Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Diresmikan dengan Simbol Mangkuk Bakso, Buku Baru Aminudin Aziz Ungkap Akar Perjuangan di Balik Karier Akademiknya

Editor : Akula oleh Editor : Akula
18 November 2025
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Diresmikan dengan Simbol Mangkuk Bakso, Buku Baru Aminudin Aziz Ungkap Akar Perjuangan di Balik Karier Akademiknya
Share on FacebookShare on Twitter

KoranIndopos.com, Jakarta — Peluncuran buku “Visi Anak Pasar: Catatan Kecil Kehidupan E. Aminudin Aziz” menghadirkan momen yang tidak biasa. Kepala Perpustakaan Nasional RI, E. Aminudin Aziz, memilih memukul mangkuk bakso sebagai penanda rilis bukunya, Senin (17/11/2025). Gestur itu menjadi pengingat perjalanan panjangnya sebagai penjual bakso saat menempuh pendidikan linguistik di Monash University, Australia.

Di balik simbol sederhana tersebut, buku ini menghadirkan potret perjuangan yang membentuk cara Aminudin memandang hidup dan pekerjaannya. Mulai dari tidur di pasar hingga mengantar agar-agar untuk membantu pemasukan keluarga, pengalaman itulah yang ia sebut sebagai fondasi yang tidak pernah lepas dari langkahnya di dunia akademik hingga kepemimpinan nasional.

“Saya pernah ditidurkan di pasar, menangis di pasar, mengantar agar-agar hingga jatuh dan dimarahi. Tapi kemiskinan bukan penghalang. Jangan pernah putus asa dengan cita-cita,” pesannya.

Dalam acara bedah buku, sastrawan dan sosiolog Okky Madasari menilai bahwa kisah dalam buku tersebut memperlihatkan pola kepemimpinan yang lahir dari pengalaman hidup nyata. Ia menyebut karakter tersebut sebagai lima fondasi kepemimpinan Aminudin.

Artikel Terkait

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap

Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

“Menyiasati tradisi bukan berarti membangkang atau melanggar aturan. Ini tentang mencari solusi terbaik dengan tetap memiliki visi ke depan. Contohnya ketika ia memilih kembali melanjutkan studi meski baru mendapatkan posisi pekerjaan,” ujarnya.

Okky juga menyoroti keteguhan Aminudin untuk selalu bergerak meski berada dalam kondisi sulit. “Kalau punya cita-cita, harus cari jalan,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa konsistensi menjadi bagian penting dari perjalanan Aminudin. “Ia menunjukkan konsistensi dalam belajar dan bekerja hingga menjadi salah satu profesor muda di Universitas Pendidikan Indonesia,” ungkapnya.

Okky melihat dorongan untuk bekerja melampaui target sebagai karakter lain yang signifikan. “Kalau hanya ingin selesai, kita tidak akan ke mana-mana,” terangnya.

IMG 20251118 WA0001 - Diresmikan dengan Simbol Mangkuk Bakso, Buku Baru Aminudin Aziz Ungkap Akar Perjuangan di Balik Karier Akademiknya

Karakter terakhir adalah kesiapannya menghadapi ketidakpastian hidup. Menurut Okky, buku ini memperlihatkan bagaimana Aminudin tidak berhenti berusaha meski kondisi sering tidak dapat diprediksi.

Pengamat sosial sekaligus senior Aminudin di Monash University, Fachry Ali, juga memberikan pandangan setelah membaca buku tersebut. “Ada refleksi yang sangat personal dan menyentuh,” ungkapnya.

Aminudin menyampaikan bahwa buku ini awalnya hanya ditulis untuk keluarga. “Saya selalu bilang kepada anak-anak saya bahwa apa yang mereka lihat hari ini tidak terjadi begitu saja. Ada perjuangan yang panjang. Saya lahir dari keluarga biasa. Tidak ada privilege apa-apa,” ungkapnya.

Naskah awal yang terdiri dari 31 bab kemudian berkembang mengikuti perjalanan hidupnya, termasuk kisah tentang kehilangan orang-orang terdekat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang selalu mendukung proses penulisan buku tersebut. “Tidak ada satu pun bab yang saya tulis pada jam kantor,” pungkasnya. (Brg/Kul)

Topik: Aminudin AzizPerpusnasVisi Anak Pasar: Catatan Kecil Kehidupan

TerkaitBerita

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan
Nasional

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap
Nasional

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com
Nasional

Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027
Nasional

Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5027 shares
    Share 2011 Tweet 1257
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya