Senin, 26 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

BPOM Temukan Penyalahgunaan Obat Terbatas, 1 Miliar Tablet Disita

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 Desember 2024
in Nasional
A A
0
bpom
Share on FacebookShare on Twitter
koranindopos.com – Jakarta. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) mengungkapkan temuan besar terkait penyalahgunaan obat-obat terbatas (OOT), yang banyak diproduksi secara ilegal di beberapa wilayah, termasuk Semarang di Jawa Tengah dan Bandung di Jawa Barat. BPOM menyebutkan bahwa kelompok usia remaja dan anak sekolah menjadi target utama dalam penyalahgunaan OOT ini.

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, dalam konferensi pers yang diadakan pada Jumat (13/12/2024), mengungkapkan bahwa barang bukti yang ditemukan oleh pihaknya di sejumlah lokasi penyalahgunaan tersebut mencakup produk jadi yang mencapai jumlah fantastis, yaitu 1 miliar tablet. Produk-produk ini termasuk obat yang sering disalahgunakan, seperti Tramadol, yang digunakan tanpa resep medis, mengarah pada kecanduan dan efek samping serius.

Taruna Ikrar mengingatkan masyarakat, terutama orang tua dan pendidik, mengenai bahaya penggunaan OOT ini, yang dapat menyebabkan dampak fatal seperti halusinasi, kerusakan fisik, hingga kecanduan yang setara dengan narkotika. Penyalahgunaan obat-obat ini tidak hanya merusak kesehatan individu tetapi juga meningkatkan risiko perilaku kriminal dan masalah sosial lainnya.

BPOM terus melakukan pengawasan dan penyelidikan untuk mengungkap jaringan produksi dan distribusi obat ilegal ini, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan obat. Taruna juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap peredaran obat yang tidak terdaftar secara resmi dan hanya dapat dibeli dengan resep dokter.

Kejadian ini menegaskan pentingnya upaya bersama dalam melawan peredaran obat-obat terlarang dan memastikan bahwa anak-anak serta remaja terlindungi dari risiko kesehatan yang merugikan akibat penyalahgunaan obat.(dhil)

Artikel Terkait

Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU

Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari

Atasi Akar Masalah Kampung Narkoba, Mendagri Ungkap Target Bedah 450.000 Rumah Tak Layak Huni

Topik: BPOMobat terlarang

TerkaitBerita

Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU
Peristiwa

Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari
Nasional

Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Atasi Akar Masalah Kampung Narkoba, Mendagri Ungkap Target Bedah 450.000 Rumah Tak Layak Huni
Nasional

Atasi Akar Masalah Kampung Narkoba, Mendagri Ungkap Target Bedah 450.000 Rumah Tak Layak Huni

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
BANTUAN SOSIAL: Pemberian Dana Bantuan RLH dari Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara kepada salah seorang penerima manfaat I Nyoman Mertha Yasa di Jalan Tukad Balian, Kota Denpasar, Bali pada Sabtu (24/10/2026). (Foto: Dok./Pemkot Denpasar)
Peristiwa

Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Perbaikan 22 Rumah Layak Huni

oleh Editor : Memoarto
25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya