Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

BMKG Waspadai Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon 93S

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
14 Desember 2025
in Nasional
A A
0
BMKG
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak tidak langsung Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon 93S yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Deputi Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan, Siklon Tropis Bakung diperkirakan masih aktif hingga pertengahan Desember 2025. Bahkan, intensitas siklon tersebut diproyeksikan meningkat dalam beberapa hari ke depan meskipun pergerakannya menjauhi wilayah daratan Indonesia.

“Tanggal 15 Desember kita masih memprediksi bahwa Siklon Tropis Bakung itu masih aktif, bahkan meningkat menjadi kategori dua. Artinya kecepatan angin mencapai 55 knot dan tekanannya 986 hektopaskal,” ujar Guswanto, dikutip dari laman RRI, Sabtu (13/12/2025).

Ia menjelaskan, meski tidak melintasi wilayah Indonesia secara langsung, keberadaan Siklon Bakung dan Bibit Siklon 93S telah memengaruhi dinamika atmosfer nasional. Kombinasi kedua sistem tersebut meningkatkan potensi hujan lebat, angin kencang, serta gelombang laut tinggi, terutama di wilayah pesisir barat Sumatra dan kawasan selatan Indonesia.

Artikel Terkait

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

“Sejak terdeteksi, Siklon Bakung dan bibit siklon 93S telah memengaruhi dinamika atmosfer di Indonesia,” jelasnya.

Senada, Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menegaskan, pengaruh kedua sistem cuaca tersebut masih akan berlangsung dalam waktu dekat. BMKG meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan setidaknya dalam satu hingga tiga hari ke depan.

“Pengaruh Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon 93S ini paling tidak 1–3 hari ke depan perlu diwaspadai, terutama karena intensitas Siklon Tropis Bakung meningkat dari kategori satu,” kata Andri.

Menurutnya, dampak yang paling nyata dirasakan adalah peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang laut. Kondisi tersebut berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir.

“Perlu diwaspadai adanya peningkatan ketinggian gelombang dan angin kencang di pesisir barat Sumatra, seperti Bengkulu, Lampung hingga selatan Banten dan selatan Jawa Barat,” ujarnya.

Selain Siklon Bakung, BMKG juga memantau perkembangan Bibit Siklon 93S. Meski peluangnya berkembang menjadi siklon tropis dalam waktu dekat masih rendah, sistem ini bergerak sangat lambat dan berdampak signifikan terhadap cuaca di wilayah timur Indonesia.

“Dampaknya terutama dirasakan di Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur,” jelas Andri.

Ia menambahkan, Bibit Siklon 93S berpotensi bertahan di wilayah yang sama selama beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, BMKG terus melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi kemungkinan peningkatan intensitas dan dampak lanjutan bagi masyarakat. (hai)

Topik: BMKG

TerkaitBerita

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026
Nasional

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng
Peristiwa

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani
Nasional

BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis
Nasional

Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Peningkatan Kualitas Hidup Warga Pati Lewat Program RSLH Program Rumah Sederhana Layak

Peningkatan Kualitas Hidup Warga Pati Lewat Program RSLH Program Rumah Sederhana Layak

24 Oktober 2026
Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

24 Oktober 2026
TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

24 Oktober 2026
KOLABORASI AKTIF: Country Director usmile Indonesia dan Malaysia Michelle secara simbolis meresmikan kolaborasi dengan Raditya Dika sebagai brand ambassador saat press conference di Jakarta pada Jumat (23/10/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Usmile Indonesia Gandeng Raditya Dika Jadi Brand Ambassador

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5046 shares
    Share 2018 Tweet 1262
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya