Jumat, 9 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

KP2MI Ubah Skema Penempatan PMI dari Non-Skill ke Skilled Workforce

Editor : Doe oleh Editor : Doe
16 April 2026
in Nasional
A A
0
KP2MI Ubah Skema Penempatan PMI dari Non-Skill ke Skilled Workforce
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mulai melakukan transformasi besar dalam skema penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), dari yang sebelumnya didominasi tenaga kerja non-skill menjadi tenaga kerja profesional berbasis kompetensi (skilled workforce).

Perubahan paradigma ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing PMI di pasar global sekaligus memperkuat pelindungan terhadap mereka. Selama ini, sebagian besar PMI bekerja di sektor informal dengan keterampilan terbatas, sehingga rentan terhadap berbagai persoalan, mulai dari perlindungan kerja hingga kepastian upah.

Screenshot 20260416 130526 Gallery - KP2MI Ubah Skema Penempatan PMI dari Non-Skill ke Skilled Workforce
Menteri Mukhtarudin foto Bersama para Rektor Perguruan Tinggi di Indonesia ( foto: doe)

Hal itu disampaikan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin dalam sambutannya setelah Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dengan berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia,   Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani di  Kantor KP2MI Aula Abdurrahman Wahid Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Lebih jauh Mukhtarudin menegaskan bahwa ke depan, penempatan PMI harus berbasis pada kompetensi yang terukur dan sesuai dengan kebutuhan industri di negara tujuan.

Artikel Terkait

Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas

Kebakaran di Kramat Pulo Jakpus Hanguskan 50 Rumah, Tidak Ada Korban Jiwa

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Bantah Terima Uang dalam Kasus Korupsi Tambang Nikel

“Transformasi ini penting agar PMI tidak lagi dipandang sebagai pekerja non-skill, tetapi sebagai tenaga profesional yang memiliki keahlian dan standar kerja internasional,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, KP2MI memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan lembaga pelatihan vokasi, untuk menyiapkan calon PMI yang siap kerja. Program yang dikembangkan mencakup pelatihan bahasa asing, peningkatan keterampilan teknis, hingga sertifikasi kompetensi yang diakui secara global.

Transformasi menuju skilled workforce ini juga diharapkan mampu membuka akses ke sektor-sektor pekerjaan dengan nilai tambah lebih tinggi, seperti manufaktur, kesehatan, hospitality, hingga teknologi. Dengan demikian, PMI tidak hanya mendapatkan perlindungan yang lebih baik, tetapi juga peluang peningkatan kesejahteraan.

KP2MI menilai bahwa perubahan ini akan berdampak langsung pada peningkatan citra tenaga kerja Indonesia di mata dunia. Selain itu, kontribusi PMI terhadap perekonomian nasional, khususnya melalui remitansi, juga diproyeksikan akan meningkat seiring dengan naiknya kualitas dan pendapatan pekerja.

Melalui langkah ini, KP2MI menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya generasi baru Pekerja Migran Indonesia yang profesional, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat global. Pendekatan baru ini juga menekankan pada konsep link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri internasional.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap PMI yang berangkat sudah memiliki skill yang relevan dan siap bersaing. Ini bukan hanya soal penempatan, tetapi juga tentang kualitas dan keberlanjutan karier mereka,” pungkas Mukhtarudin. (*doe)

TerkaitBerita

Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas
Nasional

Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas

oleh Editor : Akula
9 Oktober 2026
Kebakaran di Kramat Pulo Jakpus Hanguskan 50 Rumah, Tidak Ada Korban Jiwa
Peristiwa

Kebakaran di Kramat Pulo Jakpus Hanguskan 50 Rumah, Tidak Ada Korban Jiwa

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Bantah Terima Uang dalam Kasus Korupsi Tambang Nikel
Nasional

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Bantah Terima Uang dalam Kasus Korupsi Tambang Nikel

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
Kabut Asap Karhutla Ganggu 3 Penerbangan di Bandara Palembang
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu 3 Penerbangan di Bandara Palembang

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari

9 Oktober 2026
Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas

Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas

9 Oktober 2026
Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana

Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana

9 Oktober 2026
Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4939 shares
    Share 1976 Tweet 1235
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya