Kamis, 23 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Opini

Gelar Akademik Bukan Lagi Jaminan, Cara Pandang Orang Tua Telah Bergeser

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
7 April 2026
in Opini
A A
0
CIVITAS AKADEMIKA: Sejumlah mahasiswa berdiskusi di area kampus. (Foto Ilustrasi: Istimewa)

CIVITAS AKADEMIKA: Sejumlah mahasiswa berdiskusi di area kampus. (Foto Ilustrasi: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

OLEH: ANNISAHERDYANA

PASCA pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, ruang publik digital Indonesia tidak hanya diramaikan oleh euforia kelulusan, tetapi juga oleh munculnya kekhawatiran baru di kalangan orang tua. Dalam sepekan terakhir, percakapan di berbagai platform media sosial seperti Threads dan X, hingga diskusi sehari-hari, menunjukkan adanya pergeseran cara pandang terhadap pendidikan tinggi dan masa depan anak.

ANNISAHERDYANA(Foto: Dok/Annisaherdyana)
ANNISAHERDYANA
(Foto: Dok/Annisaherdyana)

Data menunjukkan bahwa dari 806.242 siswa yang mendaftar SNBP tahun ini, hanya sekitar 178.981 siswa yang dinyatakan lolos. Di balik angka tersebut, ratusan ribu calon mahasiswa harus mencari alternatif lain untuk melanjutkan pendidikan.

Namun, perhatian publik kini tidak lagi hanya berfokus pada siapa yang lolos dan siapa yang tidak. Diskusi yang berkembang mulai menyentuh hal yang lebih mendasar: sejauh mana pendidikan tinggi masih relevan dalam menjawab tantangan dunia kerja saat ini.

Artikel Terkait

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum

Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas

Perluasan Objek Pajak dan Kesediaan Memahami Fakta Sosial Ekonomi Rakyat

Di berbagai percakapan yang muncul, semakin banyak orang tua yang mulai mempertanyakan efektivitas investasi pendidikan yang besar jika tidak dibarengi dengan kesiapan kerja yang nyata. Isu mengenai lulusan sarjana yang menganggur atau bekerja di bidang yang tidak relevan dengan studinya pun kembali mencuat dan menjadi bahan refleksi bersama.

Keresahan ini juga dipicu oleh realitas bahwa bahkan profesi yang selama ini dianggap stabil dan menjanjikan pun tidak sepenuhnya bebas dari risiko pengangguran. Hal ini mendorong orang tua untuk mulai berpikir ulang tidak hanya tentang jurusan atau kampus yang dipilih, tetapi juga tentang arah karier jangka panjang anak.

Jika sebelumnya fokus utama adalah memastikan anak masuk ke jurusan atau profesi “impian”, kini mulai muncul kesadaran baru. Orang tua semakin menyadari bahwa realitas industri, kebutuhan pasar kerja, serta dinamika ekonomi harus menjadi pertimbangan utama sejak awal.

Sebagai salah satu yang diperbincangkan dalam platform media sosial Threads oleh username @annisaherdyana terkait kesiapan lulusan mahasiswa dalam bekerja, dilihat dari kampus yang dapat mempersiapkan lulusannya untuk bersaing di industri lebih baik.

”Bukan berarti background kuliah ga penting ya. Buatku penting, tapi bukan yang paling penting. Banyak faktor lain yang bisa dan harus kita consider untuk kasih gambaran, yaitu seberapa siap orang ini masuk dunia kerja?” tulis @annisaherdyana dalam percakapan di Threads.

Perubahan ini melahirkan pendekatan baru dalam melihat pendidikan tinggi. Orang tua kini tidak lagi hanya mengejar nama besar kampus, tetapi mulai mencari institusi yang mampu membekali mahasiswa menjadi sumber daya manusia yang siap menghadapi dunia kerja.

Beberapa faktor yang kini menjadi perhatian utama antara lain:

  • Relevansi kurikulum, yaitu sejauh mana materi pembelajaran mampu menjawab kebutuhan industri ke depan
  • Ekosistem praktis, seperti program magang terintegrasi dan koneksi dengan dunia kerja
  • Pengembangan soft skills, termasuk kemampuan komunikasi, adaptasi, dan kepemimpinan

Fenomena ini menandai bahwa pendidikan tinggi kini semakin diposisikan sebagai investasi strategis jangka panjang, bukan sekadar pencapaian akademik.

Bagi banyak keluarga, pertanyaan yang muncul kini menjadi jauh lebih kompleks. Bukan lagi sekadar “anak saya kuliah di mana?”, tetapi “apakah pendidikan yang dipilih benar-benar mampu membawa anak pada kesiapan menghadapi dunia profesional?”

Ke depan, tantangan bagi institusi pendidikan di Indonesia tidak hanya terletak pada menerima mahasiswa baru, tetapi juga pada kemampuan untuk membuktikan bahwa mereka dapat menjadi jembatan nyata antara dunia akademik dan dunia kerja.

Di tengah lanskap yang semakin kompetitif dan tidak pasti, institusi yang mampu memberikan arah, relevansi, dan kesiapan karier sejak dini diprediksi akan menjadi pilihan utama bagi orang tua dalam menentukan masa depan pendidikan anak. (*/mmr)

Topik: AkademikPendidikansnbp

TerkaitBerita

Bamsoet
Opini

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum

oleh Editor : Hairul
22 Juli 2026
Bamsoet
Opini

Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas

oleh Editor : Hairul
16 Juli 2026
Pajak
Opini

Perluasan Objek Pajak dan Kesediaan Memahami Fakta Sosial Ekonomi Rakyat

oleh Editor : Hairul
6 Juli 2026
“Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?
Opini

“Growth Mindset” Gerbang Transformasi Pembelajaran Mendalam

oleh Editor : Anggoro
6 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

23 Juli 2026
Rusdi Kirana

Rusdi Kirana: Ekonomi Konstitusi Harus Jadi Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Slogan Politik

21 Juli 2026
Perpustakaan Nasional

Kolaborasi Multi-Pihak untuk Literasi Harus Diwujudkan Atasi Keterbatasan Anggaran

21 Juli 2026
Bamsoet

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum

22 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4001 shares
    Share 1600 Tweet 1000
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya