Berbeda dengan V23, iCAR V27 mengusung teknologi Golden Range Extended Electric Vehicle (REEV) yang mengombinasikan pengalaman berkendara mobil listrik dengan daya jelajah yang jauh lebih panjang. Model ini sekaligus menjadi bukti komitmen iCAR, sebagai merek kendaraan energi baru di bawah naungan Chery Group, dalam menghadirkan pilihan elektrifikasi yang semakin beragam bagi konsumen Tanah Air.
Mengusung filosofi “Classic Never Fades”, iCAR V27 tampil dengan desain SUV boxy yang mempertahankan karakter klasik namun dipadukan teknologi masa depan.

SUV berukuran besar ini memiliki dimensi panjang 5.045 mm, lebar 1.976 mm, tinggi 1.894 mm, serta wheelbase 2.900 mm. Tampilan kokohnya diperkuat dengan velg dual-tone berukuran 21 inci, lampu bergaya heritage, roof rail struktural, hingga ban serep full-size yang ditempatkan di pintu belakang.
Desain tersebut memberikan kesan tangguh sekaligus premium, menjadikan V27 siap digunakan baik di lingkungan perkotaan maupun untuk kebutuhan petualangan.
Keunggulan utama iCAR V27 terletak pada penggunaan Golden REEV Technology, sistem yang menggabungkan penggerak listrik dengan mesin bensin sebagai generator untuk mengisi daya baterai.
Teknologi ini memungkinkan kendaraan menempuh jarak sekitar 200 kilometer dalam mode listrik murni, sementara total daya jelajah gabungan mencapai lebih dari 1.200 kilometer berkat dukungan mesin 1.5L Turbo Range Extender yang memiliki efisiensi termal hingga 45,79 persen.
Dengan konsep tersebut, pengguna dapat menikmati sensasi berkendara layaknya kendaraan listrik tanpa harus khawatir terhadap keterbatasan infrastruktur pengisian daya saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Dari sisi performa, iCAR V27 dibekali sistem Three-Motor True Electric AWD yang terdiri atas motor generator P1, motor depan P3, serta motor belakang P4.
Kombinasi ketiga motor tersebut menghasilkan tenaga maksimum mencapai 335 kW atau sekitar 455 PS, dengan torsi puncak 505 Nm. Berkat konfigurasi tersebut, SUV ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 5,9 detik.
Untuk mendukung berbagai kondisi jalan, V27 juga menawarkan lebih dari sembilan mode berkendara, meliputi Eco, Comfort, Sport, Individual, All-Terrain, Slippery, Mud, Loose, dan Uneven, sehingga pengemudi dapat menyesuaikan karakter kendaraan sesuai kebutuhan.
Country Director iCAR Indonesia, Marshall Ma, mengatakan peluncuran V27 menjadi tonggak penting dalam strategi perusahaan menghadirkan solusi mobilitas yang lebih fleksibel bagi konsumen Indonesia.
Menurutnya, setelah memperkenalkan iCAR V23 sebagai kendaraan listrik murni, kini iCAR menghadirkan teknologi REEV sebagai alternatif bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara elektrik tanpa rasa khawatir terhadap jarak tempuh.
“Kami percaya masa depan mobilitas bukan hanya tentang elektrifikasi, tetapi juga menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kehadiran iCAR V27 memperkuat komitmen kami sebagai brand kendaraan energi baru yang menawarkan pilihan teknologi elektrifikasi yang semakin lengkap di Indonesia,” ujar Marshall.
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar prioritas iCAR secara global. Oleh karena itu, perusahaan akan terus menghadirkan produk inovatif yang menggabungkan desain ikonik, teknologi modern, serta pengalaman berkendara yang nyaman dan efisien.
Melalui peluncuran iCAR V27, iCAR kini memiliki dua pendekatan elektrifikasi berbeda di pasar Indonesia, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) melalui iCAR V23 dan Range Extended Electric Vehicle (REEV) melalui iCAR V27.
Strategi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan konsumen yang beragam, baik mereka yang menginginkan kendaraan listrik murni maupun pengguna yang membutuhkan fleksibilitas perjalanan jarak jauh tanpa mengorbankan sensasi berkendara elektrik.
Kehadiran V27 di GIIAS 2026 sekaligus mempertegas ambisi iCAR untuk menjadi salah satu pemain utama di segmen kendaraan energi baru, seiring meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap teknologi elektrifikasi yang efisien, inovatif, dan ramah lingkungan.(dhil)










