Koranindopos.com – Jakarta. Detoksifikasi merupakan proses pembuangan racun secara alami dari tubuh, setiap hari organ hati, ginjal, usus dan sistem limfatik melakukan penetralan dari zat-zat beracun atau toksin atau zat-zat yang tidak diperlukan bagi tubuh. Zat tersebut dapat berasal dari makanan yang dikonsumsi, udara yang dihirup, kosmetik yang dipakai dan masih banyak lagi. Akan berbahaya bagi tubuh bila dibiarkan secara terus menerus.
Detoksifikasi diyakini dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar, mengingat setiap harinya tubuh bersentuhan langsung dengan zat-zat yang dapat membahayakan bagi tubuh. Detoks dapat dilakukan secara alami pada saat tidur dengan catatan tidur kamu berkualitas, karena saat tidur yang berkualitas saluran pencernaan kosong sehingga tubuh fokus detoks alami.
Namun, ada keterbatasan tubuh dalam menyaring zat-zat beracun tersebut. Berikut adalah tanda-tanda tubuh yang perlu detoksifikasi, mudah lelah, kurang fokus, sering mengantuk dan tidak bersemangat.

Ada juga berat badan yang mudah naik tapi sulit turun, gangguan pencernaan seperti mual, sembelit, kembung, sering pusing secara tiba-tiba tanpa sebab, gangguan tidur seperti insomnia, mudah muncul masalah pada kulit, siklus haid yang tidak teratur, perubahan suasana hati secara drastis dan masih banyak lainnya.
Detoksifikasi yang optimal akan menghasilkan hormone, imunitas, dan metabolisme yang seimbang sehingga tubuh akan lebih cerdas dalam mengatasi dan mencegah penyakit secara alami.
Banyak supplemen yang bisa memaksimalkan proses detoksifikasi, salah satunya NF CMP, merupakan suplemen herbal khusus untuk mendetoksifikasi tubuh lebih praktis dan mudah. Mengandung daun Kelor (Moringa Oleifera), NF CMP mempunyai segudang manfaat.
“Kebanyakan orang Indonesia hanya tahu mitosnya saja dari daun kelor, sedangkan faktanya banyak yang tidak tahu. Padahal berbagai jurnal sudah menemukan Kandungan nutrisi seperti protein, vitamin C, kalium, vitamin A, dan zat besi pada daun kelor yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sumber bahan pangan lain,” beber dr. Rianti Maharani, M.Si, Ahli herbal Medik dalam siaran pers.
Lebih lanjut dr. Rianti mengatakan, berbagai jurnal sudah menemukan kandungan nutrisi seperti protein, vitamin C, kalium, vitamin A, dan zat besi pada daun kelor yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sumber bahan pangan lain.
“Selain zat gizi daun kelor juga mengandung antioksidan diantaranya quercetin dan asam klogorogenat yang terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah,” jelas dr. Rianti.
Agar mendapatkan hasil yang maksimal, dianjurkan mengkonsumsi NF CMP yang tidak menggunakan bahan pengawet ini satu hari sekali.










