Selasa, 16 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

BI Pastikan Terus Jaga Stabilitas Rupiah Saat Dolar AS Nyaris Sentuh Rp18.000

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
3 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
BI Pastikan Terus Jaga Stabilitas Rupiah Saat Dolar AS Nyaris Sentuh Rp18.000

Foto: dok provices group

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Bank Indonesia (BI) menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang semakin mendekati level Rp18.000 per dolar AS. Otoritas moneter memastikan berbagai instrumen kebijakan akan terus dioptimalkan guna meredam gejolak di pasar keuangan dan menjaga kepercayaan pelaku ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menyusul melemahnya rupiah dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat nilai tukar mata uang Garuda menghadapi tekanan seiring menguatnya dolar AS di pasar global.

“BI terus berada di pasar dengan mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan menjaga kecukupan likuiditas valas guna turut mendukung stabilitas pasar keuangan,” ujar Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Menurut Denny, Bank Indonesia terus mencermati berbagai perkembangan yang terjadi di pasar keuangan global maupun domestik. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia.

Artikel Terkait

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

Bank sentral juga menegaskan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memperkuat ketahanan eksternal Indonesia. Upaya tersebut mencakup intervensi di pasar valuta asing, pengelolaan likuiditas, hingga berbagai kebijakan moneter yang dinilai sesuai dengan kondisi pasar.

Penguatan dolar AS belakangan ini tidak hanya dirasakan Indonesia, tetapi juga sejumlah negara berkembang lainnya. Mata uang Negeri Paman Sam mendapatkan dukungan dari berbagai sentimen global, termasuk kebijakan moneter Amerika Serikat dan dinamika ekonomi internasional.

Akibat tekanan tersebut, nilai tukar rupiah terus bergerak melemah dan mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Pergerakan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi biaya impor, harga barang, hingga aktivitas investasi.

Bank Indonesia menegaskan bahwa menjaga stabilitas pasar keuangan tetap menjadi prioritas utama. Selain memastikan mekanisme pasar berjalan secara sehat, BI juga berupaya menjaga ketersediaan likuiditas valuta asing agar kebutuhan pelaku usaha dan investor tetap terpenuhi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi dampak volatilitas pasar dan menjaga kepercayaan terhadap perekonomian nasional. Stabilitas nilai tukar juga menjadi faktor penting dalam menjaga inflasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Di tengah tekanan terhadap rupiah, pelaku usaha dan masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mencermati perkembangan ekonomi secara objektif. Bank Indonesia meyakini fundamental ekonomi Indonesia tetap memiliki daya tahan yang kuat untuk menghadapi dinamika global yang terjadi saat ini.

Dengan berbagai instrumen kebijakan yang dimiliki, BI optimistis dapat menjaga stabilitas pasar keuangan sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih berlangsung.(dhil)

Topik: BIdolar as

TerkaitBerita

Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini
Ekonomi

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:
Ekonomi

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa
Ekonomi

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

15 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya