Rabu, 30 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

IHSG Awal 2026 Tembus Rekor, Mirae Asset Tetap Bidik Level 10.500

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
14 Januari 2026
in Bisnis
A A
0
Mirae Asset
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali tahun 2026 dengan mencatatkan rekor baru. Di tengah berbagai tantangan ekonomi domestik dan tekanan global, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia tetap memandang prospek pasar saham nasional secara konstruktif dengan target IHSG di level 10.500 sepanjang tahun ini.

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, mengungkapkan bahwa IHSG menunjukkan tren penguatan sejak awal tahun, melanjutkan momentum positif dari 2025. Pada awal Januari, IHSG bahkan mencetak rekor tertinggi dengan penutupan di level 8.944,8 pada Rabu (7/1).

Menariknya, penguatan pasar saham tersebut terjadi di tengah rilis data ekonomi yang belum sepenuhnya menggembirakan. Inflasi Desember tercatat relatif tinggi, surplus neraca perdagangan menyempit, serta defisit fiskal melebar akibat penerimaan negara yang masih lemah. Di sisi eksternal, sentimen risk-off global turut menekan pasar keuangan domestik.

Penguatan indeks Dollar AS (DXY) mendorong depresiasi nilai tukar Rupiah, yang untuk pertama kalinya sejak April 2025 ditutup di atas level 16.800 per Dollar AS. Kondisi ini mempersempit ruang pelonggaran kebijakan moneter, mengingat kombinasi tekanan inflasi dan pelemahan Rupiah membuat Bank Indonesia harus bersikap sangat hati-hati menjelang Rapat Dewan Gubernur pada 20–21 Januari 2026.

Artikel Terkait

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa

Meski demikian, Rully menilai pasar saham tetap bergerak positif karena pelaku pasar memandang prospek ekonomi ke depan lebih baik. Dalam jangka menengah, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 5,3% pada 2026, dibandingkan sekitar 5,1% pada 2025, dengan dukungan kebijakan fiskal yang lebih efektif dan belanja produktif yang berkelanjutan.

Keselarasan antara kebijakan moneter dan fiskal dinilai menjadi faktor kunci dalam menopang likuiditas dan memperkuat fondasi pasar, sekaligus mendukung target IHSG di level 10.500. Dalam jangka panjang, konsistensi kebijakan serta kepastian arah ekonomi diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor.

Dari sisi sektoral, penguatan IHSG sejak awal tahun didorong oleh saham-saham komoditas dan pertambangan seperti AMMN, BUMI, BYAN, dan BRMS. Tren ini berpotensi berlanjut seiring penguatan harga komoditas, khususnya emas, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Selain itu, sektor telekomunikasi dan infrastruktur telekomunikasi juga dinilai prospektif, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan investasi jaringan yang berkelanjutan.

Dengan kombinasi kinerja pasar yang solid, prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, serta peluang sinergi kebijakan moneter dan fiskal, Mirae Asset tetap optimistis dan mempertahankan pandangan bullish terhadap pasar saham Indonesia sepanjang 2026. (rls/sh)

Topik: IHSGMirae Asset

TerkaitBerita

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor
Ekonomi

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor

oleh Editor : Akula
29 September 2026
Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026
Bisnis

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

oleh Editor : Anggoro
29 September 2026
Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa
Bisnis

Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
IFG dan Jamkrindo Sinergi Dorong UMKM Naik Kelas
Bisnis

IFG dan Jamkrindo Sinergi Dorong UMKM Naik Kelas

oleh Editor : Anggoro
28 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

29 September 2026
7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

29 September 2026
Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

29 September 2026
172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

29 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4793 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya