koranindopos.com – Jakarta. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, pada Kamis pagi (24/7/2025). Gempa tercatat terjadi pada pukul 10.08 WIB berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya pada 25 kilometer tenggara Padang Lawas, di koordinat 2,33 Lintang Utara dan 98,35 Bujur Timur, dengan kedalaman 61 kilometer.
“Info gempa Mag: 3,6 pada 24 Juli 2025 pukul 10:08:15 WIB,” tulis BMKG melalui keterangan resminya.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di wilayah tersebut, yang memang merupakan zona rawan gempa bumi. Meskipun kekuatannya tergolong kecil hingga sedang, getarannya sempat dirasakan oleh sebagian masyarakat di sekitar lokasi.
BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami karena episentrumnya berada di daratan dan memiliki kekuatan yang relatif rendah. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan ataupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Pihak BMKG juga menyampaikan bahwa masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diharapkan terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun sejauh ini belum terdeteksi adanya aftershock signifikan.
Sumatera Utara, termasuk wilayah Pakpak Bharat dan sekitarnya, merupakan daerah yang berada dalam zona aktif secara tektonik karena pengaruh tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktivitas seismik di wilayah ini cukup sering terjadi, meskipun mayoritas berskala rendah.
BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah Sumatera Utara dan akan segera memberikan pembaruan informasi jika terjadi gempa susulan atau peningkatan aktivitas kegempaan.(dhil)










