Jumat, 24 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Basarnas Resmi Tutup Operasi Pencarian Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny: 67 Meninggal, 104 Selamat

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
7 Oktober 2025
in Nasional
A A
0
Ponpes Al Khoziny

Anggota tim Basarnas berdoa setelah upacara penutupan yang menandai berakhirnya operasi pembersihan puing dan pencarian di lokasi runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (07/20/2025). AFP/ Juni Kriswanto

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Sidoarjo, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menutup operasi pencarian korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Dalam laporan akhir, sebanyak 67 orang dinyatakan meninggal dunia dan 104 orang berhasil diselamatkan.

Penutupan operasi dilakukan pada Selasa (7/10/2025) melalui apel resmi yang dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di halaman Ponpes Putra Al Khoziny. Dalam kesempatan itu, Syafii menyampaikan bahwa operasi pencarian telah berlangsung selama sembilan hari sejak Senin (29/9/2025), dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta warga sekitar.

“Operasi pencarian dilaksanakan selama 24 jam tanpa henti hingga seluruh area dinyatakan bersih dan tidak ada lagi korban yang tertinggal,” ujar Syafii.

Dari total korban yang dievakuasi sebanyak 171 orang, Basarnas mencatat 67 meninggal dunia — termasuk delapan bagian tubuh (body part) — dan 104 lainnya selamat. Seluruh korban dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur.

Artikel Terkait

Dirut Agrinas Pangan Tak Tahu Soal Pengadaan Kipas Rp 1,8 T

Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan

Pemerintah Akan Bangun 10 Universitas Republik Indonesia

Peristiwa memilukan ini terjadi pada 29 September 2025, ketika ratusan santri tengah melaksanakan salat Asar berjemaah di lantai dua bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala. Tak lama setelahnya, struktur bangunan roboh sepenuhnya ke lantai dasar, menimbun para santri di bawah reruntuhan.

Kasubdit RPDO Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Basarnas, Emi Freezer, menjelaskan bahwa penyebab runtuhnya bangunan diduga akibat kegagalan konstruksi.

“Bangunan mengalami pergeseran pusat gravitasi ke sisi kiri, sehingga seluruh beban tidak tertahan sempurna. Kondisi itu menyebabkan runtuhan berbentuk tumpukan atau pancake model, di mana struktur menimpa satu sama lain,” jelasnya.

Emi menambahkan, akibat struktur yang lemah, terbentuk void atau ruang sempit di antara puing, yang menyulitkan tim SAR dalam proses evakuasi.

Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH Abdus Salam Mujib, mengajak seluruh pihak untuk bersabar menghadapi musibah ini.

“Saya kira ini memang takdir dari Allah. Semua harus bisa bersabar dan mudah-mudahan diberi ganti oleh Allah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan duka mendalam bagi para korban dan keluarganya, serta berharap tragedi ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.

Penutupan operasi ditandai dengan upacara resmi dan doa bersama di lokasi kejadian. Para anggota Basarnas tampak berbaris memberi penghormatan terakhir kepada para korban sebelum meninggalkan area pencarian.

Dengan berakhirnya operasi ini, pemerintah daerah dan instansi terkait akan melanjutkan tahap investigasi serta pemulihan pasca-bencana.

Topik: BasarnasPonpes Al-Khoziny

TerkaitBerita

KEWENANGAN LUAS: Armada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat seremonial serah terima beberapa waktu lalu.(Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Nasional

Dirut Agrinas Pangan Tak Tahu Soal Pengadaan Kipas Rp 1,8 T

oleh Editor : Memoarto
24 Juli 2026
Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan
Nasional

Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
FOKUS PENDIDIKAN: Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan memberikan keterangan terkait rencana pembangunan 10 kampus URI. (Foto: Biro Sekretariat Presiden)
Pendidikan

Pemerintah Akan Bangun 10 Universitas Republik Indonesia

oleh Editor : Memoarto
23 Juli 2026
KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las
Peristiwa

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Ajil Ditto Wujudkan Impian Bermain Dengan Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’

Ajil Ditto Wujudkan Impian Bermain Dengan Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’

24 Juli 2026
IHDC Soroti Empat Faktor Kesehatan yang Berpotensi Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak Indonesia

IHDC Soroti Empat Faktor Kesehatan yang Berpotensi Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak Indonesia

23 Juli 2026
TULOLA, BCA, dan Pertamina Hadirkan Kawan Nusantara 2026, Angkat Tema “Evolusi” Warisan Budaya Indonesia

TULOLA, BCA, dan Pertamina Hadirkan Kawan Nusantara 2026, Angkat Tema “Evolusi” Warisan Budaya Indonesia

23 Juli 2026
KEWENANGAN LUAS: Armada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat seremonial serah terima beberapa waktu lalu.(Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Dirut Agrinas Pangan Tak Tahu Soal Pengadaan Kipas Rp 1,8 T

24 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4020 shares
    Share 1608 Tweet 1005
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    584 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya