Kamis, 10 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

DK PBB Tunda Voting Untuk Pengerahan Militer Ke Selat Hormuz

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
4 April 2026
in Internasional
A A
0
TUNDA RAPAT: Suasana rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). (Foto Ilustrasi: Getty Images via AFP/SPENCER PLATT)

TUNDA RAPAT: Suasana rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). (Foto Ilustrasi: Getty Images via AFP/SPENCER PLATT)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA-Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menunda pemungutan suara terkait rancangan resolusi dari Bahrain untuk mengamankan jalur di Selat Hormuz yang saat ini dikendalikan Iran. Resolusi Bahrain–yang merupakan sekutu dekat Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk–membuka peluang penggunaan kekuatan militer untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Menurut laporan CNN yang mengutip Reuters, pemungutan suara semula dijadwalkan pada Jumat (3/4) lalu diundur ke Sabtu (4/4) siang waktu di New York, AS. Namun, menurut sejumlah diplomat, agenda tersebut kembali ditunda hingga pekan depan tanpa tanggal pasti.

Pihak Bahrain di PBB belum memberikan tanggapan terkait dengan alasan penundaan tersebut. Sejumlah negara seperti China dan Rusia dilaporkan menolak usulan tersebut karena dinilai berpotensi memperburuk situasi. Utusan China untuk PBB, Fu Cong, menegaskan langkah tersebut akan melegitimasi penggunaan kekuatan yang melanggar hukum dan tidak pandang bulu.”Secara tak terelakkan akan memicu eskalasi situasi lebih lanjut dan membawa konsekuensi serius,” kata Fu Cong.

Dalam draf yang beredar, resolusi tersebut mengizinkan negara anggota bertindak secara individu maupun melalui kerja sama maritim multinasional. Operasi itu mencakup penggunaan kekuatan defensif di wilayah Selat Hormuz dan perairan sekitarnya, termasuk di perairan teritorial negara pesisir.

Artikel Terkait

Trump Cari Gara-Gara, Pamer Peta Kanada, Islandia, dan Greenland Tertutup Bendera AS

Israel Lancarkan Serangan Balasan Ke Lebanon, Empat Orang Tewas

Kemenlu RI Masih Dalami 8 WNI Yang Direkrut Jadi Tentara Rusia

Mandat itu dirancang berlaku selama enam bulan sejak disahkan, dengan kewajiban pelaporan berkala ke Dewan Keamanan. Meski demikian, resolusi menegaskan langkah ini hanya berlaku khusus untuk Selat Hormuz dan tidak dimaksudkan sebagai preseden hukum internasional.

Draf tersebut juga mengecam tindakan Iran yang dinilai melanggar hukum internasional serta mengancam stabilitas perdagangan dan keamanan energi global. Rencana voting ini muncul di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menghantam wilayah dekat Teheran, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai puluhan lainnya.

Sebagai balasan, Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps mengklaim menyerang pusat komputasi awan Amazon di Bahrain. Serangan itu disebut sebagai respons atas aksi pembunuhan yang dituduhkan kepada pihak lawan.

Bahrain sendiri menjadi target karena menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat, menjadikannya bagian penting dari arsitektur keamanan Washington di kawasan Teluk. Situasi Timur Tengah, terutama Selat Hormuz, memanas sebagai langkah balasan Iran yang digempur habis-habisan oleh kolaborasi AS-Israel pada akhir Februari lalu atau pertengahan Ramadan 1447 H.

Dalam peristiwa serangan pertama AS-Israel, pemimpin tertinggi Iran yakni Ayatullah Ali Khamenei. Posisi Khamenei saat ini diganti putranya, Mojtaba. Selain memblokade Selat Hormuz, Iran juga menggempur Israel dan pangkalan-fasilitas AS di negara-negara teluk sebulan terakhir sebagai balasan. (cnn/mmr)

Topik: PBB

TerkaitBerita

CARI CUAN: Presiden Donald Trump saat melempar buku pencapaian pemerintah AS. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Nathan Howard)
Internasional

Trump Cari Gara-Gara, Pamer Peta Kanada, Islandia, dan Greenland Tertutup Bendera AS

oleh Editor : Memoarto
9 September 2026
ZONA MILITER: Sejumlah personel militer Israel tampak beroperasi di wilayah Lebanon. (Foto Ilustrasi: Reuters)
Internasional

Israel Lancarkan Serangan Balasan Ke Lebanon, Empat Orang Tewas

oleh Editor : Memoarto
7 September 2026
LAPORAN INTELIJEN: Dua tentara sedang berjaga. (Foto Ilustrasi: BBC)
Internasional

Kemenlu RI Masih Dalami 8 WNI Yang Direkrut Jadi Tentara Rusia

oleh Editor : Memoarto
5 September 2026
TEPERGOK TIDUR: Presiden Amerika Serikat Donald Trump tepergok kamera sedang tertidur saat stasiun televisi Fox News menayangkan siaran langsung dari Gedung Putih. (Foto: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
Internasional

Presiden Trump Tepergok Tidur Lagi Saat Siaran Langsung

oleh Editor : Memoarto
4 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

9 September 2026
BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

9 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    850 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4457 shares
    Share 1783 Tweet 1114
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya