Koranindopos.com, Jakarta – Gaya hidup sehat kini menjadi bagian penting dalam keseharian masyarakat urban. Aktivitas yang padat, tekanan pekerjaan, hingga pola makan yang kurang terjaga membuat banyak pria dewasa mulai lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya secara menyeluruh. Tidak hanya soal kebugaran fisik, perhatian juga mulai diarahkan pada aspek kesehatan lain yang kerap luput dibicarakan secara terbuka.
Dalam konteks ini, kesadaran untuk mencari solusi yang aman dan terpercaya terus meningkat. Berbagai pilihan pun tersedia, mulai dari layanan medis modern hingga pendekatan tradisional yang dinilai lebih alami.
Bagi sebagian orang, metode berbasis terapi tradisional menjadi alternatif yang dipilih karena dianggap minim risiko dan lebih menyeluruh dalam menangani keluhan.
Di tengah tren tersebut, nama Abah Udin Siddiq melalui Padepokan Cipta Rasa Pajajaran menjadi salah satu yang cukup dikenal. Sejak memulai praktiknya pada 2004, ia konsisten menawarkan layanan terapi tradisional dengan pendekatan alami. Pengalamannya yang telah berlangsung lebih dari dua dekade membuatnya dipercaya oleh berbagai kalangan.
Perjalanan praktiknya pun tidak singkat. Abah Udin pernah melayani pasien di sejumlah daerah seperti Balikpapan dan Samarinda, hingga menetap cukup lama di Surabaya. Kini, ia memusatkan layanan di tiga wilayah, yakni Jakarta Selatan, Bogor, dan Sukabumi untuk memudahkan akses bagi masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam layanan ini adalah aspek legalitas. Di tengah banyaknya praktik serupa yang tidak memiliki izin jelas, Abah Udin menegaskan pentingnya memilih tempat pengobatan yang resmi dan terdaftar. Hal ini dinilai sebagai bentuk perlindungan dasar bagi pasien.
“Kami sampaikan kepada siapa pun, upayakan datang ke tempat pengobatan yang benar-benar legalitasnya resmi. Ada izin Dinas Kesehatan dan izin praktiknya. Jangan asal datang karena iklan,” ujar Abah Udin dalam sebuah kesempatan wawancara baru-baru ini.
Dalam praktiknya, pendekatan yang digunakan berfokus pada metode alami tanpa tindakan operasi. Terapi dilakukan dengan teknik pengurutan yang menitikberatkan pada kelancaran aliran darah serta perbaikan fungsi saraf.
Pendekatan ini dinilai dapat membantu mengatasi berbagai keluhan yang sering dialami pria dewasa, terutama yang berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu.
Selain terapi fisik, penggunaan ramuan herbal juga menjadi bagian dari metode yang diterapkan. Minyak Sari Sanggar Buana digunakan untuk perawatan luar, sementara ramuan godokan berbahan dasar akar-akaran dikonsumsi untuk membantu proses pemulihan dari dalam tubuh.
“Untuk yang punya diabetes, kita bantu dengan godokan untuk mengaktifkan kembali sel saraf yang sudah tidak berfungsi. Ini sifatnya penyembuhan, bukan doping, jadi hasilnya permanen,” tambahnya.(RIS/Hend)










