Koranindopos.com – JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif sepanjang perdagangan pekan pertama Agustus 2026. Pada periode perdagangan 3-7 Agustus 2026, IHSG mencatat penguatan sekaligus diikuti aksi beli bersih investor asing di pasar saham Indonesia.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat 2,78% selama sepekan dan ditutup pada level 6.409,654 pada Jumat (7/8/2026).
Sebagai pembanding, pada penutupan perdagangan Jumat pekan sebelumnya, 31 Juli 2026, IHSG berada di level 6.236,126.
Penguatan tersebut menunjukkan momentum positif pasar saham domestik di tengah aktivitas perdagangan yang semakin ramai sepanjang pekan.
Selain penguatan indeks, aktivitas investor asing juga menunjukkan perubahan positif. Pada perdagangan Jumat (7/8/2026), investor asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp1,24 triliun.
Meski demikian, jika dihitung secara kumulatif sejak awal 2026, investor asing masih mencatatkan posisi jual bersih yang cukup besar.
Sepanjang tahun berjalan, nilai net foreign sell investor asing tercatat mencapai Rp71,29 triliun.
Artinya, aksi beli asing pada perdagangan akhir pekan belum mampu menghapus posisi jual bersih yang telah terbentuk sepanjang tahun.
Penguatan IHSG turut diikuti peningkatan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia.
BEI mencatat kapitalisasi pasar naik 2,64% menjadi Rp11.212 triliun dari sebelumnya Rp10.923 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,38%. Rata-rata nilai transaksi tercatat Rp15,38 triliun per hari, dibandingkan Rp15,44 triliun pada pekan sebelumnya.
Di sisi lain, aktivitas perdagangan saham dari sisi volume dan frekuensi justru mengalami peningkatan signifikan.
Rata-rata volume transaksi harian BEI melonjak 32,98% menjadi 39,95 miliar saham dari sebelumnya 30,04 miliar saham per hari.
Peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian. Angkanya naik 27,62% menjadi 2,32 juta kali transaksi dari 1,82 juta transaksi pada pekan sebelumnya.
Sekretaris BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, secara keseluruhan perdagangan saham selama periode 3-7 Agustus 2026 ditutup dengan mayoritas indikator positif.
“Data perdagangan saham di BEI selama periode 3-7 Agustus 2026 ditutup dengan mayoritas positif,” tulis Kautsar dalam keterangannya, dikutip Minggu (9/8/2026).
Dengan penguatan IHSG, kenaikan kapitalisasi pasar, serta meningkatnya volume dan frekuensi transaksi, pasar saham domestik menunjukkan aktivitas perdagangan yang lebih tinggi pada awal Agustus.
Namun, posisi net foreign sell yang masih mencapai Rp71,29 triliun sepanjang tahun menjadi catatan bahwa investor asing masih secara kumulatif berada dalam posisi jual di pasar saham Indonesia.(Dhil/dtk)










