Koranindopos.com, Jakarta – Film GJLS: Berapi-Api menghadirkan gambaran berbeda tentang sosok pemadam kebakaran melalui kehadiran tiga karakter perempuan yang tergabung dalam Regu Algojo Api. Diperankan oleh Carissa Perusset, Aurra Kharisma, dan Indira Ayu Maharani atau Inayma, ketiganya menjadi figur penting yang memegang kendali atas pelatihan hingga penanganan situasi darurat dalam cerita. Film komedi aksi keluarga ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 5 November 2026.
Dalam film tersebut, Regu Algojo Api digambarkan sebagai unit taktis elite yang memiliki tanggung jawab menghadapi situasi berbahaya. Di tengah keberadaan Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, tiga karakter perempuan justru tampil sebagai sosok yang lebih disiplin dan berpengalaman dalam menjalankan tugas. Kehadiran mereka menjadi bagian dari dinamika cerita yang mempertemukan aksi penyelamatan dengan komedi khas trio GJLS.
Carissa Perusset dipercaya memerankan Bondan, seorang komandan lapangan yang tegas, taktis, dan memiliki standar tinggi terhadap anak buahnya. Karakter tersebut menuntut Carissa menampilkan sisi berbeda dari peran-peran drama romantis yang pernah dijalaninya. Dalam cerita, Bondan bertanggung jawab mengawasi prosedur operasional sekaligus melatih trio GJLS agar mampu menjalankan tugas sebagai anggota pemadam kebakaran.
Sementara itu, Aurra Kharisma memerankan anggota Algojo Api yang bertugas melatih kemampuan fisik para juniornya. Aktris yang dikenal sebagai Miss Grand Indonesia 2020 tersebut digambarkan memiliki standar latihan ketat, terutama ketika berhadapan dengan Rigen yang kerap kesulitan mengikuti tuntutan latihan. Perannya menghadirkan situasi komedi melalui kontras antara kedisiplinan instruktur dan tingkah trio GJLS yang sering kali tidak sesuai harapan.
Karakter perempuan ketiga dimainkan oleh Indira Ayu Maharani atau Inayma. Ia digambarkan sebagai personel yang menguasai penggunaan peralatan berat dan strategi evakuasi darurat. Kemampuan membaca situasi menjadi salah satu aspek penting dari karakternya, terutama ketika tim menghadapi kondisi yang membutuhkan keputusan cepat. Kehadiran Inayma melengkapi pembagian peran dalam Regu Algojo Api, yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga perhitungan dan ketepatan strategi.
Bagi Carissa, keterlibatannya dalam GJLS: Berapi-Api menjadi pengalaman tersendiri karena ia harus beradaptasi dengan genre komedi. Ia juga tertarik pada karakter Bondan karena peran tersebut menawarkan perspektif berbeda mengenai perempuan dalam profesi pemadam kebakaran.
“Sebenarnya ini challange buatku karena aku jarang banget berperan di film komedi. Tapi aku langsung tertarik sama karakter Bondan, karena ketika kita bicara tentang pemadam kebakaran, jarang terpikir sosok perempuan. Di film ini, stigma tersebut dipatahkan,” kata Carissa.
Kehadiran ketiga karakter tersebut turut memberikan warna pada hubungan antarpemain. Alih-alih menempatkan perempuan sebagai sosok yang hanya membutuhkan pertolongan, film ini menggambarkan mereka sebagai mentor, pengambil keputusan, dan anggota tim yang memiliki kemampuan untuk menghadapi situasi berisiko. Dinamika itu menjadi salah satu sumber komedi ketika Rigen, Rispo, dan Hifdzi berusaha menunjukkan kemampuan di hadapan para senior mereka.
Di luar unsur hiburan, penggambaran para perempuan Algojo Api juga membawa perhatian pada peran perempuan dalam pekerjaan yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Pemadam kebakaran dituntut memiliki kemampuan bekerja di bawah tekanan, memahami prosedur keselamatan, serta mengambil keputusan dalam situasi darurat. Meski karakter dalam film merupakan bagian dari cerita fiksi, penggambaran tersebut membuka ruang bagi penonton untuk melihat bahwa keberanian dan keterampilan tidak terbatas pada satu gender.
Dipersembahkan oleh Amadeus Sinemagna dan GJLS Entertainment, GJLS: Berapi-Api menggabungkan komedi, aksi, dan dinamika persahabatan melalui kisah trio GJLS yang harus menghadapi kedisiplinan Regu Algojo Api. Selain Carissa Perusset, Aurra Kharisma, dan Inayma, film ini turut dibintangi sejumlah pemain lain, termasuk Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha. (BRG/Hend)










