Selasa, 19 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Hercules Tantang Pemerintah Soal Status Lahan Tanah Abang

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 April 2026
in Megapolitan
A A
0
Hercules Tantang Pemerintah Soal Status Lahan Tanah Abang

dok kompas

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, melontarkan tantangan terbuka kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Boby Rasyidin, untuk membuktikan kepemilikan lahan yang tengah menjadi polemik di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan Hercules menyusul viralnya perdebatan mengenai status lahan kosong seluas 34.690 meter persegi yang terletak di Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang. Ia menegaskan bahwa lahan tersebut bukan milik negara atau PT KAI, melainkan milik ahli waris bernama Sulaeman Effendi.

Menurut Hercules, pihaknya bersama tim hukum GRIB Jaya telah menerima kuasa dari Sulaeman Effendi untuk memperjuangkan hak atas lahan tersebut. Ia pun menantang pemerintah untuk menunjukkan bukti legal yang sah jika memang lahan itu diklaim sebagai milik negara.

“Kalau memang ini punya negara, bawa bukti dan tunjukkan di sini. Kita akan kroscek bersama, mulai dari asal-usul hak pakai, HPL, hingga dasar kepemilikannya,” ujar Hercules dalam pernyataannya di Tanah Abang.

Artikel Terkait

Update Banjir Jakarta: 8 RT di Kampung Melayu Jakarta Timur Masih Tergenang

Pelaku Pelecehan di SMK Letris 2 Pamulang Sasar Siswi Fatherless

Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Narkoba di Jakut, Sita 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia

Meski bersikap tegas, Hercules tetap membuka ruang dialog. Ia menyatakan kesiapan untuk berdiskusi dengan pemerintah, terutama jika lahan tersebut akan digunakan untuk program pembangunan perumahan rakyat.

“Kalau ini program negara atau program pemerintah, mari kita bicara baik-baik,” tambahnya.

Hercules mengaku memiliki keyakinan kuat terhadap status kepemilikan lahan tersebut, mengingat dirinya telah lama tinggal di kawasan Tanah Abang. Ia menjelaskan bahwa lahan tersebut sebelumnya sempat disewa oleh pihak swasta dan dimanfaatkan untuk kegiatan usaha.

Pihak swasta itu, menurutnya, juga sempat mengantongi Hak Pengelolaan Lahan (HPL) hingga tahun 2017. Setelah masa HPL berakhir, lahan disebut kembali kepada pemilik asal, yakni Sulaeman Effendi.

Saat ini, lahan tersebut digunakan sebagai area parkir oleh pihak swasta, namun secara fisik masih berada dalam penguasaan ahli waris.

Polemik ini menambah daftar panjang sengketa lahan di ibu kota, khususnya di wilayah strategis seperti Jakarta Pusat. Status kepemilikan yang tumpang tindih antara klaim negara dan pihak swasta maupun ahli waris kerap menjadi sumber konflik berkepanjangan.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena melibatkan tokoh-tokoh penting serta potensi pemanfaatan lahan untuk kepentingan program pemerintah.

Ke depan, pembuktian legal atas kepemilikan lahan akan menjadi kunci utama dalam menyelesaikan sengketa ini—apakah benar milik negara melalui PT KAI, atau sah menjadi hak ahli waris seperti yang diklaim Hercules.(dhil)

Topik: herculeslahan tanah abangpemerintah

TerkaitBerita

Update Banjir Jakarta: 8 RT di Kampung Melayu Jakarta Timur Masih Tergenang
Megapolitan

Update Banjir Jakarta: 8 RT di Kampung Melayu Jakarta Timur Masih Tergenang

oleh Editor : Affandy
19 Mei 2026
UNGKAP FAKTA: Sejumlah pelajar SMK Letris 2 Pamulang, Kota Tangerang Selatan menceritakan tindak kekersan verbal dan asusila yang mereka alami kepada guru saat mediasi dengan pihak sekolah pada Senin (18/5/2026). (HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Peristiwa

Pelaku Pelecehan di SMK Letris 2 Pamulang Sasar Siswi Fatherless

oleh Editor : Memoarto
18 Mei 2026
Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Narkoba di Jakut, Sita 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia
Megapolitan

Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Narkoba di Jakut, Sita 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia

oleh Editor : Affandy
18 Mei 2026
Penggerebekan B-Fashion Jakarta Barat Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba Bertahun-tahun
Megapolitan

Penggerebekan B-Fashion Jakarta Barat Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba Bertahun-tahun

oleh Editor : Affandy
18 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Haji

Timwas Haji DPR Soroti Daftar Tunggu Panjang Picu Kerentanan Kesehatan Jemaah

19 Mei 2026
ETLE

Satlantas Terapkan Kacamata Pintar untuk Pantau Pelanggar Lalu Lintas

19 Mei 2026
Pesantren

Di Tengah Kemajuan AI, Pesantren Kian Diminati

19 Mei 2026
Konser Mahabbah Allah Pakem 9 Gabungkan Musik Rock dan Pesan Tobat Nasional

Konser Mahabbah Allah Pakem 9 Gabungkan Musik Rock dan Pesan Tobat Nasional

19 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3134 shares
    Share 1254 Tweet 784
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jaga Kekompakan Kader lewat Tur Vespa di Pulau Jawa

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya