Senin, 29 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

IHSG Awal 2026 Tembus Rekor, Mirae Asset Tetap Bidik Level 10.500

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
14 Januari 2026
in Bisnis
A A
0
Mirae Asset
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali tahun 2026 dengan mencatatkan rekor baru. Di tengah berbagai tantangan ekonomi domestik dan tekanan global, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia tetap memandang prospek pasar saham nasional secara konstruktif dengan target IHSG di level 10.500 sepanjang tahun ini.

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, mengungkapkan bahwa IHSG menunjukkan tren penguatan sejak awal tahun, melanjutkan momentum positif dari 2025. Pada awal Januari, IHSG bahkan mencetak rekor tertinggi dengan penutupan di level 8.944,8 pada Rabu (7/1).

Menariknya, penguatan pasar saham tersebut terjadi di tengah rilis data ekonomi yang belum sepenuhnya menggembirakan. Inflasi Desember tercatat relatif tinggi, surplus neraca perdagangan menyempit, serta defisit fiskal melebar akibat penerimaan negara yang masih lemah. Di sisi eksternal, sentimen risk-off global turut menekan pasar keuangan domestik.

Penguatan indeks Dollar AS (DXY) mendorong depresiasi nilai tukar Rupiah, yang untuk pertama kalinya sejak April 2025 ditutup di atas level 16.800 per Dollar AS. Kondisi ini mempersempit ruang pelonggaran kebijakan moneter, mengingat kombinasi tekanan inflasi dan pelemahan Rupiah membuat Bank Indonesia harus bersikap sangat hati-hati menjelang Rapat Dewan Gubernur pada 20–21 Januari 2026.

Artikel Terkait

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Dua Tahun Berturut-turut, Cinépolis Cinemas Raih Sertifikasi ‘Great Place To Work® 2026’

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP

Meski demikian, Rully menilai pasar saham tetap bergerak positif karena pelaku pasar memandang prospek ekonomi ke depan lebih baik. Dalam jangka menengah, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 5,3% pada 2026, dibandingkan sekitar 5,1% pada 2025, dengan dukungan kebijakan fiskal yang lebih efektif dan belanja produktif yang berkelanjutan.

Keselarasan antara kebijakan moneter dan fiskal dinilai menjadi faktor kunci dalam menopang likuiditas dan memperkuat fondasi pasar, sekaligus mendukung target IHSG di level 10.500. Dalam jangka panjang, konsistensi kebijakan serta kepastian arah ekonomi diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor.

Dari sisi sektoral, penguatan IHSG sejak awal tahun didorong oleh saham-saham komoditas dan pertambangan seperti AMMN, BUMI, BYAN, dan BRMS. Tren ini berpotensi berlanjut seiring penguatan harga komoditas, khususnya emas, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Selain itu, sektor telekomunikasi dan infrastruktur telekomunikasi juga dinilai prospektif, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan investasi jaringan yang berkelanjutan.

Dengan kombinasi kinerja pasar yang solid, prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, serta peluang sinergi kebijakan moneter dan fiskal, Mirae Asset tetap optimistis dan mempertahankan pandangan bullish terhadap pasar saham Indonesia sepanjang 2026. (rls/sh)

Topik: IHSGMirae Asset

TerkaitBerita

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat
Bisnis

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

oleh Editor : Anggoro
27 Juni 2026
Cinépolis Cinemas
Bisnis

Dua Tahun Berturut-turut, Cinépolis Cinemas Raih Sertifikasi ‘Great Place To Work® 2026’

oleh Editor : Hana
26 Juni 2026
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP
Bisnis

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP

oleh Editor : Anggoro
26 Juni 2026
Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan
Bisnis

Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan

oleh Editor : Affandy
26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

28 Juni 2026
Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

28 Juni 2026
ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

28 Juni 2026
pendaftaran Pendidikan Profesi Guru

PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

28 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup dan Mati

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya