Minggu, 9 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Bank Jakarta: Fundamental Perbankan Nasional Masih Kuat, Transformasi Jadi Kunci Hadapi Perubahan

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
1 Juli 2026
in Bisnis, Ekonomi
A A
0
BANK JAKARTA

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik Shaping the Next Era of Indonesia's Capital Market, Investor Day 2026, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).(DOK. BANK JAKARTA)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com , JAKARTA – Industri keuangan nasional dinilai masih memiliki fundamental yang kokoh meski dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi global. Namun, perubahan lanskap bisnis, perkembangan teknologi, dan dinamika perilaku pasar membuat pelaku industri perbankan perlu terus bertransformasi agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan secara fundamental kondisi perbankan nasional masih berada dalam kondisi yang sehat. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap positif, permodalan yang kuat, likuiditas yang terjaga, serta rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang relatif rendah.

“Persoalannya sebenarnya bukan di fundamentalnya, tetapi medan permainannya berubah,” ujar Agus dalam diskusi Shaping the Next Era of Indonesia’s Capital Market pada Investor Day 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Menurut Agus, industri perbankan dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tantangan yang sulit diprediksi, mulai dari pandemi COVID-19, konflik geopolitik global, hingga perubahan kebijakan perdagangan internasional. Kondisi tersebut membuat perbankan tidak lagi dapat menjalankan strategi bisnis secara konvensional.

Artikel Terkait

RI Lepas 100 Kapal Ekspor Mineral Senilai Rp2,2 Triliun, Hambatan LTJ Berhasil Diurai

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen

Kepala Bapanas dan Dirut BULOG Terjun Langsung ke Alor Salurkan Bantuan Pangan Perdana

Selain itu, industri juga menghadapi tekanan terhadap biaya dana (cost of fund/CoF). Agus mengungkapkan bunga deposito dalam lelang dana antarbank sempat mencapai 11,5 persen, yang menjadi indikator meningkatnya biaya penghimpunan dana bagi sektor perbankan.

Menghadapi kondisi tersebut, Bank Jakarta melakukan transformasi di berbagai lini bisnis, mulai dari penguatan model bisnis, digitalisasi layanan, peningkatan manajemen risiko, hingga pembentukan budaya kerja yang adaptif.

Sebagai bank yang mayoritas sahamnya dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Jakarta juga memfokuskan pengembangan bisnis pada penguatan ekosistem pemerintah daerah. Menurut Agus, perputaran anggaran di lingkungan Pemprov DKI Jakarta memiliki potensi besar sebagai sumber pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Transformasi digital juga menjadi salah satu fokus utama perusahaan melalui modernisasi infrastruktur teknologi, pengembangan aplikasi digital, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Di sisi lain, Agus menilai tantangan manajemen risiko kini semakin kompleks. Risiko yang dihadapi industri perbankan tidak lagi terbatas pada risiko kredit, tetapi juga mencakup ancaman keamanan siber serta berbagai risiko baru yang muncul seiring perkembangan teknologi.

“Risiko ke depan itu akan semakin multidimensi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffry Hendrik, menekankan pentingnya peningkatan kualitas investor sebagai fondasi penguatan pasar modal Indonesia.

Menurut Jeffry, bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO), BEI terus mendorong peningkatan transparansi pasar, penyediaan data investor yang lebih detail, pendalaman pasar, serta keterbukaan informasi kepada publik.

“Kami yakin dengan transparansi yang lebih baik, tentu akan ada kepercayaan yang lebih tinggi,” ujarnya.

Jeffry mengungkapkan jumlah investor domestik saat ini telah melampaui 28 juta. Namun, menurutnya, pertumbuhan jumlah investor perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas literasi dan pemahaman investasi.

Ia menilai investor harus mampu melakukan analisis secara mandiri, memahami profil risiko investasi, serta tidak hanya mengikuti tren atau pengaruh media sosial.

“Mampu melakukan analisis, tidak hanya ikut-ikutan apa kata influencer, tidak FOMO,” tegasnya.

Sejalan dengan pandangan tersebut, Agus menegaskan Bank Jakarta kini lebih mengutamakan pertumbuhan yang sehat dibandingkan sekadar mengejar ekspansi bisnis.

“Kita enggak kejar-kejaran nyari pertumbuhan besar, tetapi yang kita kejar adalah pertumbuhan yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Baik sektor perbankan maupun pasar modal sepakat bahwa transformasi digital, penguatan tata kelola perusahaan, transparansi, manajemen risiko, serta peningkatan literasi keuangan akan menjadi faktor utama dalam menjaga daya saing dan ketahanan industri keuangan nasional di tengah perubahan ekonomi global yang semakin cepat dan kompleks. (dni)

Topik: Bank jakarta

TerkaitBerita

RI Lepas 100 Kapal Ekspor Mineral Senilai Rp2,2 Triliun, Hambatan LTJ Berhasil Diurai
Ekonomi

RI Lepas 100 Kapal Ekspor Mineral Senilai Rp2,2 Triliun, Hambatan LTJ Berhasil Diurai

oleh Editor : Affandy
9 Agustus 2026
Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen
Bisnis

Jamkrindo Catatkan Laba Rp 743 Miliar, Melonjak 34 Persen

oleh Editor : Anggoro
9 Agustus 2026
Kepala Bapanas dan Dirut BULOG Terjun Langsung ke Alor Salurkan Bantuan Pangan Perdana
Ekonomi

Kepala Bapanas dan Dirut BULOG Terjun Langsung ke Alor Salurkan Bantuan Pangan Perdana

oleh Editor : Anggoro
9 Agustus 2026
Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar
Bisnis

Danamon Dorong Generasi Muda Jambi Cerdas Finansial dan Semangat Belajar

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BARANG BUKTI: Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Detik.com/Istimewa)

Ketua Yayasan SIHI Buka Suara Soal Tudingan Ekstrakurikuler Menembak Dibuktikan

9 Agustus 2026
MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

4 Agustus 2026
Bank Jakarta Perluas Layanan Digital untuk Persija dan The Jakmania

Bank Jakarta Perluas Layanan Digital untuk Persija dan The Jakmania

9 Agustus 2026
Bank Jakarta Gandeng Persija, Siapkan Program untuk Jakmania

Bank Jakarta Gandeng Persija, Siapkan Program untuk Jakmania

9 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya