Koranindopos.com – JAKARTA – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) masih menunjukkan tren penguatan terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini, Rabu (20/5/2026). Mata uang Negeri Paman Sam terpantau masih bertahan di kisaran Rp 17.700.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar dolar AS berada di level Rp 17.721 atau menguat sekitar 15 poin (0,08%) dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Penguatan dolar AS terhadap rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang global yang cenderung bervariasi. Dolar AS tercatat menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia seperti dolar Australia, pound sterling, dan euro.
Namun demikian, mata uang AS tersebut justru melemah terhadap beberapa mata uang Asia, di antaranya yen Jepang, dolar Singapura, serta yuan China.
Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS masih dipengaruhi berbagai faktor global, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, kondisi geopolitik internasional, hingga sentimen pasar terhadap ekonomi global.
Analis menilai penguatan dolar AS yang bertahan di level tinggi turut memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Meski demikian, pelaku pasar masih menantikan arah kebijakan moneter global berikutnya yang diperkirakan akan memengaruhi volatilitas nilai tukar dalam beberapa waktu ke depan.(dhil)










