koranindopos.com – Jakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi terbaru terkait Siklon Tropis Taliah yang tengah mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia. Siklon ini diketahui bergerak menjauhi wilayah Indonesia, namun masih berpotensi membawa dampak cuaca ekstrem di beberapa daerah.
Dalam keterangan resminya pada Sabtu (8/2/2025), BMKG menyatakan bahwa kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Taliah diprediksi akan meningkat dalam 24 jam ke depan. Meskipun demikian, siklon ini tetap berada dalam kategori satu dan terus bergerak ke arah Barat-Barat Daya, menjauhi Indonesia.
BMKG melakukan analisis berdasarkan pemantauan pada Jumat (7/2) pukul 19.00 WIB. Siklon Tropis Taliah terdeteksi berada di Samudera Hindia barat daya Banten, tepatnya di koordinat 16,2 derajat Lintang Selatan (LS) dan 98,1 derajat Bujur Timur (BT). Dengan pergerakan yang semakin menjauhi Indonesia, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak tidak langsung yang ditimbulkan.
Meskipun siklon ini bergerak menjauh, BMKG memperingatkan bahwa dampaknya masih dapat dirasakan di beberapa wilayah Indonesia. Potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Selain itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter di perairan selatan Jawa hingga Bali.
Siklon tropis adalah badai dengan kekuatan besar yang terbentuk di atas perairan hangat dengan suhu permukaan air laut lebih dari 26,5°C. Siklon ini memiliki angin kencang yang berputar di dekat pusatnya dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam. Umumnya, siklon tropis dapat bertahan antara 3 hingga 18 hari sebelum melemah atau punah ketika memasuki perairan yang lebih dingin atau daratan.
BMKG terus memantau perkembangan Siklon Tropis Taliah dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta mengikuti informasi terkini melalui kanal resmi BMKG. Para nelayan dan masyarakat yang berada di pesisir selatan Jawa hingga Bali diharapkan untuk berhati-hati terhadap potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem yang dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Dengan pemantauan yang terus dilakukan, BMKG berkomitmen untuk memberikan informasi cuaca yang akurat dan terkini guna memastikan keselamatan masyarakat.(dhil)










