Koranindopos.com, Jakarta – MD Pictures resmi memperkenalkan teaser poster dan teaser trailer Danur: The Last Chapter dalam acara yang digelar di MD Place, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Peluncuran ini menandai dimulainya fase terakhir dari Danur Universe, yang dijadwalkan menghantui bioskop pada 2026 sebagai penutup perjalanan panjang Risa dan para sahabat gaibnya.
Kisah Danur berasal dari pengalaman nyata Risa Saraswati, musisi dan penulis kelahiran 1985, yang mengaku mampu melihat makhluk tak kasat mata sejak kecil. Dari pertemuannya dengan lima anak Belanda, Peter, William, Janshen, Hans, dan Hendrick, lahirlah novel yang begitu populer hingga diadaptasi ke film. Narasi yang menggabungkan trauma, persahabatan, dan sisi gelap dunia lain itu menjadikan Danur sebagai salah satu fenomena horor Indonesia modern.
Kesuksesan film pertama Danur: I Can See Ghosts (2017) yang menembus 2,7 juta penonton membuat MD Pictures percaya diri merilis dua sekuel pada 2018 dan 2019. Namun penutup kisahnya justru baru datang enam tahun kemudian. Danur: The Last Chapter disebut akan menjadi simpul terakhir yang mengakhiri seluruh misteri yang belum terurai sejak film pertama.
“Danur itu pertanda kebangkitan film horor di tahun 2017, karena tahun-tahun sebelumnya film horor dapat sejuta penonton saja susah sekali,” kata CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi.
“Dan sekarang, kita comeback setelah Danur terakhir di 2019! Banyak muka-muka baru di sini, tunggu tanggal mainnya,” tambahnya.
Awi Suryadi kembali dipercaya sebagai sutradara untuk menutup saga ini, sementara Prilly Latuconsina tetap menjadi wajah utama sebagai Risa. Dalam teaser posternya, Risa tampil dalam kondisi paling tragis: terbaring dengan luka tembak di dahi dan sayatan di leher. Peter dan keempat sahabat hantunya berdiri di sekeliling tubuhnya, seolah menyaksikan akhir yang tak terhindarkan. Imaji tersebut menimbulkan banyak spekulasi tentang betapa kelamnya bab terakhir ini.

Teaser trailer film ini juga membawa nuansa perpisahan. Suara Risa dan kelima sahabatnya terdengar sayup, menyiratkan sesuatu yang tidak lagi dapat mereka cegah. Di sisi lain, penonton diperlihatkan kehangatan adegan Riri diperankan Zee Asadel yang tengah berlatih balet.
Prilly mengungkapkan bahwa ia memilih setia pada karakter Risa selama satu dekade penuh, bahkan rela tidak menerima proyek horor apa pun demi menjaga kedalaman peran.
“Karakter Risa sudah menemani aku 10 tahun ya, dari syuting pertama sampai hari ini. Mungkin teman-teman juga tahu selama 10 tahun aku gak ngambil film horor lain. Karena aku merasa karakter Risa dengan aku itu sangat dekat sekali. Aku merasa mengkhianati peranku kalau belum menyelesaikan perjalanan Danur,” ungkapnya.
Keterlibatan bintang muda Zee Asadel menambah energi baru dalam film ini. Zee yang kini mulai dikenal publik mengatakan tidak pernah membayangkan dirinya bisa menjadi bagian dari franchise yang ia tonton sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Meskipun aku gak ikut dari Danur 1-3, tapi aku nonton filmnya pas masih SD. Aku gak nyangka banget sebagai penonton bisa jadi salah satu pemainnya di masa depan,” ujar Zee terharu.
Selain Prilly dan Zee, film ini turut dibintangi sederet aktor yang memperkuat dinamika baru dalam cerita, mulai dari Dian Nitami, Dito Darmawan, Lewis Robert, Muhammad Fauzan, Ayden Jeffrey, Said Darian, Fillio Dheno, Anya Zen, Gilang Devialdy, Fajar Nugra, hingga Pritt Timothy. Deretan nama tersebut memperlihatkan ambisi MD Pictures untuk menutup semesta Danur dengan skala yang lebih besar dan intens.
Danur: The Last Chapter bukan sekadar film penutup, tetapi juga penanda perjalanan panjang semesta horor modern yang lahir dari pengalaman spiritual seorang penulis. Para penggemar yang telah mengikuti kisah Risa sejak 2017 kini tinggal menunggu bagaimana akhir yang dijanjikan bakal paling emosional dan paling gelap dari seluruh rangkaian film. (Brg/Kul)
















