koranindopos.com– Depok. Citra apartemen sebagai tempat persembunyian sindikat narkoba dan praktik asusila sudah menjadi rahasia umum. Hal itu menjadi perhatian serius developer properti PT Mitra Jaya Realty (MJR). Sebagai bukti konkret turut serta dalam gerakan antinarkoba, mereka bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk merazia rutin D’orange Park Depok. Itu merupakan apartemen yang baru saja mereka launching di Jalan Raya Bogor, Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.
”Dan dia (BNN, red) bisa masuk ke dalam apartemen kita tanpa pemberitahuan. Satu tahun sekali dia bisa razia tiba-tiba. Kan, kalau apartemen biasanya kan gak boleh, harus izin dulu. Begitu izin kan bocor. Kita gak mau. Kita mau jaga, tepat kita benar-benar bersih dari narkoba,” beber Direktur Utama PT Mitra Jaya Realty Tumanggo Pittaraja kepada wartawan Senin (16/8/2022).
Menurut Tumanggo, hal tersebut juga sebagai salah satu upaya perusahaannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para investor yang memiliki unit di D’orange Park Depok. ”Unitnya naik terus, capital against –nya naik, ada rental guarantee-nya. Gak pusing, tinggal dateng lihat unitnya. Dan kita kasih 12 kali free stay setiap tahun. Hotel managementyang kelola nanti bukan hotel kecil, bintang tiga ke atas,” terang Tumanggo.
Dari sisi lokasi, Tumanggo menjelaskan, apartemen yang rencananya dibangun pada Oktober 2022 itu berada di pusat pendidikan dan ditunjang oleh moda transportasi berbasis rel seperti LRT. Kampus yang dimaksud adalah Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan Universitas Gunadarma. ”Di depan kita juga ada tol, lewat juga busway. LRT juga akan lewat di depan proyek kita. Jaraknya sekitar 100 meter dari stasiun LRT,” terang Tumanggo.
Tumanggo menjelaskan, hunian vertikal yang akan dibangun oleh Waskita Karya itu akan dibangun empat tower. Itu meliputi tiga tower apartemen yang terdiri dari 12 lantai. Dan satu tower adalah hotel yang terdiri dari 30 lantai. Itu dikombinasikan antara hotel dan apartemen. ”Yang kita pakai hotel 20 lantai. Sisanya apartemen high end,” ungkap Tumanggo. (wyu/mmr)










