Koranindopos.com, Jakarta – Andovi da Lopez kembali mendapat peran yang berkaitan dengan dunia politik. Dalam film Bapak Paling Jujur, ia memerankan seorang calon gubernur yang harus menghadapi berbagai situasi dalam cerita komedi politik tersebut.
Peran ini ternyata bukan pengalaman pertama Andovi memainkan karakter yang berhubungan dengan politik. Sebelumnya, ia sudah beberapa kali memerankan tokoh yang berkaitan dengan pemerintahan maupun kontestasi politik.
“Saya berperan sebagai Pak Jokowi di Epic Rap Battles of Presidency. Di 2021 saya berperan sebagai anggota DPR di DPR Musikal, lalu 2024 jadi calon presiden di Polarisasi Musikal. Di 2026 ini saya berperan sebagai calon gubernur,” kata Andovi saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).
Karena itu, Andovi menganggap karakter dalam Bapak Paling Jujur sebagai salah satu peran yang memang sudah lama ingin dimainkannya.
“Jujur ini peran impian saya,” ujar Andovi.
Meski memainkan calon gubernur, Andovi menegaskan karakter tersebut tidak dibuat untuk meniru atau menggambarkan sosok politik tertentu. Kemiripan dengan figur yang dikenal publik sepenuhnya bergantung pada cara penonton melihat karakter tersebut.
“Tantangannya sekali lagi, kita tidak sengaja untuk meng-impersonate siapa pun secara spesifik. Itu tergantung persepsi kalian sebagai penonton,” tuturnya.
Menariknya, tantangan terbesar Andovi selama syuting justru bukan soal mendalami karakter politik. Ia harus berusaha menahan tawa ketika menjalani sejumlah adegan, terutama saat beradu akting dengan Soleh Solihun.
“Tantangannya lebih ke pertama nahan ketawa ya pas syuting. Itu tantangan pertama, apalagi ada Kang Soleh, luar biasa. Tapi ya tantangannya lebih ke dialog tentunya,” kata Andovi.
Soleh Solihun juga memastikan Bapak Paling Jujur tidak dibuat sebagai film politik yang sulit diikuti. Meski membawa latar politik, cerita dikemas dalam komedi dan mengambil persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Meskipun ini komedi politik, tapi pada dasarnya semua orang bakal mengerti, bukan film yang berat. Ini dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya ini film tentang kejujuran, tentang orang yang nggak bisa bohong,” ujar Soleh.
Andovi pun mengingatkan penonton tidak perlu memahami berbagai isu politik terlebih dahulu untuk menikmati film tersebut. Referensi politik yang muncul dalam cerita hanya menjadi tambahan bagi mereka yang mengetahuinya.
“Jangan merasa khawatir ‘oh gua harus paham referensi-referensi politik ya untuk nonton film ini’, nggak. Semua orang bisa nonton. Tapi kalau paham referensinya, ya itu nilai tambahan,” tutur Andovi.
Bapak Paling Jujur turut dibintangi Benedictus Siregar, Claresta Taufan, Nayla Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki N. Firmansyah, Jeremy Teti, Elwina Ceritain, hingga Mieke Shahir.
Film produksi Cahaya Pictures ini disebut menjadi film ketiga setelah Satu Imam Dua Makmum dan Pesugihan Sate Gagak. (BRG/Kul)










