INDOPOS JAKARTA – Inovasi kembali digelontorkan oleh Hankook Tire. Dengan menggandeng YASE, pabrikan ban asal Korea Selatan ini meluncurkan sepatu yang terbuat dari ban bekas.
Sepatu yang merupakan hasil daur ulang berbagai produk Hankook ini diklaim menjadi bentuk dedikasi mereka untuk menjadikan bumi menjadi lebih ramah lingkungan.
YASE sendiri merupakan produsen sepatu kulit asal Korea yang eksis sejak 2013. Keduanya memulai proyek ‘Zero – Leave Nothing Behind’ sebagai komitmen penggunaan bahan ramah lingkungan dan kelestarian alam.
Di sisi lain, keja sama ini terjadi dikarenakan keduanya memiliki visi yang sama dalam mengurangi dampak buruk bagi lingkungan, mengingat bahan dasar dari sol sepatu adalah karet. Hankook memilih produk alas kaki untuk menjadi bentuk kolaborasi, karena ban dan sepatu memiliki kesamaan dalam hal mobilitas dan pijakan setiap hari.
Tak hanya sepatu, kemasannya pun dirancang agar bisa ramah lingkungan. Kotak sepatu, label, dan pamflet semuanya 100% terbuat dari serat tebu. Hankook berharap usaha ini bisa diterima baik oleh mereka yang sadar akan lingkungan.

Ada lima produk yang diperkenalkan lewat kolaborasi ini, yaitu empat sepatu dress (untuk gaya semi formal dan formal) dan satu model sepatu insole. Produk itu terdiri dari Chelsea boots, square toe Chelsea boots, Derby shoes dan square toe Derby shoes. Semua sepatu dipasarkan secara online di Korea. Hankook Tire juga berencana untuk melanjutkan kolaborasi dengan YASE untuk merilis sepatu lari pada bulan Oktober nanti.
Jimmy Kwon, Vice President Brand Lab Hankook Tire mengaku, kolaborasi ini membuka jalan agar kedua perusahaan terinspirasi melakukan inovasi maju. “Sangat menggembirakan ketika kami bisa membantu pelanggan memilih sepatu yang berdampak positif bagi lingkungan,” tutur Jimmy, dalam keterangan tertulisnya.
Sepatu yang terbuat dari ban bekas tidak hanya berdampak positif, juga tahan pakai dan tangguh karena ban yang diproduksi Hankook terbuat dari material berkualitas tinggi dan didukung teknologi mutakhir,” pungkasnya.
Bagi Hankook, kerja sama lintas industri ini bukan yang pertama dilakukan. Pada 2015, menggandeng Vibram, produsen sol sepatu premium untuk mengembangkan konsep ban dan sepatu.










