Sabtu, 25 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca 24 Jam di Ibu Kota Nusantara

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
10 Agustus 2024
in Nasional
A A
0
BMKG
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama 24 jam penuh di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Operasi ini bertujuan untuk mengendalikan potensi awan penghujan yang dapat mengganggu pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Operasi Modifikasi Cuaca 24 jam nonstop ini merupakan yang pertama di Indonesia, bahkan di dunia,” ujar Tri Handoko Seto, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, pada Jumat (9/8/2024).

Tri Handoko menjelaskan, operasi ini membutuhkan konsentrasi tinggi dari seluruh personel yang terlibat, termasuk petugas meteorologi dan modifikasi cuaca BMKG, awak penerbangan pesawat, dan otoritas bandara. Hal ini untuk memastikan operasi berjalan lancar dan efektif.

Operasi ini dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur penting di IKN, seperti Istana Kepresidenan, Bandar Udara VVIP IKN, dan jalan tol menuju kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) IKN. Selain itu, operasi ini juga untuk mendukung kesiapan pelaksanaan kegiatan kenegaraan, termasuk perayaan Hari Ulang Tahun Indonesia ke-79 pada 17 Agustus mendatang.

Artikel Terkait

Pramono Anung Bentuk Tim Investigasi Usai Temukan Dugaan Kesalahan Konstruksi SDN Kebayoran Lama Selatan 09

Setjen MPR RI Gelar Forum Konsultasi Publik di Tangerang, Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Keterbukaan Informasi

Lestari Moerdijat: Mendidik Adalah Tindakan Optimisme untuk Menjamin Masa Depan Bangsa

Berdasarkan data meteorologi BMKG selama 30 tahun terakhir (1991-2020), curah hujan di wilayah IKN memiliki pola hujan dengan intensitas di atas 150 mm per bulan sepanjang tahun. Hujan dapat terjadi pada pagi, sore, malam, dan dini hari. Mengingat kondisi ini, BMKG memutuskan untuk meningkatkan intensitas OMC yang sebelumnya dilakukan hanya pada pagi dan siang hari, menjadi 24 jam penuh.

“Jika hujan terjadi sepanjang hari, proses pembangunan infrastruktur utama di IKN tidak akan berjalan optimal,” jelas Tri Handoko.

Pada periode 4-18 Juli, rasio keberhasilan OMC mencapai 70 persen, dengan total 29 jam hujan dari 186 jam operasional. Namun, pada periode 19 Juli-2 Agustus, rasio keberhasilan meningkat menjadi 97 persen, dengan hanya enam jam hujan dari total 354 jam operasional.

Operasi modifikasi cuaca ini dipusatkan di Bandara APT Pranoto Samarinda, dengan menggunakan dua pesawat Cessna Caravan 208B milik Smart Cakrawala Aviation untuk mencegat awan hujan yang memasuki wilayah IKN. Hingga saat ini, BMKG telah melakukan 213 sorti penerbangan dan menggunakan sekitar 200 ton bahan Natrium Klorida (NaCl) dan CaO untuk penyemaian awan.

“Sebelum kami melakukan operasi 24 jam, tingkat keberhasilan mencapai 70 persen. Namun, setelah eskalasi operasi 24 jam, efektivitasnya meningkat di atas 95 persen,” ungkap Tri Handoko.

Operasi Modifikasi Cuaca selama 24 jam ini diharapkan dapat mengurangi potensi hujan di kawasan IKN, sehingga proses pembangunan infrastruktur dapat berjalan lancar tanpa gangguan cuaca.(hai)

Topik: BMKGModifikasi Cuaca

TerkaitBerita

Pramono Anung Bentuk Tim Investigasi Usai Temukan Dugaan Kesalahan Konstruksi SDN Kebayoran Lama Selatan 09
Peristiwa

Pramono Anung Bentuk Tim Investigasi Usai Temukan Dugaan Kesalahan Konstruksi SDN Kebayoran Lama Selatan 09

oleh Editor : Affandy
25 Juli 2026
Setjen MPR RI Gelar Forum Konsultasi Publik di Tangerang, Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Keterbukaan Informasi
Nasional

Setjen MPR RI Gelar Forum Konsultasi Publik di Tangerang, Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Keterbukaan Informasi

oleh Editor : Affandy
25 Juli 2026
Lestari Moerdijat: Mendidik Adalah Tindakan Optimisme untuk Menjamin Masa Depan Bangsa
Nasional

Lestari Moerdijat: Mendidik Adalah Tindakan Optimisme untuk Menjamin Masa Depan Bangsa

oleh Editor : Affandy
25 Juli 2026
MPR RI Perkuat Pelayanan Publik, Budi Muliawan: Keterbukaan dan Evaluasi Jadi Kunci Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat
Nasional

MPR RI Perkuat Pelayanan Publik, Budi Muliawan: Keterbukaan dan Evaluasi Jadi Kunci Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

oleh Editor : Affandy
24 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Mudah Daftar dan Praktis Terima Pembayaran Digital

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Mudah Daftar dan Praktis Terima Pembayaran Digital

25 Juli 2026
Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

25 Juli 2026
Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

25 Juli 2026
Pramono Anung Bentuk Tim Investigasi Usai Temukan Dugaan Kesalahan Konstruksi SDN Kebayoran Lama Selatan 09

Pramono Anung Bentuk Tim Investigasi Usai Temukan Dugaan Kesalahan Konstruksi SDN Kebayoran Lama Selatan 09

25 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4040 shares
    Share 1616 Tweet 1010
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya