sambil tetap efisien dan produktif.
Seperti gurita yang cepat beradaptasi dengan lingkungannya, para freelancer di Sribu juga menyesuaikan diri dengan kebutuhan unik setiap bisnis, menyediakan keterampilan khusus untuk membantu perusahaan berkembang.
“Guribu adalah representasi sempurna dari platform Sribu,” ujar Ryan. “Freelancer diibaratkan seperti lengan-lengan gurita, membantu bisnis dalam berbagai kapasitas-baik itu pengembangan web, desain, pemasaran, atau penulisan. Guribu hadir untuk mengingatkan kita bahwa Sribu selalu siap memberikan dukungan yang dibutuhkan bisnis di dunia digital yang terus berkembang.”
Sribu: Mendemokratisasi Peluang Kerja dan Fleksibilitas Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi
Sribu hadir sebagai solusi yang mendemokratisasi peluang kerja dan penghasilan, tidak hanya bagi para freelancer, tetapi juga bagi pelaku bisnis yang memerlukan akses fleksibel ke talenta berkualitas.
Ryan menyampaikan “Di masa yang penuh tantangan ini, Sribu membuka akses ke peluang kerja yang lebih luas bagi para freelancer, sementara bisnis bisa tetap gesit dengan mengakses keterampilan tingkat tinggi tanpa komitmen biaya jangka panjang yang memberatkan.
“Kami memberikan solusi bagi bisnis untuk berkembang lebih cepat, dengan biaya yang lebih efisien, sekaligus memberikan freelancer kesempatan untuk bekerja di berbagai proyek lokal maupun global,” tambah Ryan Gondokusumo.
Dengan banyaknya pekerja yang terdampak PHK dan peningkatan pengangguran, Sribu memastikan bahwa baik freelancer maupun bisnis mendapatkan peluang untuk beradaptasi di era digital. “Sribu memungkinkan pelaku usaha untuk tetap gesit dan adaptif dengan mendapatkan akses ke keterampilan tingkat tinggi tanpa komitmen biaya yang besar. Misalnya, sebuah UKM yang ingin meluncurkan kampanye pemasaran digital dapat menggunakan Sribu untuk menemukan freelancer yang tepat, mendapatkan hasil cepat tanpa harus menambah karyawan tetap, sehingga tetap gesit dan fokus pada pertumbuhan,” tambah Ryan.
Melalui kampanye #SribuinAja, Sribu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang keuntungan menggunakan freelancer bagi bisnis lokal. Kampanye ini menginspirasi pelaku usaha untuk memanfaatkan potensi besar dari tenaga kerja freelance di Indonesia, yang menawarkan fleksibilitas, keterampilan khusus, dan solusi bisnis yang lebih hemat biaya. Dengan meningkatkan pemahaman ini, Sribu berharap bisa meyakinkan lebih banyak bisnis lokal untuk bekerja dengan freelancer dan berkontribusi pada terciptanya peluang baru bagi talenta lokal.
Sribu memudahkan bisnis dalam menemukan talenta freelancer yang tepat, dari pembuatan desain hingga pengembangan web dan pemasaran, tanpa repot dan tanpa biaya operasional yang tinggi. Dengan akses cepat ke freelancer berkualitas, perusahaan dapat meluncurkan kampanye pemasaran, memperbarui situs web, atau mengerjakan proyek desain dengan lebih efisien dan hemat biaya.
CMO Sribu, Alexandro Endy Wibowo, menambahkan: “Dengan #SribuinAja, kami ingin membangun kesadaran nasional bahwa freelancer bukan hanya solusi alternatif, tetapi elemen kunci dalam strategi bisnis modern. Sribu menawarkan cara yang lebih gesit, hemat biaya, dan efisien untuk mengakses tenaga kerja profesional yang sesuai kebutuhan. Dalam tanskap bisnis yang berubah cepat, perusahaan yang bekerja dengan freelancer melalui Sribu dapat beradaptasi lebih cepat dan tumbuh lebih pesat.”
SribuFest: Merayakan Freelancer Sribu
Sebagai puncak dari kampanye ini, Sribu dengan bangga mengumumkan SribuFest, sebuah perayaan terbesar pertama yang akan diadakan pada 6 Desember 2024 untuk merayakan para freelancer Sribu yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi bisnis di seluruh Indonesia. Acara ini akan menampilkan Award Ceremony dengan berbagai kategori penghargaan, seperti Freelancer of the Year dan Most Innovative Freelancer, penampilan spesial dari grup musik RAN, serta berbagai pertunjukan hiburan lainnya.
SribuFest adalah bentuk apresiasi kami kepada para freelancer Sribu yang telah menjadi bagian integral dari ekosistem Sribu. Melalui kerja keras dan dedikasi mereka, ribuan bisnis telah mencapai kesuksesan yang lebih besar. “Kami sangat antusias dengan SribuFest. Ini adalah perayaan khusus untuk freelancer Sribu yang telah bekerja keras dan terus menginspirasi. Kami berharap acara ini dapat memotivasi mereka untuk terus berkembang. SribuFest juga akan kami jadikan ajang tahunan yang lebih besar di masa depan, sebagai perayaan komunitas kreatif yang kami bangun di Indonesia,” tambah Alexandro. (why)










