koranindopos.com – Jakarta. Bertempat di Gedung Bali United Kedoya, Jakarta Barat, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk selaku induk dari Bali United menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada Kamis, 22 Mei 2025.

Agenda tahunan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk dihadiri Komisaris Utama Jemi Wiyono Prihadi, Komisaris Eddy Soehartono, serta Komisaris Independen Andy F. Noya. Dari jajaran direksi,hadir Direktur Utama Yabes Tanuri , Putri Paramita Sudali, Yohanes Adi Bunian Moniaga, dan Katherine Wianna.
“Dalam RUPS Tahunan ini, ada beberapa agenda yang dibahas selain kegiatan rutin pembacaan Laporan Keuangan Tahun Buku 2024. Yang pertama Persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan. Kedua Penetapan Rugi Perseroan Laporan Keuangan Tahun Buku 2024. Ketiga Penetapan Honor, Tunjangan, Gaji, Bonus Pengurus Perseroan. Kempat Penunjukan Akuntan Publik yang mengaudit Perseroan. Dan terakhir Pertanggungjawaban hasil IPO,” jelas Komisaris Utama Jemi Wiyono Prihadi.
Selain itu, bersamaan dengan digelarnya RUPS Tahunan juga diselenggarakan Paparan Umum atau Public Expose (PUBEX) yang memaparkan sejumlah perkembangan kinerja serta rencana serangkaian unit usaha yang berada di bawah naungan Bali United untuk tahun 2025.
Selain paparan publik,dalam RUPS tahun ini, Bali United juga mengatakan telah meresmikan Bali United Training Center (BUTC) yang berlokasi di Sukawati, Gianyar, Bali.

“Peresmian training center milik PT Bina Raya Perkasa ini sudah dilakukan pada 22 Juni 2024 oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang hadir bersama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, Indra Sjafri dan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra,” jelas Yabes Tanuri selaku Direktur Utama.
Yabes Tanuari dalam kesempatan tersebut juga mengatakan bahwa di tahun 2025 Bali United akan memfokuskan diri pada pengembangan pemain-pemain muda, khususnya pemain Indonesia, lewat Bali United Academy.
“Bali United Academy nantinya akan difasilitasi dengan pelatih unggulan, metode pelatihan berbasis teknologi, demi menyaring talenta-talenta muda di seluruh Indonesia,” tuturnya.
Sementara Jemi Wiyono Prihadi mengatakan di tahun 2025, Bali United akan kembali fokus pada akar bisnis utama, yakni olahraga Bali United yang akan memperkuat kembali pilar bisnis utama ini, melalui sejumlah agenda seperti Bali 7s yang akan digelar sebagai turnamen level Internasional.
“Kami akan mengarahkan lebih banyak energi dan sumber daya untuk memperkuat peran perseroan, Tidak hanya sebagai klub sepak bola, tetapi sebagai ekosistem olahraga yang utuh dan berkelanjutan. Mendukung atlet, penggemar, komunitas, dan industri olahraga secara keseluruhan,” ungkap Jemi dalam agenda Public Expose (PUBEX).
Jemi juga menambahkan, kembalinya fokus bisnis Bali United ke akar ini akan membentuk solidaritas yang lebih kuat dalam tubuh perusahaan.
“Kami percaya bahwa dengan kembali pada akar, kami bisa melangkah lebih solid. Berjuang bersama, bertumbuh bersama, dan menatap masa depan yang lebih kuat, relevan, serta berdampak,” ungkapnya.
Harapannya, tahun 2025 PT Bali Bintang Sejahtera Tbk bisa kembali bangkit menuai prestasi, dan pencapaian BOLA Group semakin meningkat dibanding tahun 2024.
“Sejumlah pilar bisnis pendukung Bali United mulai dari retail hingga komunitas tetap akan berjalan untuk membangun relasi dan ekosistem yang kuat antara Bali United dengan para fans pendukung setia. 2025 ini Bali United terus berharap untuk bisa mencatatkan performa yang jauh lebih baik dari 2024, termasuk peningkatan pendapatan di seluruh pilar serta unit usaha,” tutupnya. (hs)










