koranindopos.com – Jakarta. Huawei resmi mengumumkan langkah besar dalam perjalanan teknologi mereka dengan meninggalkan Android sepenuhnya. Keputusan ini disampaikan bersamaan dengan peluncuran seri terbaru mereka, Huawei Mate 70. Ke depannya, perusahaan asal Tiongkok ini akan menggunakan HarmonyOS Next, sistem operasi mandiri yang dikembangkan sepenuhnya tanpa bergantung pada Android Open Source Project (AOSP).
Sejak berpisah dengan Google akibat sanksi Amerika Serikat, Huawei menggunakan HarmonyOS yang masih berbasis pada AOSP. Namun, HarmonyOS Next adalah lompatan besar karena sistem ini dibangun dari nol dan tidak lagi memiliki keterkaitan dengan Android. Langkah ini membuat Mate 70 series menjadi ponsel terakhir yang mendukung versi berbasis Android.
Richard Yu, Chairman Consumer Business Group Huawei, menegaskan bahwa Mate 70 akan menjadi salah satu perangkat pertama yang menerima pembaruan ke HarmonyOS Next. Meski begitu, pengguna tetap memiliki opsi menggunakan HarmonyOS 4.3 yang berbasis Android jika mereka menginginkannya.
Transisi ke HarmonyOS Next bukan tanpa tantangan. Salah satu kendala utama adalah ketersediaan aplikasi. Rich Bishop, CEO AppInChina, menyoroti bahwa saat ini jumlah aplikasi yang kompatibel dengan HarmonyOS Next masih sangat terbatas.
Meyakinkan pengembang aplikasi internasional untuk berinvestasi di platform baru juga menjadi tantangan besar. “Biaya pengembangan untuk membuat aplikasi khusus HarmonyOS Next cukup tinggi, dan bagi banyak pengembang, pasar Tiongkok mungkin tidak memberikan keuntungan yang sepadan,” jelas Bishop.
Jika aplikasi penting tidak tersedia di HarmonyOS Next, pengguna mungkin enggan beralih ke perangkat baru. Selain itu, pengguna yang sering bepergian ke luar negeri juga menghadapi kesulitan karena aplikasi global yang mereka andalkan mungkin tidak tersedia di sistem baru ini.
Saat ini, ekosistem HarmonyOS Next telah memiliki lebih dari 15.000 aplikasi dan layanan. Eric Xu, rotating chairman Huawei, menyatakan bahwa perusahaan menargetkan 100.000 aplikasi dalam waktu 6 hingga 12 bulan ke depan. Jika target ini tercapai, HarmonyOS Next diharapkan menjadi pesaing serius di pasar sistem operasi global.(dhil)










