Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Film Gowok Kamasutra Jawa Masuk Big Screen Competition IFFR 2025, Hanung Bramantyo: Jawaban Doa Saya

Editor : Akula oleh Editor : Akula
3 Februari 2025
in Film dan Musik
A A
0
Film Gowok Kamasutra Jawa Masuk Big Screen Competition IFFR 2025, Hanung Bramantyo: Jawaban Doa Saya
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Industri perfilman Indonesia kembali mencetak prestasi di kancah internasional. Film ‘Gowok Kamasutra Jawa’, yang juga dikenal dengan judul internasional Gowok – Javanese Kamasutra, berhasil terpilih sebagai salah satu dari 12 film yang akan bersaing dalam Big Screen Competition di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2025. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Januari hingga 9 Februari 2025 dan dikenal sebagai kompetisi dengan seleksi ketat yang menampilkan film-film berkualitas tinggi.

Big Screen Competition di IFFR merupakan salah satu penghargaan paling prestisius yang diberikan kepada film-film yang berani mengeksplorasi estetika sekaligus tetap mempertahankan unsur hiburan. Gowok Kamasutra Jawa, yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan diproduseri oleh Raam Punjabi, mendapat kesempatan emas untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal ke panggung internasional.

“Kami sangat bangga dan bersyukur bahwa Gowok Kamasutra Jawa terpilih untuk berkompetisi di Big Screen Competition IFFR 2025. Ini menjadi bukti bahwa cerita-cerita lokal dengan budaya yang kaya bisa diapresiasi secara internasional,” ujar Raam Punjabi dalam pernyataan resminya.

Sutradara Hanung Bramantyo juga mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Bagi suami Zaskia Mecca itu, terpilihnya film ini merupakan jawaban atas doa yang ia panjatkan saat menunaikan ibadah haji.

Artikel Terkait

Film Istimewa Buka Cerita tentang Rasa Percaya Diri Para Pemain

Diah Permatasari Punya Kesibukan Baru, Bawa Wastra Indonesia ke Los Angeles

Film Istimewa Angkat Cerita Anak Disabilitas dari Kehidupan Nyata

IMG 20250203 WA0036 - Film Gowok Kamasutra Jawa Masuk Big Screen Competition IFFR 2025, Hanung Bramantyo: Jawaban Doa Saya

“Saya sangat bersyukur bahwa film ini tidak hanya menjadi bagian dari seleksi resmi, tetapi juga terpilih untuk berkompetisi. Ini adalah kebanggaan tersendiri. Saya merasa mungkin ini adalah jawaban dari doa saya saat menunaikan ibadah haji, agar karya saya bisa dinikmati tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional,” ujar Hanung.

Menurut Hanung, kisah Gowok Kamasutra Jawa memiliki daya tarik yang luas, baik bagi penonton Indonesia maupun internasional.

“Kisah Gowok ini memang sangat seksi, bukan hanya bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga memiliki daya tarik global. Meskipun di Indonesia tema ini bisa dianggap kontroversial, saya yakin di luar negeri, tema ini bisa diterima dengan sangat baik,” lanjutnya.

Film Gowok Kamasutra Jawa akan tayang dalam beberapa sesi selama IFFR 2025, yaitu pada: Minggu, 2 Februari 2025, Senin, 3 Februari 2025, Rabu, 5 Februari 2025, Kamis, 6 Februari 2025.

Dengan jadwal pemutaran yang cukup padat, film ini berpeluang mendapatkan perhatian luas dari pecinta film internasional, kritikus, hingga juri festival.

Film ini mengambil latar waktu antara 1955 hingga 1965 dan mengisahkan seorang perempuan yang berprofesi sebagai guru yang mengajarkan keterampilan seksual bagi calon pengantin pria. Dengan menggunakan kitab-kitab kuno seperti Centhini, Nitimani, dan Wulangreh, ia mengajarkan bagaimana cara memuaskan pasangan secara fisik, sebuah ilmu yang kala itu dianggap penting dalam kehidupan pernikahan.

Film yang dibintangi Reza Rahadian dan Lola Amaria ini tidak hanya menggambarkan aspek sensualitas, tetapi juga mengangkat isu hak perempuan dalam mendapatkan cinta dan penghargaan dalam hubungan suami-istri. Namun, profesi tersebut akhirnya dilarang setelah peristiwa 1965, karena dianggap sebagai bentuk pelacuran terselubung. Kini, kisah tentang profesi ini hanya tinggal legenda dalam sejarah budaya Jawa.

Keikutsertaan Gowok Kamasutra Jawa di IFFR 2025 menjadi bukti bahwa film Indonesia semakin mendapatkan tempat di panggung internasional. Dengan eksplorasi tema yang berani dan pendekatan sinematik yang kuat, film ini berpotensi menarik perhatian luas dan membuka peluang bagi sineas Indonesia untuk semakin dikenal di dunia perfilman global.

Topik: Gowok Kamasutra JawaHanung bramantyo

TerkaitBerita

Para pemain film. istimewa saat jumpa pers dikawasan Epicentrum, Jakarta Selatan Senin (7/09/2026)
Film dan Musik

Film Istimewa Buka Cerita tentang Rasa Percaya Diri Para Pemain

oleh Editor : Akula
8 September 2026
Diah Permatasari Punya Kesibukan Baru, Bawa Wastra Indonesia ke Los Angeles
Film dan Musik

Diah Permatasari Punya Kesibukan Baru, Bawa Wastra Indonesia ke Los Angeles

oleh Editor : Akula
8 September 2026
Film Istimewa Angkat Cerita Anak Disabilitas dari Kehidupan Nyata
Film dan Musik

Film Istimewa Angkat Cerita Anak Disabilitas dari Kehidupan Nyata

oleh Editor : Akula
7 September 2026
Ivan Gunawan, Mongol Stres dan Sara Wijayanto Bicara Soal Takut Salah Saat Berbahasa Inggris
Film dan Musik

Ivan Gunawan, Mongol Stres dan Sara Wijayanto Bicara Soal Takut Salah Saat Berbahasa Inggris

oleh Editor : Akula
7 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya