Rabu, 30 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Hari Batik Nasional 2024: Tren Batik di Tokopedia dan ShopTokopedia

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
2 Oktober 2024
in Bisnis
A A
0
Tokopedia

[ki-ka] Fashion Stylist, Yoland Handoko, Pemerhati dan Motivator Batik, Indra Tjahjani, bersama Fashion Apparel & Campaign Senior Director Tokopedia and TikTok E-commerce, Desey Muharlina Bungsu, dan Brand Manager Nona Rara,Yunita Stefani serta Founder and CEO of OE, Rizki Triana, dalam acara Konferensi Pers dan Fashion Workshop Rayakan Hari Batik Nasional 2024, Tokopedia dan ShopTokopedia Bicara Tren Batik pada hari ini 2/10

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Dalam rangka merayakan Hari Batik Nasional 2024, Tokopedia dan ShopTokopedia berkomitmen membantu pengembangan UMKM lokal batik melalui berbagai inisiatif yang berhasil mengakselerasi tren belanja online fashion, termasuk batik. Kedua platform ini memanfaatkan kampanye khusus seperti Tokopedia Fashion dan Selasa Bergaya untuk mendongkrak transaksi batik lokal secara signifikan.

eb15b950 d6a6 4486 8ea1 8278c48f9237 - Hari Batik Nasional 2024: Tren Batik di Tokopedia dan ShopTokopedia

Tokopedia, melalui program Beli Lokal dan Pasar Berdaya Digital, mempercepat digitalisasi penjual batik di pasar-pasar di seluruh Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing perajin batik lewat inisiatif Melokal Dengan Batik. Menurut Desey Muharlina Bungsu, Fashion Apparel and Campaign Senior Director Tokopedia dan TikTok E-commerce, upaya ini telah berhasil memberdayakan lebih dari 550 perajin batik di Yogyakarta, Solo, dan Pekalongan.

Brand lokal batik yang ikut dalam berbagai inisiatif atau kampanye di Tokopedia dan ShopTokopedia merasakan dampak positif. Contohnya, OE yang mengalami kenaikan penjualan 1,5 kali lipat, dan Nona Rara yang mendapatkan pelanggan 3 kali lipat lebih banyak.

Artikel Terkait

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa

Inisiatif Tokopedia dan ShopTokopedia bantu dongkrak transaksi UMKM batik

Sejak dimulainya inisiatif Melokal Dengan Batik awal tahun 2024, penjual batik yang berpartisipasi mengalami peningkatan rata-rata transaksi lebih dari 90%, dan ribuan penjual baru bergabung dalam dua minggu pertama kampanye ini, jelas Desey.

9f883c8a 31fa 431e abcc e5441877b9a7 1 - Hari Batik Nasional 2024: Tren Batik di Tokopedia dan ShopTokopedia
Desey Muharlina Bungsu, Fashion Apparel & Campaign Senior Director Tokopedia and TikTok E-commerce

Tokopedia dan ShopTokopedia juga memberikan etalase khusus bagi brand fashion termasuk batik lewat Tokopedia Fashion. Kampanye ini menghadirkan diskon Rp500.000 dan flash sale 90% untuk berbagai produk fashion termasuk batik. Sejumlah wilayah mengalami peningkatan tertinggi jumlah transaksi produk fashion melalui Tokopedia Fashion, antara lain: Jabodetabek, Surabaya, dan Bandung (sumber: Tokopedia, data kuartal III 2024 dibandingkan kuartal II 2024). “Kami pun memulai kampanye terbaru Selasa Bergaya di Tokopedia dan ShopTokopedia. Setiap hari Selasa, akan ada penawaran menarik dari berbagai brand fashion termasuk batik, contohnya diskon 90%. Selasa Bergaya bertujuan memberikan panggung lebih luas terhadap brand fashion di Indonesia termasuk yang bergerak di bidang batik,” tambah Desey.

Di sisi lain, Beli Lokal, membuat sejumlah wilayah mengalami kenaikan tertinggi jumlah transaksi di Tokopedia, antara lain: Jepara, Cirebon, dan Ciamis, dengan rata-rata hampir 2 kali lipat (sumber: Tokopedia, data semester I 2024 dibandingkan semester II 2023). Sementara itu, sejumlah wilayah mengalami kenaikan tertinggi jumlah transaksi melalui kampanye Beli Lokal di ShopTokopedia, antara lain: Sumatra Selatan, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Selatan (sumber: ShopTokopedia, data Mei 2024 dibandingkan Januari 2024).

Ada juga Pasar Berdaya Digital yang bertujuan meningkatkan akses edukasi, membuka peluang ekonomi, dan membantu tumbuh kembang UMKM–dalam hal ini pedagang di pasar–di era digital. Pasar Berdaya Digital fokus memberdayakan pedagang dari kategori produk fashion termasuk batik. Pasar Berdaya Digital yang dimulai sejak bulan Agustus 2024 di Pasar Tanah Abang, Jakarta, dan Pasar Beringharjo, Yogyakarta, sampai saat ini telah memberikan pelatihan bisnis online kepada ratusan pedagang produk fashion.

Tren belanja online naik berkat sederet upaya Tokopedia dan ShopTokopedia

Selain berdampak positif bagi penjual, inisiatif Tokopedia dan ShopTokopedia, yaitu Melokal Dengan Batik, Tokopedia Fashion, Selasa Bergaya, Beli Lokal, dan Pasar Berdaya Digital, juga berkontribusi meningkatkan tren belanja online fashion termasuk batik.

Misalnya, berkat Melokal Dengan Batik di Tokopedia, ada beberapa produk batik dengan kenaikan tertinggi nilai transaksi, antara lain: jaket, syal, blouse, dengan rata-rata lebih dari 1,5 kali lipat. Selain itu, sejumlah wilayah mengalami kenaikan tertinggi nilai transaksi produk batik di Tokopedia, antara lain: Halmahera Tengah, Seluma, dan Rokan Hilir, dengan rata-rata lebih dari 17 kali lipat (sumber: Tokopedia, data kuartal III 2024 dibandingkan kuartal II 2024).

Sedangkan dengan adanya Melokal Dengan Batik di ShopTokopedia, terdapat beberapa produk batik dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi, antara lain: kain, kemeja, dan sarung, dengan rata-rata lebih dari 3 kali lipat. Selain itu, sejumlah wilayah mengalami kenaikan tertinggi jumlah transaksi produk batik di ShopTokopedia, antara lain: Jabodetabek, Pekalongan, dan Solo, dengan rata-rata hampir 50% (sumber: ShopTokopedia, data kuartal III 2024 dibandingkan kuartal II 2024).

Di sisi lain, Tokopedia Fashion membuat sejumlah produk fashion, seperti aksesoris wanita (contoh: kalung dan gelang), sneakers, dan kaos, menjadi produk paling laris pada kuartal III 2024. Sedangkan melalui Selasa Bergaya di Tokopedia, sejumlah produk fashion paling laris pada bulan September 2024 antara lain: kaos, sneaker dan blouse muslim. Lewat Selasa Bergaya di ShopTokopedia, beberapa produk fashion mengalami kenaikan tertinggi nilai transaksi, antara lain: mukena wanita, tas selempang, dan tote bag, dengan rata-rata lebih dari 3 kali lipat. (sumber: ShopTokopedia, data September 2024 dibandingkan Juli 2024).

Beli Lokal di samping itu memungkinkan masyarakat mendapatkan produk dari brand lokal terkurasi dengan penawaran menarik, dan memberikan dampak positif terhadap tren belanja online di Indonesia. Di Tokopedia, beberapa produk dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi melalui Beli Lokal, antara lain: popok, hampers, dan aksesoris kamera, dengan rata-rata hampir 9 kali lipat (sumber: Tokopedia, data semester I 2024 dibandingkan semester II 2023). Di ShopTokopedia, beberapa produk dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi melalui kampanye Beli Lokal, antara lain: parfum, deodoran, dan hijab, dengan rata-rata lebih dari 3,5 kali lipat (sumber: ShopTokopedia, data Mei 2024 dibandingkan Januari 2024).

Lewat Pasar Berdaya Digital, masyarakat bisa lebih mudah mengakses produk dari para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, dan Pasar Beringharjo, Yogyakarta, lewat pengalaman belanja yang lebih menarik di ShopTokopedia berkat konten video di TikTok.

Sederet inisiatif Tokopedia dan ShopTokopedia berdampak pada peningkatan transaksi produk fashion secara keseluruhan. Di Tokopedia, beberapa produk fashion dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi, antara lain: seragam sekolah, pakaian adat, sepatu anak, dengan rata-rata hampir 2 kali lipat. Sejumlah wilayah mengalami kenaikan tertinggi jumlah transaksi produk fashion di Tokopedia, antara lain: Tulungagung, Pulai Taliabu, dan Konawe Utara, dengan rata-rata lebih dari 3 kali lipat (sumber: Tokopedia, data kuartal III 2024 dibandingkan kuartal II 2024).

Sedangkan di ShopTokopedia, beberapa produk fashion dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi, antara lain: aksesoris wanita, baju olahraga, dan baju special occasion pria (contoh: baju tradisional dan seragam kerja), dengan rata-rata lebih dari 300%. Sejumlah wilayah mengalami kenaikan tertinggi jumlah transaksi produk fashion di ShopTokopedia, antara lain: Lampung, Yogyakarta, dan Bali (sumber: ShopTokopedia, data kuartal III 2024 dibandingkan kuartal II 2024).

“Lewat berbagai inisiatif yang telah dilakukan Tokopedia dan ShopTokopedia bersama para mitra strategis, kami berharap akan lebih banyak lagi brand fashion lokal–khususnya batik–yang merasakan kemudahan dan manfaat berbisnis online, serta makin banyak masyarakat yang bangga menggunakan produk fashion lokal termasuk batik,” tutup Desey.

Kisah Penjual
  1. Nona Rara

Bisnis lokal batik, Nona Rara, didirikan oleh kakak beradik yang tumbuh di tengah perajin batik, Pipiet Noorastuti dan Atiek Octrina, pada tahun 2008. Pipit dan Atiek memiliki misi agar batik bisa dipakai oleh masyarakat dari berbagai lapisan, dan di segala kegiatan, sekaligus menyosialisasikan keindahan wastra nusantara.

tokopedia
Brand Manager Nona Rara, Yunita Stefani

Brand Manager Nona Rara, Yunita Stefani, mengatakan, “Dalam membangun Nona Rara, kami dihadapkan oleh berbagai tantangan. Salah satunya membangun ekosistem yang kuat dalam menjaga warisan budaya di tengah perkembangan zaman. Selain itu, guna terus melestarikan batik, kami juga mempertahankan teknik batik tulis dan cap dalam menciptakan produk, serta menawarkan produk fashion berbahan dasar batik tulis dan cap ini dengan harga terjangkau.”

Nona Rara kini telah berhasil memberdayakan puluhan karyawan. Nona Rara juga menggandeng hampir 30 perajin lokal batik dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti Solo, Pekalongan, Cirebon, dan Garut. “Untuk mengupayakan bisnis yang ramah lingkungan, Nona Rara memiliki sister brand yaitu PART of Nona Rara yang fokus mengolah sisa kain untuk menjadi produk baru fashion bernilai jual. Produk PART of Nona Rara memiliki range harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan Nona Rara sehingga dapat merangkul audiens dari segmen yang berbeda, dan pada akhirnya makin memperluas target pasar,” jelas Yunita.

Selain mendirikan sister brand, Nona Rara juga memanfaatkan Tokopedia dan ShopTokopedia untuk memperluas jangkauan audiens. Khusus di ShopTokopedia, Nona Rara lebih fokus mempromosikan PART of Nona Rara guna meningkatkan awareness batik di tengah generasi muda. “Platform e-commerce sangat berperan penting dalam mempermudah sebanyak-banyaknya masyarakat mengakses dan mengenakan produk batik,” tambah Yunita.

Di Tokopedia, Nona Rara menggunakan fitur beriklan TopAds untuk meningkatkan penjualan. Sedangkan untuk meningkatkan penjualan di ShopTokopedia, Nona Rara rajin melakukan live streaming di TikTok. Berkat pemanfaatan berbagai fitur di Tokopedia dan ShopTokopedia, omzet Nona Rara tahun ini meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun lalu.

Nona Rara juga rutin ikut beragam kampanye Tokopedia dan ShopTokopedia seperti Beli Lokal, Tokopedia Fashion, Melokal Dengan Batik, dan Promo Guncang di setiap tanggal kembar. Berkat berpartisipasi dalam kampanye-kampanye tersebut, pelanggan baru Nona Rara meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan saat tidak mengikuti kampanye.

  1. Oemah Etnik (OE)

Jenama lokal penyedia produk fashion berbahan dasar wastra Indonesia seperti batik dan tenun, Oemah Etnik atau OE, didirikan oleh Rizki Triana pada tahun 2013 yang saat itu masih mahasiswi semester 5. Setelah mengunjungi kampung batik di Yogyakarta dan Solo saat batik trip di bangku kuliah, Rizki terinspirasi mempromosikan batik ke generasi yang lebih muda dengan membangun OE. Menurut Rizki, generasi muda perlu mengambil andil dalam melestarikan wastra nusantara termasuk batik.

tokopedia
Founder and CEO of OE, Rizki Triana

Rizki juga mengungkapkan, “Salah satu tantangan dalam berbisnis fashion wastra nusantara seperti batik adalah menciptakan produk yang bisa dipakai sehari-hari khususnya oleh anak muda. Untuk menjawab ini, OE membuat produk dengan desain motif dan cutting kekinian lewat sederet kolaborasi, salah satunya dengan desainer lokal Wilsen Willim untuk meluncurkan edisi khusus bertajuk ‘Siklus’ dalam rangka menyambut Hari Batik Nasional 2024.”

Setelah berhasil melewati berbagai tantangan, OE kini berhasil memberdayakan sekitar 50 karyawan dan menggandeng 8 rumah produksi di Pekalongan, Cirebon, dan Jepara. Selain menggandeng perajin dan desainer lokal, material yang digunakan OE 100 persen berasal dari Indonesia.

OE mengusung sustainable fashion dengan menghadirkan produk fashion berkualitas tinggi, berdesain timeless sehingga tidak ketinggalan zaman. Rizki berharap, produk OE tidak lekang oleh waktu agar bisa dipakai secara turun-temurun. OE mengurangi limbah produksi dengan mendaur ulang sisa kain untuk dijadikan produk baru, seperti kipas dan patch. Limbah lain, seperti benang, diserahkan kepada perusahaan daur ulang agar bisa lebih bermanfaat.

“Awalnya, OE hanya berjualan offline dan online melalui situs OE, namun saat pandemi, OE harus menutup seluruh gerai offline. Kami berupaya mempertahankan karyawan dengan fokus menjual produk yang tersisa. Imbasnya, kami saat itu terpaksa memutus kemitraan dengan perajin. Perajin yang kehilangan pemasukan ternyata tidak melanjutkan pembuatan batik untuk beralih membuat produk yang lebih relevan dengan kondisi saat itu, seperti celana jogger. Kami pun sadar bahwa jika generasi penerus tidak berperan memberdayakan perajin batik, maka industri batik bisa mati,” jelas Rizki.

Hal tersebut membuat Rizki bertekad membuat OE lebih mapan agar bisa terus menjaga lapangan pekerjaan sekaligus melestarikan wastra nusantara. Salah satu upaya yang dilakukan Rizki di tengah era digital adalah memanfaatkan platform e-commerce, seperti Tokopedia dan ShopTokopedia. Tokopedia dan ShopTokopedia membantu OE meningkatkan kepercayaan pembeli dan memperluas jangkauan pasar.

“Di Tokopedia, OE memanfaatkan fitur beriklan ‘TopAds’ untuk meningkatkan visibilitas toko dan produk, serta menaikkan penjualan. OE juga menggunakan fitur pembuatan video di TikTok untuk meningkatkan awareness dan transaksi di ShopTokopedia. Berkat pemanfaatan berbagai fitur di Tokopedia dan ShopTokopedia, omzet OE tahun ini meningkat sekitar 87% persen dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkap Rizki.

OE juga kerap mengikuti berbagai kampanye yang dihadirkan oleh Tokopedia dan ShopTokopedia, seperti Tokopedia Fashion dan Beli Lokal. Berkat ikut beragam kampanye di Tokopedia dan ShopTokopedia, penjualan OE meningkat 1,5 kali lipat dibandingkan saat tidak mengikuti kampanye. (sh)

Topik: shoptokopediaTokopedia

TerkaitBerita

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor
Ekonomi

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor

oleh Editor : Akula
29 September 2026
Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026
Bisnis

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

oleh Editor : Anggoro
29 September 2026
Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa
Bisnis

Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
IFG dan Jamkrindo Sinergi Dorong UMKM Naik Kelas
Bisnis

IFG dan Jamkrindo Sinergi Dorong UMKM Naik Kelas

oleh Editor : Anggoro
28 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

29 September 2026
LINI BELAKANG: Pemain Real Madrid Raul Asencio (kiri) berebut bola dengan pemain Villarreal Alberto Moleiro pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Villarreal vs Real Madrid pada 24 Januari 2026. (Foto Ilustrasi: (c) AP Photo/Alberto Saiz)

Raul Asencio Tolak Transfer Karena Ingin Bertahan di Real Madrid

30 September 2026
7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

29 September 2026
Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

29 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4794 shares
    Share 1918 Tweet 1199
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya