Koranindopos.com, YOGYAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia, Bambang Soesatyo, mengapresiasi penyelenggaraan Java Drag Record Series 2026 Piala KPH Purbodiningrat yang digelar di Lanud Gading, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (19/7/2026).
Kejuaraan yang diikuti sekitar 600 starter dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa tersebut dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga berperan dalam pembinaan pembalap muda serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Saat membuka kejuaraan bersama Ketua IMI DIY KPH Purbodiningrat, Bamsoet mengatakan Java Drag Record Series menjadi wadah lahirnya talenta-talenta baru di dunia balap sekaligus ruang berkembangnya inovasi teknologi otomotif nasional.
“Java Drag Record Series 2026 Piala KPH Purbodiningrat merupakan ruang pembinaan talenta muda, tempat lahirnya inovasi teknologi otomotif, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Semakin banyak kejuaraan berkualitas digelar, semakin besar peluang Indonesia melahirkan pembalap yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Bangun Ekosistem Otomotif Nasional
Menurut Bamsoet, perkembangan olahraga otomotif nasional dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Drag race menjadi salah satu cabang olahraga dengan komunitas yang terus berkembang karena mampu menarik minat berbagai kalangan sekaligus mendorong pertumbuhan industri pendukung.
Ia menjelaskan penyelenggaraan kejuaraan otomotif turut memberikan manfaat bagi berbagai sektor, mulai dari bengkel performa, produsen komponen, industri modifikasi, produsen perlengkapan balap (apparel), hingga kreator konten digital otomotif.
“Kejuaraan seperti ini membuktikan bahwa olahraga otomotif mampu menjadi ekosistem yang baik ketika dikelola secara profesional. Pembalap memperoleh wadah untuk mengasah kemampuan, mekanik mengembangkan inovasi, sponsor memperoleh ruang promosi, dan masyarakat sekitar turut merasakan manfaat ekonomi,” katanya.
Selain itu, penyelenggaraan kompetisi juga dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, komunitas otomotif, pelaku UMKM, serta sektor jasa lainnya di daerah penyelenggara.
Tekan Balap Liar Lewat Kompetisi Resmi
Bamsoet yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi salah satu kekuatan olahraga otomotif di kawasan Asia Tenggara.
Menurutnya, besarnya industri kendaraan bermotor nasional serta komunitas otomotif di Indonesia menjadi modal penting untuk memperbanyak kejuaraan berjenjang sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya menyediakan arena balap yang legal, aman, dan profesional bagi generasi muda agar bakat mereka dapat berkembang secara positif.
“Generasi muda yang memiliki minat pada olahraga balap harus diberikan arena yang legal, aman, dan terukur. Dengan semakin banyak kompetisi resmi, potensi balap liar dapat ditekan karena para pembalap memiliki tempat untuk menyalurkan kemampuan sekaligus membangun prestasi secara profesional,” pungkas Bamsoet.
Bamsoet berharap semakin banyak kejuaraan otomotif berkualitas digelar di berbagai daerah sehingga mampu memperkuat ekosistem olahraga balap nasional, mendorong inovasi industri otomotif, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah. (hai)










