Koranindopos.com, Jakarta – Rumah produksi Tiger Wong Entertainment tengah mencatat sejarah baru dalam perfilman Indonesia. Film terbarunya berjudul Sukma sukses mengantongi tujuh nominasi bergengsi di ajang Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) 2025. Capaian ini menegaskan keseriusan sang pendiri, Baim Wong, dalam menapaki kariernya sebagai sutradara dan produser dengan visi kuat untuk menghadirkan karya berkualitas.
Pencapaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Baim, tetapi juga bukti nyata bahwa Sukma berhasil menembus standar industri film nasional. Film yang diproduksi di bawah bendera Tiger Wong Entertainment itu mendapatkan apresiasi luas, baik dari penonton maupun para jurnalis film yang menilai objektif di ajang FFWI.
Baim mengaku tidak pernah menyangka film garapannya akan mendapat perhatian sebesar ini. Ia menuturkan, perjalanan panjang menuju pencapaian ini merupakan hasil kerja keras tim yang solid.
“Aku sebenarnya tidak tahu ini akan terjadi. Semuanya datang begitu saja kabar yang menghebohkan sekaligus membanggakan,” ujar Baim dengan nada penuh haru.
Sebagai sosok yang awalnya dikenal lewat peran-perannya di layar kaca, Baim kini berhasil membuktikan dirinya mampu menyeberang dengan mulus ke kursi sutradara. “Aku tidak menyangka. Tentu saja aku terkejut sekaligus bahagia,” kenangnya sambil menilik kembali masa-masa awal perjuangannya di dunia perfilman.

Perubahan arah kariernya pun tampak jelas. Jika dulu ia identik dengan film horor, kini Baim berani mengeksplorasi beragam genre, mulai dari horor-drama hingga komedi dengan kedalaman emosional yang kuat. “Aku ingin membuat film yang bisa bersaing dengan karya sutradara luar negeri. Aku menyukai semuanya dan senang dengan semua respons yang diberikan,” ungkap pria kelahiran 1981 itu.
Dalam Sukma, Baim menggandeng sejumlah aktor dan aktris papan atas seperti Kimberly, Christine Hakim, Luna Maya, Asri Welas, hingga Fedi Nuril. Ia menegaskan bahwa kesuksesan film tersebut merupakan hasil kerja sama tim yang solid. “Mereka semua aktor dan aktris hebat. Aku senang bisa bekerja sama dengan mereka. Sekarang, ini bukan lagi soal kebanggaan pribadi, tapi tentang kita,” ujarnya.
Film Sukma meraih tujuh nominasi penting di ajang FFWI 2025, di antaranya Film Terbaik, Sutradara Terbaik (Baim Wong & Grathih Kumala), Penulis Terbaik (Grathih Kumala), Pemeran Pendukung Terbaik untuk Christine Hakim, Oka Antara, Luna Maya, dan Fedi Nuril, serta Sinematografi Terbaik (Ipung Rahmat Syaiful). Deretan nominasi ini menunjukkan pengakuan kuat atas kualitas film secara menyeluruh.
Kesuksesan Sukma dan film pendahulunya, Lembayung, turut menarik perhatian produser internasional. Tiger Wong Entertainment kini mulai dilirik untuk proyek lintas negara. Namun, Baim menegaskan dirinya tetap selektif terhadap setiap tawaran kerja sama yang datang.
“Walaupun ujung-ujungnya pasti berbicara soal angka, tapi ada prinsip yang tidak bisa hilang dari saya. Saya harus membuat film yang bagus, yang saya sukai, dan yang bisa saya banggakan,” tegasnya.
Dalam setiap proyeknya, Baim selalu menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat kebersamaan. “Ada Tiger Wong Entertainment, seluruh kru, dan pemain. Tidak ada ‘aku’ di sini, yang ada adalah ‘kita’. Aku hanyalah salah satu bagian darinya,” ujarnya dengan rendah hati, menutup pernyataannya.
Dengan tujuh nominasi bergengsi di tangan, Sukma tak hanya memperkuat posisi Tiger Wong Entertainment sebagai rumah produksi visioner, tetapi juga meneguhkan nama Baim Wong sebagai salah satu sutradara yang berkomitmen terhadap kualitas dan inovasi dalam perfilman Indonesia. (Brg/Hend)










