Jumat, 17 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Ekonomi

BPD Diminta Lebih Aktif Saat Ruang Fiskal Daerah Menyempit

Editor : Akula oleh Editor : Akula
16 April 2026
in Ekonomi, Bisnis
0
BPD Diminta Lebih Aktif Saat Ruang Fiskal Daerah Menyempit

Acara The Asian Post Best Regional Champion Forum 2026

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Solo — Tekanan terhadap keuangan daerah menjadi sorotan dalam pertemuan para pelaku industri perbankan daerah di Solo. Berkurangnya ruang fiskal dinilai dapat memengaruhi kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.

Dalam kondisi tersebut, Bank Pembangunan Daerah (BPD) dinilai perlu mengambil peran lebih besar, tidak hanya sebagai penyalur dana, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi di daerah.

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, menyebut bahwa kekuatan ekonomi daerah tidak bisa lagi hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Ke depan, kekuatan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh APBD, tetapi juga oleh seberapa kuat BPD mampu mengelola, menggerakkan, dan mengakselerasi aliran dana di daerah,” ujar Agus dalam The Asian Post Best Regional Champion Forum 2026, Kamis (16/4).

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Tergelincir Setelah Kenaikan Tajam Dua Hari Terakhir

Kemnaker dan TikTok Kerjasama Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan di Level Rp 17.124

Menurutnya, selama ini peran BPD masih cenderung terbatas. Padahal, dengan posisi strategisnya, BPD dapat berkontribusi lebih luas dalam menjaga stabilitas keuangan daerah.

“BPD tidak boleh hanya menjadi tempat parkir dana pemerintah daerah. BPD harus naik kelas menjadi orkestrator pengelolaan keuangan daerah,” katanya.

Ia juga menyinggung tekanan terhadap Transfer ke Daerah (TKD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kondisi ini dinilai berpotensi mempersempit ruang belanja daerah dan berdampak pada aktivitas ekonomi lokal.

IMG 20260416 WA0036 - BPD Diminta Lebih Aktif Saat Ruang Fiskal Daerah Menyempit
Acara The Asian Post Best Regional Champion Forum 2026

Namun, Agus melihat situasi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat fungsi BPD.

“Tantangan ini justru merupakan momentum bagi BPD untuk mengoptimalkan pengelolaan dana daerah dan memperkuat intermediasi ke sektor produktif,” ujarnya.

Selain itu, Agus menekankan pentingnya penguatan tata kelola dan manajemen risiko di tubuh BPD. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap perbankan daerah.

Transformasi digital juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kinerja, terutama untuk meningkatkan efisiensi layanan dan memperluas jangkauan ke masyarakat.

“Di tengah keterbatasan fiskal, BPD adalah solusi, bukan sekadar pelengkap,” kata Agus.

Forum yang dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah dan pimpinan BPD dari berbagai daerah ini juga menyoroti pentingnya kerja sama antar pihak.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan industri perbankan dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Melalui forum tersebut, diharapkan BPD dapat memperkuat perannya sebagai salah satu instrumen pendukung pembangunan daerah di tengah tantangan fiskal yang terus berkembang. (RIS/Akula)

Topik: BPDThe Asian Post Best Regional Champion Forum 2026

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Tergelincir Setelah Kenaikan Tajam Dua Hari Terakhir
Bisnis

Harga Emas Antam Tergelincir Setelah Kenaikan Tajam Dua Hari Terakhir

oleh Editor : Affandy
16 April 2026
Kemnaker dan TikTok Kerjasama Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Bisnis

Kemnaker dan TikTok Kerjasama Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

oleh Editor : Anggoro
16 April 2026
Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan di Level Rp 17.124
Bisnis

Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan di Level Rp 17.124

oleh Editor : Affandy
15 April 2026
HUBUNGAN BILATERAL: Para pihak usai penandatanganan MoU antara Nextgen Kreatif, creative hub pendidikan nonformal, dan YOU-I JAPAN Co., Ltd di Gedung WTC3 Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Bisnis

Nextgen Kreatif Buka Peluang Berkarya di Industri Fesyen Jepang

oleh Editor : Memoarto
14 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kementerian P2MI Pastikan Penanganan Kendala Pengiriman Barang Almarhum Reza Valentino Simamora Berjalan Transparan dan Akuntabel

Kementerian P2MI Pastikan Penanganan Kendala Pengiriman Barang Almarhum Reza Valentino Simamora Berjalan Transparan dan Akuntabel

16 April 2026
TEKNOLOGI OTOMATISASI: Business Development Manager Indonesia Q-SYS Aldila Lukman saat peluncuran Q-SYS Experience Center di Melodia Experience Center, Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Kamis (16/4/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Q-SYS Experience Center, Pelopor Pusat Edukasi Teknologi Terintegrasi 

16 April 2026
Dugaan Pelecehan di FH UI, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez Dorong Pendampingan Korban

Dugaan Pelecehan di FH UI, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez Dorong Pendampingan Korban

16 April 2026
KP2MI Ubah Skema Penempatan PMI dari Non-Skill ke Skilled Workforce

KP2MI Ubah Skema Penempatan PMI dari Non-Skill ke Skilled Workforce

16 April 2026

Terpopuler

  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2795 shares
    Share 1118 Tweet 699
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    622 shares
    Share 249 Tweet 156
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • “Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya