Koranindopos.com, Jakarta – Band legendaris GIGI tampil berbeda dalam peresmian Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025 yang digelar oleh Unilever Indonesia bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), AFDOKGI, dan ARSGMPI. Tidak hanya membawakan lagu-lagu populer, grup musik yang berdiri sejak 1994 itu juga menghadirkan pesan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gusi lewat musik.
Kehadiran GIGI di acara ini menjadi sorotan karena band yang beranggotakan Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, dan Gusti Hendy selalu dikenal dengan identitas kuat mereka. Kali ini, mereka membawa misi baru, yakni mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada gigi dan gusi melalui cara yang menyenangkan dan mudah diterima publik.
Di momentum peresmian yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Gigi Nasional, GIGI mempersembahkan versi terbaru dari jingle ikonik Pepsodent berjudul “Aku Gigi, Mulut Rumahku”. Lagu tersebut digubah dengan pesan khusus bertajuk “Rahasia GIGI Kuat adalah GUSI yang Sehat” yang menyampaikan betapa pentingnya gusi sebagai penopang kesehatan gigi.
Menurut Armand Maulana, pemilihan nama GIGI sejak awal memang tidak lepas dari filosofi kekuatan. Ia menuturkan, nama itu tercetus secara spontan setelah salah satu mantan personel pernah mengalami masalah gigi. “Selain unik, singkat, dan gampang diingat, bagi kami GIGI mengandung makna sebagai simbol kekuatan. Selama lebih dari 30 tahun eksis di industri musik Indonesia, kami selalu ingin memberi dampak yang kuat buat orang banyak,” ungkap Armand.

Keterlibatan GIGI dalam BKGN 2025 menjadi strategi unik untuk menarik perhatian masyarakat. Mengusung tema “Cek Gigi dan Gusi Bebas Biaya, Bebas Cemas, Bebas Ribet”, acara ini tidak hanya memberi layanan kesehatan gigi gratis, tetapi juga menghadirkan hiburan yang sarat makna. Cara ini diharapkan mampu menjangkau kalangan muda hingga masyarakat luas yang mungkin selama ini kurang peduli pada kesehatan mulut.
Tidak hanya menghibur, GIGI juga menegaskan bahwa kesehatan gusi adalah pondasi bagi kekuatan gigi. Tanpa gusi yang sehat, gigi akan mudah rapuh dan bermasalah. Pesan itu senada dengan edukasi para dokter gigi yang hadir, sehingga kehadiran band ini melengkapi program promotif dan preventif yang sedang digalakkan pemerintah.
Sementara itu, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Personal Care Community Lead Unilever Indonesia menyampaikan, melindungi masyarakat dari berbagai bahaya tersembunyi di balik masalah gusi, BKGN 2025 mengangkat tema ‘Cek Gigi dan Gusi Bebas Biaya, Bebas Cemas, Bebas Ribet’. BKGN 2025 akan memberikan perawatan dan konsultasi gigi dan gusi gratis bagi 28.000 masyarakat, diselenggarakan di 30 Fakultas Kedokteran Gigi dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan di seluruh Indonesia.
“Layanan ini meliputi pembersihan karang gigi, penambalan gigi dan aplikasi fluoride atau fissure sealant, serta pencabutan gigi. Selain itu sebagai upaya promotif preventif, sebanyak 55 PDGI Cabang akan melakukan edukasi kesehatan gigi dan gusi bagi siswa sekolah di berbagai wilayah Indonesia, hingga menjangkau area-area terpencil seperti Simeulue, Aceh, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jeneponto, Sulawesi Selatan, dan Sorong, Papua,” pungkasnya. (Brg/Hend)










