Koranindopos.com – JAKARTA – Perayaan Songkran di Thailand kembali diwarnai kabar duka. Di tengah kemeriahan festival air yang menjadi tradisi tahunan tersebut, angka kecelakaan lalu lintas masih tergolong tinggi, dengan ratusan korban jiwa tercatat selama periode perayaan tahun ini.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari berbagai sumber pada Senin (20/4/2026), jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan raya mencapai 242 orang. Meski demikian, angka ini sebenarnya menunjukkan penurunan sekitar 9,7 persen dibandingkan rata-rata tiga tahun sebelumnya.
Data juga mencatat total 1.242 kecelakaan lalu lintas terjadi selama periode 10 hingga 16 April 2026. Angka tersebut turun cukup signifikan, yakni sekitar 35,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Penurunan ini mengindikasikan adanya perbaikan dalam upaya keselamatan, meski risiko tetap tinggi.
Laporan dari media lokal menyebutkan bahwa Bangkok menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi, dengan 21 orang meninggal dunia akibat kecelakaan selama masa festival.
Songkran dikenal sebagai salah satu festival terbesar di Thailand yang menarik jutaan wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang juga kerap meningkatkan risiko kecelakaan, terutama akibat kepadatan lalu lintas dan perilaku berkendara yang kurang aman.
Pemerintah Thailand secara rutin menggelar kampanye keselamatan dan meningkatkan pengawasan selama periode ini. Meski terdapat penurunan angka kecelakaan tahun ini, peristiwa tersebut tetap menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama di tengah perayaan besar.(dhil)










